HOW TO LOVE? (By Nardzoe)

HOW TO LOVE? (By Nardzoe)
BERDEBAR-DEBAR


__ADS_3

"Arkan, gak ke kantin? "


Perkataan Sasha yang membuat Arkan sedikit berdebar-debar.


Tapi tetap saja, Arkan tidak merespon perkataan Sasha. Sasha pun cemberut karena perkataannya yang tadi sama sekali tidak di respon oleh Arkan.


Lalu Sasha mencoba untuk mengajak Arkan ke kantin.


"Mau ke kantin bareng ga? " Ajak Sasha.


" Gak, gue udah makan." Jawab Arkan dengan cuek.


brrrrrrrrrr~


Lalu tiba-tiba perut Arkan bunyi karena kelaparan.


"Ah sial kenapa bunyinya pas lagi di momen kaya gini dah.." Keluh Arkan dalam hati.


Arkan hanya menahan malu saat itu dan tetap cuek sambil mendengar lagu.


"Hahahahaha, laper kan lu, sampe kedengeran tuh suara perut lo angin semuaa..." Sasha meledek Arkan yang mengeluarkan suara perut.


"Udah gausah malu-malu, gue juga laper nih.. mending ke kantin bareng.." Kata Sasha sambil menarik tangan Arkan untuk ke kantin.


Arkan kaget, karena Sasha memegang tangan dia. Lalu Arkan melepas tangan Sasha karena dia merasa agak risih tangannya dipegang sama orang yang baru dia kenal, bahkan belum dekat sama sekali.


" Iya, yaudah ke kantin, gausah pegang tangan gua juga tapi." ucap Arkan kesal.


" Hehehehe, iya maaf.."


" Nanti di kantin gue traktir deh karna lu anak baru disini " Ucap Sasha sambil ketawa malu karena memegang tangan Arkan.


"Gausah, duit gue banyak." Jawab Arkan menolak traktiran Sasha dengan cuek.


" Sombong banget lu gila hahahaha.."


" Udah tenang aja gue traktir lo juga karena makanan di kantin kita murah-murah.." Ucap Sasha kepada Arkan.


Arkan hanya diam menanggapi ucapan Sasha. Namun dalam hati Arkan..


"Yaudahlah yaa, rejeki, daripada ini orang bawel.. "


Sesampainya di kantin, Arkan kebingungan mau makan apa, karena ini pertama kalinya ia mengunjungi kantin sekolah nya.


"Lo mau makan apa? " Kata Sasha kepada Arkan.


"Lu aja yang pilih, kan lu yang traktir." Jawab Arkan.


"Hahahaha.. akhirnya lo tetep terima juga kan traktiran gue" Ucap Sasha meledek Arkan.


Arkan menanggapi ledekan Sasha hanya dengan menatapnya dengan sinis.

__ADS_1


"Eh iyaa maaf-maaf.."


"Yaudah nih, karena gue yang milih.. kita makan mie ayam aja yaa.." Kata Sasha kepada Arkan, dengan muka yang terlihat deg degan.


Lalu saat mereka berdua sedang memesan mie ayam..


"Eh itu, Sasha lagi sama siapa? "


"Anak baru kayaknya deh.."


"Kasep pisan euy.."


"Enak yaa jadi Sasha, banyak cowok-cowok kasep deket sama dia.."


"Kairo mau dikemanain tuh sama si Sasha? "


Bisik-bisik dari orang-orang yang berada di kantin tersebut.


Arkan merasa risih ketika mendengar bisik-bisik dari orang-orang yang berada di kantin. Sasha pun meledek Arkan lagi karena muka nya yang terlihat risih.


"Asik baru juga hari ini di sekolah udah terkenal aja hahahaha.." Ucap Sasha meledek Arkan.


"Yang ada gua di omongin gara-gara ke kantin sama lu." Jawab Arkan dengan sensi.


"Hahahaha, yaudah sih sensi amat lu.." Ucap Sasha kepada Arkan dengan nada kesal.


Setelah selesai memesan mie ayam, Sasha mencari meja yang kosong untuk makan mie ayam bersama Arkan, tetapi Arkan menolak makan bersama dan dia lebih memilih makan di kelas.


"Gue makan di kelas aja. " Arkan menolak untuk makan bersama Sasha di kantin.


Setelah Arkan pergi ke kelas, tiba-tiba ada seorang yang mengajak Sasha untuk makan bersama.


"Sasha, makan sama gua aja yu.. " Ajakan dari seorang laki-laki kepada Sasha untuk makan bersama.


"Eh.... Kairo, kebetulan ada yang mau gue saranin ke lo juga tentang pendaftaran calon anggota OSIS ajaran baru nanti.." Jawab Sasha kepada orang yang mengajaknya makan bersama yang ternyata Kairo.


"Oke.. kita makan di ruang OSIS aja, disana juga banyak anggota kayaknya, sekalian kita rapatin sebentar " Ucap Kairo kepada Sasha.


Saat Arkan jalan menuju kelas tiba-tiba Ardhy datang bersama Jeven lalu merangkul Arkan.


"Gue liat-liat ada yang ke kantin berdua sama Sasha nih.. Hahahaha" Ardhy meledek Arkan dengan nada nyolot.


"Apaansi.." Jawab Arkan dengan nada kesal kepada Ardhy.


"Eh, temenin gua ke toilet dulu bentar mau ga? kebelet pipis nih gue.." Ucap Jeven tiba-tiba kepada mereka berdua.


"Okee Jev..." Jawab Ardhy.


Saat mereka bertiga jalan ke toilet, Arkan melihat Sasha dan Kairo yang sedang jalan berduaan ke ruang OSIS.


Arkan lagi-lagi bengong menatap Sasha yang dengan asiknya becanda dengan Kairo.

__ADS_1


"Ah apasih, peduli amat.." Ucap Arkan dalam hati.


Setelah selesai dari toilet mereka bertiga langsung ke kelas.


Arkan pun langsung menghabiskan mie ayam yang di belikan oleh Sasha di kantin.


Seketika Arkan kembali kepikiran tentang Sasha dan Kairo yang jalan berdua ke ruang OSIS.


"Kayaknya dia pacaran dah berdua."


"Bodoamat lah ngapain gue pikirin.." Ucap Arkan dalam hatinya.


Setelah selesai makan, akhirnya waktu pembagian buku paket.


Lalu, Sasha kembali ke kelas. Arkan tampak tidak peduli sama sekali dengannya yang sudah kembali ke kelas. Sasha sesekali menengok ke Arkan, tapi Arkan tidak peduli sama sekali.


Setelah pembagian buku paket selesai, kelas mereka pun melakukan pembagian struktur kelas.


Karena di SMA Kasih Purnama Bandung tidak menggunakan sistem pergantian kelas dari awal, struktur kelas pun tidak di ubah sama sekali.


Tapi ada satu siswa yang mengundur-kan diri dari seksi kebersihan karena ada jadwal les tambahan di pulang sekolahnya.


"Karena ada satu orang yang mengundur-kan diri dari seksi kebersihan, disini apa ada yang minat jadi seksi kebersihan? " Ucap Bu Vio kepada murid kelasnya.


Namun tidak ada yang menjawab pertanyaan dari Bu Vio. Lalu tiba-tiba Ardhy menyaut..


"Arkan aja bu, saya temen Arkan dari kecil, kamar Arkan selalu rapih bu, Arkan juga orangnya bersih bu...." Saut Ardhy dengan nada meledek Arkan.


"Iya bu, Arkan aja.."


"Iya bu.. Arkan kayaknya orangnya rapih bu..."


Saut murid kelas Arkan.


Lalu Arkan diam dan menatap sinis Ardhy dengan tatapan kesal. Namun Arkan terlambat, nama nya sudah di tulis oleh wali kelas menjadi seksi kebersihan kedua di kelas.


"Yaudah, Arkan ibu jadikan seksi kebersihan dua yaa.. bersama Sasha yang menjadi seksi kebersihan satu.." Ucap Bu Vio kepada Arkan.


Arkan sedikit kaget mendengar kalau dia akan menjadi seksi kebersihan bersama Sasha.


"Sial bener, tadi mah mendingan gua aja yang nyalonin diri jadi seksi kebersihan...." Ucap Ardhy dengan nada kesal.


"Arkan, nanti tanya-tanya aja yaa ke Sasha tugas-tugas seksi kebersihan itu ngapain aja.." Ucap Bu Vio kepada Arkan.


Arkan hanya mengangguk menanggapi ucapan Bu Vio.


**********


Untuk kritik dan saran bisa tulis di comment yaa πŸ˜πŸ™


Mohon maaf bila ada kosakata yang salah dan kurang berkenan

__ADS_1


Mohon support nya buat novel saya hehehe


Terimakasih...


__ADS_2