Huldra

Huldra
Capter 8


__ADS_3

"Ayah aku mohon berhenti,hiks...hiks...",, seorang wanita cantik terlihat bersimpuh Memeluk kaki pria paruh baya di hadapannya yang sedang memukuli seorang anak perempuan.


anak perempuan itu memeluk tubuh nya yang terbaring pasrah menerima perlakuan ayahnya, tubuh nya di penuhi luka memar akibat ulah ayah yang tidak berperasaan itu.


"Dasar anak tidak berguna, cuii..."


"dan kau jika aku dengar kau melarikan diri lagi aku akan membuat mu kehilangan kedua kaki mu itu",, lalu menendang anak perempuan yang sedang memegang kakinya dan berjalan pergi dari rumah itu.


dengan merangkak pelan, wanita itu menghampiri adik perempuan nya yang terbaring lemah.


"Jessi kamu gak apa-apa kan",, ujar wanita itu sambil menahan Isak tangis nya.


"A..aku gak apa-apa kak",, ujar Jessi lirih


"maaf kan kakak, karena kakak kamu jadi kaya gini, hiks... hikss..."ujar wanita itu penuh kesedihan.


"ini bukan salah kakak, lagi pula aku udah terbiasa menerima perlakuan seperti ini dari nya",,ujar Jessi sambil memaksa kan untuk tersenyum.


Saat Mereka berdua sedang asik menghibur satu sama lain, tiba-tiba ada beberapa orang pria bertubuh kekar dan besar masuk ke dalam rumah dan berniat membawa wanita itu secara paksa.


"Siapa kalian",, ujar Jessi yang berusaha untuk berdiri.


"Bawa dia",, perintah salah satu di antara mereka. lalu 2 orang dari mereka berjalan ke arah kedua adik kakak itu.


"aku mohon jangan bawa aku, adik ku sedang terluka dia membutuhkan aku disini",, ujar wanita itu sambil memeluk adiknya dengan erat.


Tanpa bicara sedikit pun kedua pria besar itu menarik paksa wanita itu dan membawanya pergi.


"Kakak... lepas kan kakak ku",, ujar Jessi dengan memberikan sedikit perlawanan namun apa daya, kondisi tubuhnya yang lemah membuat dirinya di tampar oleh seorang pria dan membuat nya pingsan seketika.


"Aku mohon jangan sentuh adikku....",, ujar wanita itu dengan nada memohon.


"Ayo kita pergi",, ujar pria yang seperti nya ketua dari mereka.


"Jessica....",,teriak wanita itu memberikan perlawanan.

__ADS_1


Plak....


"Jika kau tidak mau diam, aku akan membunuh adikmu itu",, ujar pria dengan tato ular di lehernya.


Jessi melihat kakaknya di bawa oleh beberapa orang tanpa bisa berbuat apa-apa.


****


Jessi membuka matanya serentak, dia bangun dari tidur nya dengan sekujur tubuh nya di penuhi keringat


Pukul 2.34 dini hari


"Haaah...",, Jessi menarik napas panjang.


Jessi meminum air putih di meja sebela tempat tidur nya lalu beranjak dari tempat tidur menuju balkon kamar apartemen nya. Jessi memandangi jalan raya yang terlihat banyak kendaraan yang berlalu lalang, Jessi menghirup udara malam itu terasa sangat segar.


"aku akan menemukan mu sebentar lagi, tunggu aku datang",,batin Jessi


Mengeluarkan sebatang rokok dan menghisap nya.


Diirtt....diirtt...


Ponsel Jessi berdering. "Siapa yang menghubungi nya",,batin nya.


005 tertera di layar ponsel nya. "Apa mereka sudah kembali",, batin Jessi.


"Hallo huldra, aku tau kamu masi terjaga aku merindukan mu,",, ujar pria yang menghubungi nya. "I Miss you so much sister",, ujar seorang pria dengan nada cute


"Ada apa",, ujar Jessi singkat.


"Jutek amat, apa kamu gak merindukan kami",, ujar kedua pria itu


"kalau gak ada yang penting, aku akan mengakhiri panggilan nya",, ujar Jessi lalu berniat mengakhiri panggilan nya.


"Baiklah... baiklah aku akan ke inti nya saja, aku mendapat kan informasi tentang keberadaan orang yang membawa kakak mu",, ujar pria itu serius.

__ADS_1


"benarkah..di mana mereka",, ujar Jessi bahagia, akhirnya setelah sekian lama setitik harapan menghampiri nya.


"aku akan mengirimkan semua informasi nya besok",,ujar pria itu


"baiklah aku tunggu informasi dari mu besok",, ujar Jessi lalu memutuskan sambungan nya.


"Akhirnya aku menemukan kalian",, ujar Jessi dengan senyum tipis yang terlihat menyeramkan.


Sementara di tempat lain


"Ciiih... dasar kulkas 10 pintu",, gerutu pria yang panggilan yang di akhiri sepihak oleh orang yang baru saja dia hubungi itu.


"Sayang ayo sarapan dulu",, ujar seorang pria tampan yang sedang menyiapkan makanan untuk mereka berdua.


"Iya...",, ujar nya singkat lalu pergi menghampiri kekasih nya yang sedang menikmati selembar roti dengan selai coklat kesukaan nya.


Ummah😘😘😘,, mengecup kening kekasih nya penuh cinta.


"Pagi sayang",,ujar pria tampan itu


"pagi, gimana reaksi nya huldra",,,,"Aku tau dia pasti senang mendengar nya",, ujar pria cute itu lalu melanjutkan makannya.


"Aku juga berharap dia bisa menemukan sesuatu dari informasi yang aku berikan ini",,


"Aku udah berusaha semampu kamu, sayang",,


"aku harap begitu",,


"jangan terlalu di pikiran kan, habis kan sarapan mu. kita kan ada jadwal belanja hari ini",,,


"Iya sayang",,


kedua pasangan itu pun melanjutkan sarapan mereka dengan sesekali bercanda ria.


.

__ADS_1


Netx...


__ADS_2