
Setelah Arkan chat dengan Sasha, Arkan nonton film series kesukaannya di kamar.
"Kalo dipikir-pikir, dua bulan gue di Bandung gini-gini aja yaa.." Ucap Arkan yang menurutnya kehidupan dia di Bandung dan Jakarta tidak ada perubahan.
Setelah selesai nonton film series, Arkan bersiap-siap untuk tidur, tapi persis sebelum Arkan tidur, handphone dia berdering.
Setelah di cek ternyata Sasha yang menelpon Arkan tiba-tiba.
"Haloo Arkann.."
"Tadi gue dapet kabar dari wakasek, kalo semisal alat kebersihan kelas kita ga lengkap, kita disuruh beli dulu alat-alatnya, nanti bon nya kita kasih ke wakasek, terus di ganti uangnya sama sekolah.." Ucap Sasha di telepon memberi tau Arkan tentang alat kebersihan kelas.
"Oh." Jawab Arkan dengan singkat.
"Lo dengerin gue ga sih.."
"Yaudah lu besok pulang sekolah ada waktu ga? kita kan seksi kebersihan, jadi kita berdua yang harus beli.." Ucap Sasha dengan nada kesal.
"Liat besok." Jawab Arkan dengan singkat.
"Awas yaaa, sampe gabisa, bisa abis kita sama bu vio *niiiiiiittttttttt*" Ucap Sasha yang lalu tiba-tiba telepon di mati-kan oleh Arkan.
"Bawel." Ucap Arkan dalam hati.
Keesokan harinya..
Arkan berangkat sekolah mengendarai mobil, karena cuaca di pagi hari itu hujan deras dan membuat Arkan tidak bisa menggunakan motor.
Sesampainya di sekolah, Arkan memarkir mobilnya.
Saat turun dari mobil, tiba-tiba ada seorang yang ngajak Arkan kenalan.
Ternyata orang itu, Kairo.
"Eh lo Arkan ya?" Ucap Kairo kepada Arkan yang baru turun dari mobil.
"Gue Kairo, ketua OSIS disini.." Ucap Kairo sambil tersenyum kepada Arkan.
"Oh, ini yang kemaren berdua sama Sasha kan, ternyata dia ketua OSIS sini ya. "
"Ngapain ngajak gue kenalan, sok asik banget dah." Gurau Arkan dalam hati
"Oh, gue Arkan." Jawab Arkan dengan singkat.
"Anak OSIS banyak yang gosipin lu garagara kemaren lu ke kantin berdua sama Sasha, gokil dah hahahaha.." Ucap Kairo kepada Arkan.
Arkan yang tampak tidak peduli dengan Kairo hanya menjawab.
"Oh." Jawab Arkan.
__ADS_1
Lalu, Arkan meninggalkan Kairo dan langsung jalan ke kelas sambil mendengar lagu.
Saat di perjalanan ke kelas, banyak cewek-cewek yang gosipin Arkan saat dia lewat depan mereka.
"Wih iya ganteng ih"
"Oh jadi ini yang kemaren ke kantin berdua sama Sasha."
"Ganteng banget, tapi keliatannya cuek banget deh, merhatiin kita aja engga.." Bisik cewek-cewek yang sedang merhatiin Arkan.
Arkan yang gapeduli sama sekali sama mereka hanya fokus kepada lagu yang lagi dia denger. Kayaknya juga dia gatau kalo banyak cewek yang lagi ngomongin dia...
Sesampai di kelas, Arkan kaget melihat Sasha yang sudah berdiri di pintu kelas menunggu kedatangan Arkan.
"Arkan...... nanti jangan lupa yaa pulang sekolah"
"Kalo lo gamau, bakal gue halangin terus jalan lo masuk kelas!" Keluh Sasha kepada Arkan sambil memasang muka kesal, namun muka kesal Sasha terlihat lucu bagi Arkan.
Melihat Sasha seperti itu, Arkan sempat berdebar-debar. Lalu..
"Iyaa, Sasha....." Jawab Arkan sambil mengelus kepala Sasha, dan pertama kalinya ia tersenyum kepada Sasha.
Sasha kaget melihat respon Arkan yang mengelus kepalanya dan tersenyum kepadanya, muka Sasha pun memerah karena malu.
Karena sifat Arkan yang begitu acuh dan dingin kepada perempuan tiba-tiba melakukan hal itu kepada Sasha membuat Sasha kaget.
Sasha yang tersipu malu langsung balik badan..
"A-awas yaa sampe lu-ppaa.." Ucap Sasha yang tersipu malu karena Arkan.
Arkan yang malu juga hanya diam menanggapi Sasha.
Dalam hati arkan..
"Kok bisa kelepasan gini gua.."
Sasha pun langsung ke tempat duduknya dengan muka nya yang merah.
Namun, Arkan tampak seperti sudah tidak peduli lagi dengan kelakuannya tadi.
Saat di tempat duduk, Ardhy meledek Arkan terus-terusan, karena Ardhy yang menjadi teman lama Arkan pertama kalinya melihat Arkan bersikap seperti itu ke cewek setelah kejadian masa lalu nya di Jakarta.
Lalu sekolah berjalan seperti biasa.
Setelah kegiatan sekolah selesai, bel sekolah pun bunyi. Sasha yang ingat kalau Arkan ada janji dengannya untuk pergi beli peralatan kebersihan kelas pun langsung menghampiri Arkan.
"Lo tunggu di lobi aja dulu sebentar, gue ada urusan sama OSIS.. 15 menit doang kok hehehe.." Ucap Sasha kepada Arkan sebelum pergi membeli peralatan kebersihan kelas.
"Lebih dari 15 menit gue pulang." Jawab Arkan dengan nada males untuk pergi belanja.
__ADS_1
Lalu Arkan langsung jalan ke lobi, Arkan yang lagi jalan ke lobi tiba-tiba di kagetkan oleh adik kelas yang meminta bantuan Arkan.
Adik kelas itu bernama Khaira.
Khaira meminta bantuan kepada Arkan untuk membantunya membawa meja ke ruang aula.
"Anuu, misi kak "
"Saya Khaira, kelas 11 IPS 2, bisa bantu saya angkat meja ini gak kak ke aula? " Ucap Khaira meminta tolong kepada Arkan.
Arkan hanya dengan niat baiknya membantu adik kelas itu.
Selesai membantu, Khaira mengucapkan terima kasih kepada Arkan, namun Arkan tidak peduli dan langsung jalan tanpa mendengar perkataan Khaira.
Khaira yang kesal dengan kelakuan Arkan pun teriak kesal kepada Arkan.
"JADII KAKA KELAS SOMBONG BANGET SIHH, NAJISSSS!! " Teriak Khaira dengan sangat kencangnya, suaranya itu sampai kedengerang ke lapangan sekolah.
Arkan yang kesal mendengar teriakan Khaira langsung menghampiri Khaira.
"Maksud lu apa? "
"Udah gue bantu malah teriak begitu..."
"Gatau terima kasih lu? " Ucap Arkan dengan nada kesal.
"Lah, tadi gue mau bilang makasih, lo malah cabut, jadi kakak kelas gaada etikanya..." Jawab Khaira dengan nada lancang.
Sasha yang baru keluar dari ruangan OSIS melihat Arkan yang sedang adu mulut dengan Khaira, Sasha langsung lari menuju mereka.
Ketika Arkan ingin mengeluarkan kata-kata sadis nya kepada Khaira, Sasha langsung menutup mulut Arkan dan menarik tangan Arkan untuk keluar sekolah dan menuju parkiran.
"Eh.. maaf yaaa, emang ini orangnya sensian, maklumin lah hehehehe.." Ucap Sasha dengan nada malu kepada Khaira sambil menutup mulut Arkan dan menariknya ke parkiran sekolah.
Khaira yang sedang kesal tiba-tiba kaget melihat kalau ternyata Arkan dekat dengan Sasha. Khaira hanya diam dan langsung pergi dari mereka berdua.
" Kalo gasalah tuh cowok yang lagi di gosipin orang-orang sekolah deh.."
" Yang katanya murid baru langsung deket sama Kak Sasha.."
" Alah ganteng doang, etika nya gaada, gue sih gamau ama cowo begitu" Ucap Khaira dalam hati.
**********
Untuk kritik dan saran bisa tulis di comment yaa ππ
Mohon maaf bila ada kosakata yang salah dan kurang berkenan
Mohon support nya buat novel saya hehehe
__ADS_1
Terimakasih...