Huldra

Huldra
Capter 3


__ADS_3

..."I love you but I can't have you"...


...~jessica Xavier~...


***


Pukul 2.00 Malam, Jessi terbangun dari tidurnya karena mimpi buruk yang di alaminya sejak Jessi berumur 14 tahun, mimpi yang sama berulang kali membuat perempuan cantik itu mulai terbiasa dengan keadaan nya.


"haah...haah...haah...",, sekujur tubuh Jessi basah dengan keringat dingin.


Setelah mengalami mimpi buruk Jessi tidak akan melanjutkan tidur nya, dia akan bergegas membersihkan tubuh nya dan mengisi waktu dengan mengasah skill nya atau melakukan pekerjaan.


setelah selesai beres-beres Jessi menuju ke meja kerjanya, menatap layar monitor di hadapannya. dia teringat tentang perempuan pendek yang dia tidak sengaja bertemu saat di Mall tadi, jessi mencoba mencari tau tentang perempuan itu. setelah mengutak-atik kode hijau di depan akhirnya dia mendapatkan informasi yang dia cari.


"Nama : Celine evangelista


Tgl : 5 Maret


umur :18 tahun


G.D : A


Anak tunggal dari Abimanyu evangelista pemilik Hotel bintang lima Diamond Gold salah satu hotel yang sangat terkenal dan mempunyai banyak cabang di luar negeri maupun di dalam negri".


"Hmm... seperti nya menarik",, ujar jessi dengan senyum licik nya.


Setelah beberapa jam mencari tau latar belakang Celine evangelista, Jessi telah mendapatkan informasi yang dia inginkan, entah apa yang sedang Jessi rencanakan dia terlihat sangat tertarik dengan perempuan yang baru di temui beberapa jam yang lalu itu.


tidak terasa jam sudah menunjukkan pukul 5 pagi, Jessi beranjak dari tempatnya dan berjalan keluar menuju roof top yang ada di apartemen nya.

__ADS_1


(Udara malam sangat menyegarkan),, gumam Jessi lalu mengeluarkan sebatang rokok dan membakar nya. Jessi mengamati pemandangan yang ada di depannya, pemandangan gedung-gedung tinggi yang di penuhi lampu, lalu lintas yang selalu saja padat membuat nya tersenyum kecut melihat itu.


Fyuuh....fyuuh...(menghembuskan asap rokok).


"lho di kesini juga",, suara seseorang dari belakang


"Seperti yang lho liat",, ujar Jessi datar


Menghampiri Jessi yang sedang berdiri di tepi gedung, "Apa karena mimpi buruk lagi",, ujar Vegas singkat.


"Biasa lah",, ujar jessi singkat, lalu kembali menikmati sebatang rokok nya sudah mulai habis terbakar.


Vegas mengeluarkan sebatang rokok, tapi dia lupa membawa korek api nya. "pinjam korek nya",, ujar Vegas sambil mengulurkan tangannya.


Jessi berlahan mendekatkan wajahnya ke arah Vegas lalu memberikan api mengunakan rokok yang dihisap nya, Vegas berlahan mendekat dan melakukan apa yang harus dia lakukan.


Sementara itu di sebuah rumah yang sangat besar dan mewah ada seorang perempuan chubby bertubuh pendek menggunakan dress tidur berwarna putih sedang termenung di balkon kamar nya, dia adalah Celine evangelista seorang putri tunggal dari bos besar Abimanyu evangelista.


(Hhhmm... sangat membosankan di rumah terus seperti ini),, gumam Celine


"Haahh....aku ingin bertemu dengan Jessi",, ujar Celine dengan murungnya.


flashback on


"tidak perlu memanggil kami kakak karna menurut ku kita seumuran",, ujar Vegas singkat.


"benarkah, (apakah karena fisiknya mereka yang tinggi jadi kelihatan dewasa)",, melihat kedua orang yang ada di depannya dengan teliti dan serius.


"Apa kita terlihat setua itu",, ujar Jessi datar.

__ADS_1


uhuk..uhuk..uhuk.."bukan gitu kak maksud aku bukan tua tapi terlihat lebih dewasa aja",,(aaa... kenapa ngomong nya gitu si gob**k bagat si),, senyum kikuk.


"Sama aja",, ujar jessi dingin.


"Hmm",, Vegas yang tersenyum tipis mendengar perkataan Celine.


(Jadi canggung lagi kan...haah dasar Celine)"oh iya kak kita belum sempat kenalan kan tadi, nama aku Celine evangelista umur 18 tahun",, ujar Celine memperkenalkan dirinya dengan ramah.


"Gue Vegas",, ujar Vegas singkat


"Jessi",, ujar Jessi singkat.


Setelah itu mereka selesai makan Jessi dan Vegas pamit untuk pulang.


"kita duluan, makasih atas makanan nya",, ujar Jessi singkat.


"iya kak sama-sama, semoga kita bisa ketemu lagi lain kali",, ujar Celine bahagia.


"(semoga kita tidak akan bertemu lagi)",,gumam Jessi.


flashback off


Aku tidak sabar untuk besok, semoga aku bisa bertemu dengan banyak teman saat berkuliah nanti.


kembali ke Jessica dan Vegas yang sedang sibuk mempersiapkan beberapa keperluan berkas mereka untuk besok ke kampus.


"(semoga besok berjalan dengan lancar),, ujar Jessi dan Vegas secara bersamaan.


Next

__ADS_1


__ADS_2