
Karin menekan bel rumah yang berada di samping pintu, tanpa butuh waktu yang lama pintu pun terbuka. Seorang wanita paruh baya berdiri tepat dihadapannya sembari tersenyum lebar, yang tak lain adalah bi seolmi. Beliau merupakan pembantu yang sudah bekerja pada direktur song Selama 25 tahun.
"Bi seolmi, apa kabar? ", sapa karin sembari memeluk wanita paruh baya itu.
"Baik non, nona Kenapa kurusan, apa Nona sedang sakit? ", tanya bi seolmi yang terlihat khawatir.
Karin pun berkata jika dirinya Baik saja Dan sengaja menurunkan berat badan agar tidak membuat nya khawatir. Bi seolmi pun memberitahukan keberadaan keluarga nya yang sedang duduk Santai di taman. Karin yang mendengar hal itu segera berlari menuju taman belakang mansion. Tanpa berpikir panjang Karin memeluk kedua orang tuanya. Betapa terkejut nya mereka saat melihat karin yang berada disana.
"Kenapa kamu berada disini? apa direktur wen atau Jackson memgetahui keberadaan mu Sekarang? ", tanya direktur song yang reflek berdiri.
"sayang, biarkan Karin duduk terlebih dahulu, Mari kita berbicara sambil minum teh", Bujuk Ny Sarang.
"Ini tidak boleh dibiarkan Kamu harus kembali ke kediaman direktur wen ", kata direktur song
"benar kata papa Sebaiknya kamu pergi dari sini, jangan sampai membuat direktur wen marah Dan sampai meminta ku kesana sebagai pengganti mu", ucap sinis Risa.
Direktur song pun menarik lengan Karin untuk segera keluar dari Rumah itu. Karin memohon untuk dibiarkan berada dirumah beberapa saat untuk melepas Rindu. namun direktur song tak menghiraukan nya dan tetap menyuruh karin untuk segera kembali.
Karin pun memasuki mobil dengan tertunduk lesu, Baeksang yang melihat ekspresi Karin pun merasa keheranan namun baeksang memilih untuk tidak bertanya, khawatir jika Suasana nya menjadi canggung. Baeksang pun menawarkan kembali pada Karin untuk pergi ke Suatu tempat. Ia pun meminta baeksang untuk diantar ke cafe mang mang untuk berjumpa dengan sahabat nya.
********** Cafe mang mang **********
"Selamat dat...... ", ucap Lucas yang terhenti Karena terkejut melihat kedatangan sahabat nya . Lucas segera berlari Dan memeluk erat Karin.
"Lu-lucas, Lepaskan kamu mencekik ku ", ucap karin yang menahan sesak.
"ah Maaf, apa yang membuat mu kemari? apa Kamu mendapat kesulitan selama berada di keluarga wen. cepat beritahu , aku akan membantu sekuat tenaga ku", ucap Lucas sembari mencengkram kedua lengan Karin.
__ADS_1
"pertama -tama Kamu harus melepas kan ku lalu Kamu buatkan aku parfait kesukaan ku lalu Mari kita berbicara ", ucap karin dengan tersenyum.
Baeksang yang sedari tadi memgawasi mereka berdua didalam merasa ragu dengan hubungan mereka berdua, ia menganggap jika mereka berdua memiliki hubungan spesial. Ia meraih ponsel nya dan mulai melapor kan aktivitas yang dilakukan Karin dan sedang bersama siapa sekarang.
***************************
"Jadi Apa yang ingin Kamu ceritakan pada ku, Kenapa kamu semakin kurus ", tanya Lucas dengan khawatir.
"tidak Ada Lucas, bukan kah aku semakin cantik ketika aku Kehilangan banyak berat badan", ucap Karin sembari tersenyum.
"Kamu tidak bisa membohongi ku, Ada yang membebani pikiran mu saat ini ", ucap Lucas sembari memberikan parfait strawberry yang telah ia buat.
"sepertinya papa ku Benar-benar ingin membuangku ",ucap karin tertunduk lesu.
"tak Ada Orang tua yang ingin membuang Anak nya, pasti Papa mu khawatir kamu akan mengalami kesulitan jika kamu tidak patuh ", ucap Lucas untuk menenangkan karin.
Selang beberapa saat kemudian terdengar langkah kaki memasuki cafe tersebut. Seorang pria tampan mengenakan setelan jas Hitam mendekati Karin yang sedang asik makan , pria itu segera merangkul nya Dari samping, betapa terkejut nya karin ketika melihat Jackson berada Disamping nya.
"Kau mulai tidak tahu diri ya, aku membiarkan mu jalan -jalan namun Kau malah menemui pria lain. Seperti nya aku perlu menjelaskan kembali tugas mu ", ucap sinis Jackson kepada karin.
"Tidak bisakah Kau melepaskan rangkulan mu itu, Kau membuat nya tidak nyaman ", bentak Lucas.
"Kau siapa? kenapa mencampuri urusan pribadi kami berdua ", ucap Jackson sembari mencengkram tubuh karin.
"K-Kau .....", belum sempat menjawab pertanyaannya Jackson menarik lengan Karin dan membawa nya keluar dari cafe itu. Reflek Lucas mengejar mereka berdua, ia menarik tangan Jackson yang mencengkram lengan Karin Dan meninju pipi Jackson hingga ia terjatuh.
"Kubilang Lepaskan dia", bentak Lucas. Karin yang terkejut karena Ini Kali pertama ia melihat sahabat nya begitu marah, ia pun segera mendorong tubuh Lucas untuk menghentikan kekerasan Lebih Jauh. Namun Jackson yang tak terima mendapat kan pukulan itu ,ia pun membalas menendang perut Lucas hingga membuat Lucas dan Karin terjatuh. perkelahian antar kedua nya tak terhentikan bahkan baeksang dan bodyguard yang lain tak diijinkan untuk ikut campur dengan masalah mereka berdua. Hingga pada akhir nya Jackson mengambil sebuah kursi kayu Dan berniat untuk menghantam kan ke kepala Lucas.
__ADS_1
"Brakkkkkk "
Betapa terkejut nya mereka saat menyadari jika yang menerima hantaman kursi itu adalah Karin. Karin berusaha melindungi sahabat nya agar ia tidak mendapat luka yang makin Parah.
Jackson sontak menggendong Karin Dan membawa nya ke Rumah sakit terdekat.
********** UGD**********
"Bagaimana dengan keadaan Karin?", tanya Jackson kepada dokter yang telah mengobati Karin.
"Karin mengalami gegar otak ringan, namun tidak perlu khawatir, ia akan baik -baik saja dalam beberapa hari disini", ucap dokter yang telah mengobati Karin.
Karin pun dipindah kan ke ruang inap VVIP, ia masih belum sadarkan diri. Jackson berdiri disamping Karin, Ia merasa bersalah karena tak sengaja melukai nya, Jackson menemani Karin hingga ia membatal kan seluruh jadwal Pertemuan nya dengan klien. Pagi berganti malam lalu berganti hari, namun Karin belum sadarkan diri. Baeksang pun menawarkan diri untuk menggantikan nya agar Jackson bisa beristirahat, namun Jackson menolak tawaran itu Bahkan ia meminta untuk baeksang pergi ke rapat dewan untuk menggantikan nya.
Beberapa saat kemudian Karin pun tersadar, Ia terkejut melihat Jackson berada Disamping nya.
"dimana Lucas ", Tanya Karin dengan panik.
"kepala mu hebat juga yaa, sudah tertimpuk kursi bukannya mengeluh kesakitan tapi kau mengkhawatirkan Orang lain ", sindir Jackson
"Kamu!! dasar, apa Kamu tidak memiliki perasaan sedikit pun? kenapa begitu mudah untuk menyakiti orang lain ", bentak Karin.
"Maafkan aku..... ", ucap Jackson dengan tatapan khawatir.
Karin yang mendengar permintaan Maaf Jackson pun terkejut, ia tak menyangka jika Jackson juga bisa meminta maaf.
"aku berjanji kedepan nya aku tidak akan melukai mu lagi ", Kata Jackson dengan yakin.
__ADS_1
"apa kau bersungguh -sungguh?kalau begitu mari kita lakukan janji kelingking ", ucap karin sembari menyodorkan jari kelingking nya. Jackson yang melihat tingkah Karin hanya bisa tersenyum Dan mengaitkan jari kelingking nya juga.