HOW TO LOVE? (By Nardzoe)

HOW TO LOVE? (By Nardzoe)
KENAPA


__ADS_3

Arkan pun sampai di rumah nya.


Sesampai di rumah, Arkan langsung ke kamarnya untuk rapih-rapih.


Lalu, ayah Arkan menghampiri Arkan di kamar nya.


"Arkan, tumben pulangnya sore gini.."


"Abis ngapain kamu emang, nak? " Tanya ayah Arkan.


"Tadi, Arkan abis beli peralatan kebersihan kelas sama temen." Jawab Arkan.


Ayah Arkan yang penasaran Arkan pergi dengan siapa langsung menggoda Arkan.


"Wih... sama siapa tuh? cewek atau cowok? hehehe.." Ucap ayah Arkan yang sedang menggoda Arkan.


"Cewek.. dia juga seksi kebersihan sama kayak Arkan.." Jawab Arkan dengan nada sinis.


"Ohh gitu.."


"Yaudah, kamu rapih-rapih sana.. dekil banget keliatannya.." Ucap ayah Arkan, lalu ia meninggalkan kamar Arkan.


Saat mau rapih-rapih, Arkan memeriksa handphone nya karena ada notif chat.


Setelah Arkan periksa, ternyata Sasha yang mengirim chat ke Arkan.



(Chat Arkan dengan Sasha saat Arkan sampai rumah)


Arkan yang sedang chat-an dengan Sasha senyum-senyum sendiri. Arkan tidak tau alasan kenapa dia bisa senyum-senyum ketika Sasha chat dia.


"Kok, kenapa gue senyum-senyum ya.." Arkan bingung kenapa dia bisa senyum-senyum karena chat Sasha.


Lalu, Arkan rapih-rapih.


Selesai rapih-rapih, Ardhy tiba-tiba menelpon Arkan dan mengajaknya untuk nongkrong bareng.



(Ardhy menelpon Arkan)


"Weh Arkan, nongkrong yuu, gabut nih gue dirumah.." Ajak Ardhy.


"Kemana? " Jawab Arkan.


"Warmindo aja, lagi mau kopi warung sama mie warung gue hahaha.." Ucap Ardhy.


"Nanti gue yang jemput lu, otw nih gua abis ini.." Ucap Ardhy yang ingin jemput Arkan.


"Oke." Jawab Arkan.


Lalu, setelah selesai telepon, Ardhy langsung menjemput ke rumah Arkan.


Setelah sampai di rumah Arkan, mereka berdua langsung pergi ke warmindo yang berada di dekat rumah Arkan.


Sesampainya di warmindo, mereka memesan mie dan kopi, Arkan yang gabisa minum kopi hitam hanya memesan kopi susu warung kesukaan nya.


Setelah selesai makan mie, mereka berdua ngobrol sambil menikmati kopi nya.


Ardhy yang penasaran tentang Sasha dan Arkan langsung menanyakan nya kepada Arkan.


"Kan.. gimana nih kelanjutan lo sama Sasha? Hahahaha.." Ucap Ardhy meledek Arkan.


"Paansi lu." Arkan menjawab dengan nada kesal.

__ADS_1


Ardhy yang tau kalau Sasha dan Arkan pergi berdua ke supermarket langsung meledek Arkan.


"Ah lu... tadi abis jalan berdua juga.. Hahahahaha.." Ardhy meledek Arkan.


"Kayak gitu gabisa di bilang jalan."


"Gue sama dia cuma belanja alat kebersihan kelas doang kok, ga lebih.." Ucap Arkan menjelaskan kepada Ardhy.


"Nahh.. kalo begitu, itu tuh harus lo jadiin langkah awal lu buat deketin si Sasha.." Jawab Ardhy.


"Paansi lu, gajelas."


"Lagian juga, gue gamau lagi cinta-cintaan.." Ucap Arkan.


Arkan yang berbicara seperti itu, tiba-tiba mengingat kejadian saat dia menyebrangi Sasha di supermarket.


Arkan mengingat saat dia memegang tangan Sasha untuk menyebrang ke supermarket. Lagi-lagi Arkan senyum-senyum sendiri.


Ardhy yang melihat Arkan senyum-senyum sendiri langsung meledek Arkan.


"Tuh kan, lu senyum-senyum sendiri.."


"Ada sesuatu pasti nih hahahaha.." Ardhy meledek Arkan.


"Apaansi lu." Ucap Arkan dengan nada kesal.


Lalu, mereka selesai nongkrong, dan langsung pulang.


Ardhy mengantar Arkan pulang.


Di motor Ardhy, Arkan tiba-tiba terpikir kenapa dia senyum-senyum sendiri kalo lagi bahas Sasha.


"Kenapa gue jadi senyum-senyum kalo bahas si Sasha dah.." Ucap Arkan dalam hati.


Lalu, mereka sampai di rumah Arkan, Ardhy langsung pulang ke rumah nya.


Arkan kembali melihat foto profil whatsapp Sasha, namun kali ini Sasha mengganti foto profilnya.



(Foto profil baru whatsapp Sasha)


Kali ini Arkan sangat berdebar-debar melihat kecantikan Sasha di profil whatsapp nya.


Arkan yang sedang berdebar-debar tidak sengaja menekan tombol telepon whatsapp Sasha.


Arkan yang kaget langsung segera menekan tombol putus telepon, namun terlambat.


Sasha lebih cepat mengangkat telepon Arkan.



(Sasha yang mengangkat telepon Arkan)


"Halo, kenapa kan? tumben banget nelpon gue.." Ucap Sasha di telepon dengan suara nya yang lucu.


"K-kepencet s-ssorii..." Ucap Arkan yang deg-degan karena tidak sengaja menelpon Sasha.


Arkan yang deg-degan langsung menutup telepon nya dengan Sasha.


Tapi Sasha menelpon balik Arkan.


Arkan yang deg-degan pun menerima teleponnya.


"Hahahaha, kangen lo yaa ama gue..." Sasha meledek Arkan.

__ADS_1


"Najis." Jawab Arkan.


"Hahahaha, parah.."


"Yaudah.. jangan lupa lu besok bawa belanjaan tadi ke sekolah.." Ucap Sasha kepada Arkan.


"Iya, bawel." Jawab Arkan dengan sinis.


"Sinis banget sih.."


"Yauda deh, gue tidur dulu yaa, selamat tidur Arkan, dadahh hehehe.." Ucap Sasha yang menutup obrolan dengan mengucapkan selamat tidur kepada Arkan.


Arkan lalu menutup teleponnya.


Arkan yang mendengar ucapan selamat tidur dari Sasha sekejap hanya bengong mendengarnya.


Lalu, ucap Arkan dalam hati..


"Kenapa di ucapin selamat tidur doang gue jd dag-dig-dug gini.." Ucap Arkan dalam hati yang berdebar-debar karena ucapan selamat tidur dari Sasha.


Lalu sebelum tidur, Arkan terpikir lagi kalau dia belum siap buat jatuh cinta, lebih tepatnya dia belum mau buat ngerasain jatuh cinta.


Arkan masih merasakan ke-kecewaan yang pernah ia alami saat di Jakarta. Karena hal yang ia alami itu, Arkan sampai sekarang tidak tau bagaimana cara agar dia bisa jatuh cinta lagi.


Lalu, Arkan tidur.


krringggg~~


Alarm pagi membangunkan Arkan.


Arkan merapihkan tempat tidurnya lalu langsung bersiap-siap bersekolah.


Selesai mandi dan berpakaian, Arkan langsung bersiap-siap berangkat ke sekolah.


Saat dia bersiap-siap, ayah Arkan tiba-tiba mengucapkan sesuatu kepada Arkan.


"Arkan, kapan-kapan kenalin ayah sama cewek yang kemarin jalan sama kamu yaa.. hehehe" Ucap ayah Arkan.


"Biar ayah tau, siapa sih cewek yang bisa nerima sifat kamu yang cuek itu.." Sambung ayah Arkan.


Arkan hanya diam dan salim pamit kepada ayah nya. Ayahnya tersenyum saat Arkan salim pamit ke sekolah.


Lalu, Arkan berangkat sekolah.


Sesampainya di sekolah, Arkan menelepon Sasha untuk membantu nya bawa peralatan kebersihan yang sudah mereka berdua beli.


"Halo sha, ini gue udah di parkiran.. buruan kesini bantuin gue bawa barang-barangnya." Ucap Arkan kepada Sasha di telepon.


"Oke, otw meluncur hahahahah.." Jawab Sasha.


Lalu, Sasha langsung menghampiri Arkan ke parkiran mobil sekolah.


Sesampainya Sasha di parkiran, mereka langsung membawa alat-alat kebersihan kelas mereka.


Saat mereka jalan membawa alat-alat kebersihannya, lalu ada Kairo yang menghampiri Sasha.


"Eh, Sasha.." Ucap Kairo.


"Nanti istirahat makan berdua yu, ada yang pengen gue omongin " Lanjut ucap Kairo sambil menepok jidat Sasha.


*************


Untuk kritik dan saran bisa tulis di comment yaa πŸ˜πŸ™


Mohon maaf bila ada kosakata yang salah dan kurang berkenan

__ADS_1


Mohon support nya buat novel saya hehehe


Terimakasih...


__ADS_2