Hunter System Level Up

Hunter System Level Up
ch-33. pertarungan melawan jiangshi


__ADS_3

Tim raid keempat langsung berdiri siap sambil menghadapi kehadiran bos monster, Jiangshi. Jiangshi adalah makhluk legendaris dalam mitologi Tiongkok yang juga dikenal sebagai "mayat hidup" atau "mayat melompat". Jiangshi dipercaya sebagai jenis mayat hidup yang muncul dari orang yang meninggal dengan cara yang tidak alami atau tanpa diberikan ritual pemakaman yang layak. Dalam kepercayaan Tiongkok, mayat yang tidak mendapatkan perlakuan pemakaman yang benar dapat berubah menjadi Jiangshi.


Jiangshi memiliki ciri khas dalam penampilannya. Mereka digambarkan sebagai mayat dengan kulit pucat dan kering, serta anggota tubuh yang kaku seperti kayu. Jiangshi juga memiliki kekuatan supernatural yang memungkinkan mereka melompat jauh dan bergerak dengan kecepatan yang luar biasa. Selain itu, mereka memiliki indra penciuman yang sangat tajam dan dapat mengikuti aroma manusia hidup.


"Siapkan diri kalian! Kita harus mengalahkannya bersama-sama!" seru Ray dengan tegas, menggalang semangat timnya. Mereka mempersiapkan senjata dan sihir mereka, siap untuk bertarung.


Jiangshi melompat ke arah mereka dengan kecepatan yang luar biasa. Mereka menunjukkan kemampuan bertarung yang sangat kuat, dengan serangan fisik yang mematikan dan kecepatan yang sulit diikuti.


Tim raid keempat dengan sigap menghindari serangan Jiangshi dan sekaligus menyerang balik. Ray menggunakan pedangnya dengan pukulan yang kuat, Han memanfaatkan sihir angin untuk menjatuhkan Jiangshi, Mia melepaskan panah-panah tajam, Elsa memanfaatkan sihir es untuk membekukan Jiangshi, dan Li Chen mengeluarkan serangan-serangan horizontal slash biasa untuk menghemat mana nya.


Namun, Jiangshi bukan lawan yang mudah. Mereka memiliki kekebalan terhadap sebagian besar serangan fisik, dan sering kali menghindari serangan dengan gerakan yang lincah. Ray merasakan kekuatan Jiangshi yang luar biasa saat ia memukulnya dengan pedangnya, tetapi Jiangshi hanya menggelengkan kepala dan melanjutkan serangannya.

__ADS_1


"Bos ini benar-benar tangguh!" teriak Han dengan terengah-engah. Dia mengeluarkan sihir penyembuhanya untuk membantu anggota tim raid yang lainnya


Mia melihat peluang dan dengan cepat menggunakan panah ledakan. Ketika panahnya mengenai Jiangshi, terjadi ledakan yang cukup besar, menghancurkan sebagian besar area sekitar. Namun, Jiangshi masih tegak berdiri, sedikit terluka tetapi tidak menunjukkan tanda-tanda kelemahan.


Tim raid keempat merasa putus asa. Mereka sudah mengeluarkan semua serangan terbaik mereka, tetapi Jiangshi tetap tak tergoyahkan. Namun, mereka tidak ingin menyerah begitu saja.


"Kita tidak bisa menyerah! Kita harus mencari kelemahan Jiangshi!" seru Ray dengan tekad kuat. "Mungkin ada sesuatu yang kita lewatkan!"


Tim raid keempat bersatu kembali dan mulai mencari-cari informasi tentang Jiangshi. Li Chen mengingat beberapa legenda tentang makhluk ini dan menyadari bahwa Jiangshi memiliki kelemahan terhadap benda suci, seperti mantra atau kalung khusus.


Mereka memeriksa tas mereka dan menemukan beberapa mantera ke

__ADS_1


cil dan amulet yang mereka temukan di lantai pertama dungeon. Tim raid keempat dengan cepat membagikan mantera dan amulet kepada anggota tim masing-masing.


Ketika Jiangshi meluncurkan serangan berikutnya, tim raid keempat menggunakan mantera dan amulet yang mereka miliki. Seolah-olah mereka tersentuh oleh energi yang suci, serangan mereka menjadi lebih kuat dan efektif. Jiangshi mulai menunjukkan tanda-tanda kerentanan dan kesulitan menghindari serangan tim raid keempat.


Dengan semangat yang membara, tim raid keempat terus menyerang dengan gigih, memanfaatkan kelemahan Jiangshi yang mereka temukan. Mereka menggunakan serangan-serangan mereka dengan bijaksana, menghindari serangan balik Jiangshi, dan dengan perlahan-lahan, mereka mulai mengurangi kekuatan Jiangshi.


Akhirnya, dengan serangan pamungkas yang mematikan, tim raid keempat berhasil mengalahkan Jiangshi. Jiangshi runtuh ke tanah dengan tubuh yang hancur, memancarkan sinar yang memudar seiring dengan kehilangan energi.


"Tugas kita belum selesai," ujar Ray dengan serius. "Masih ada banyak lantai dungeon yang harus kita jelajahi. Kita harus tetap waspada dan bersiap menghadapi bahaya berikutnya."


Tim raid keempat melanjutkan petualangan mereka dengan semangat yang baru. Mereka mengumpulkan sumber daya dari Jiangshi yang mereka kalahkan dan terus melangkah maju, tidak takut akan tantangan yang mungkin menanti mereka di lantai-lantai berikutnya.

__ADS_1


...***...


bersambung.


__ADS_2