
Tim raid ke 4 berhasil menyelesaikan lantai pertama dungeon tanpa kesulitan yang berarti. Mereka mengalahkan semua monster-monster yang ada di hutan belantara dan mendapatkan beberapa sumberdaya dari mereka. Mereka juga menemukan beberapa barang-barang yang tersembunyi di antara pepohonan, seperti potion,atau perhiasan jarahan.
" Bagus, kita berhasil melewati lantai pertama dengan lancar " ucap Ray sambil menghitung barang-barang yang mereka dapatkan.
" Ya, ini lebih mudah dari yang aku bayangkan " ucap Leo sambil mengelap keringatnya.
" Aku senang kita bisa mendapatkan banyak barang-barang yang berguna " ucap Mia sambil memasukkan barang-barang ke dalam tasnya.
" Aku senang kita tidak terluka sama sekali " ucap Han sambil menghela napas lega.
" Aku senang kita tidak bertemu dengan tim lain yang bisa merepotkan kita " ucap Elsa sambil menatap sekelilingnya.
" Bagaimana denganmu, li chen? Apa kau senang? " tanya Ray kepada li chen yang berdiri di sampingnya.
" Aku... aku senang bisa belajar banyak hal dari kalian " jawab li chen dengan jujur.
li chen memang belajar banyak hal dari tim raid ke 4. Ia belajar tentang cara berkomunikasi dan bekerja sama dengan anggota tim lainnya. Ia belajar tentang cara menghadapi dan mengalahkan monster-monster yang ada di dungeon. Ia belajar tentang cara menggunakan skill-skill nya dengan lebih efektif dan efisien. Ia belajar tentang cara mengumpulkan dan menyimpan sumberdaya dan barang-barang yang didapatkan dari dungeon. Ia belajar tentang dunia hunter dan dungeon yang luas dan menarik.
Ia juga belajar tentang anggota tim raid ke 4 itu sendiri. Ia belajar tentang kepribadian dan kemampuan mereka masing-masing. Ia belajar tentang latar belakang dan motivasi mereka menjadi hunter. Ia belajar tentang hubungan dan ikatan mereka sebagai tim raid. Ia belajar tentang kelebihan dan kekurangan mereka sebagai hunter.
__ADS_1
" Aku senang kau bisa bergabung dengan kami, li chen " ucap Ray sambil tersenyum ramah.
" Aku juga, kapten " balas li chen sambil tersenyum balik.
" Baiklah, mari kita lanjutkan ke lantai kedua " ucap Ray sambil membuka pintu menuju lantai kedua.
Semua anggota tim raid ke 4 pun masuk ke dalam pintu itu dengan penuh semangat dan harapan. Mereka berharap bisa menyelesaikan lantai kedua dengan sukses dan mendapatkan hadiah yang lebih baik.
Tapi dibalik semua itu ada suatu bahaya yang sedang mengintai mereka dari kejauhan.
Tim raid ke 4 berhasil memasuki lantai kedua dungeon, yaitu gua gelap. Mereka berjalan dengan hati-hati di antara batu-batu yang berlubang dan licin. Mereka bisa merasakan udara yang lembab dan dingin di sekitar mereka.
" Jangan biarkan mereka menyentuhmu, racun mereka bisa membuatmu lumpuh atau mati " ucap Elsa sambil melemparkan bola salju ke arah laba-laba-laba-laba lainnya yang mencoba menyerang mereka.
" Aku benci laba-laba, mereka menjijikkan dan menyeramkan " ucap Han sambil menggigil ketakutan.
" Tenang saja, Han, kami akan melindungimu " ucap Ray sambil menepuk bahu Han.
setelah tim raid ke 4 membersihkan area sekitar,li chen pun berkeliling sebentar untuk melihat area sekitar, lalu ia melihat beberapa kerangka manusia yang sedang tergeletak di tanah, lalu li chen berinisiatif untuk mengubur tulang belulang itu,saat li chen hendak mengambil kerangka itu,tiba-tiba tanah di sekitar bergetar dan memunculkan sesuatu.
__ADS_1
" sial, apa-apan itu " dari kejauhan semua anggota tim raid ke 4 beranjak pergi menuju li chen.
" ada apa ini li chen " tanya Ray
" aku pun tidak tau ketua,saat aku melihat-lihat sekitar,tiba-tiba tanah di sekitar dengan bergetar dengan cepat "
di situasi genting seperti ini tiba-tiba system muncul.
[ PERINGATAN ]
bahaya!! bos monster segera muncul
[ jiangshi ]
" sial,boss monster kali ini adalah jiangshi " ucap li chen
...***...
bersambung.
__ADS_1