Hutan Senja

Hutan Senja
EPISODE 4


__ADS_3

Jay:"emm haha ayolah kenapa jadi canggung seperti ini?"


aku:"sebenarnya aku juga tidak tahu apa yang harus kubahas jadi aku hanya diam saja"jawab ku dengan menundukkan kepala.


Jay:"kamu lucu sekali hei angkat kepalamu! aku ingin bertanya"


aku:"mau bertanya apa?" jawab ku gugup


Jay:"jangan gugup aku hanya ingin bertanya apa makanannya enak?"


aku:"ah sangat enak makanannya...oh iya eee ini buat bayar makanan tadi"sambil menyodorkan uang"


Jay:"ya ampun kamu tidak perlu membayarnya itu gratis untukmu"


aku:"aku merasa tidak enak kepadamu"


Jay:"Mira...eummm.... kamu eeee... kamu"


aku:"aku kenapa?"


Jay:"jadi begini aku kamu eee sebenarnya aku eumm...aku... "terpotong.


"kring kringg "hp ku pun berdering mengganggu suasana. dan ternyata ayah yang menelpon ku.


aku:"halo ayahhh kenapaa?????" dengan nada agak tinggi.


ayah:"kamu kenapa?marah? ee kamu jemput adikmu udah siang lohhh "


aku:"oh iya maaf yah aku lupa aku segera jemput kok"

__ADS_1


aku:"Jay aku minta maaf aku harus pergi dulu ya terimakasih makanannya aku suka"


Jay:"eh tunggu yahh... dah pergi aduhh sial menunggu lagi."


jam sudah menunjukkan pukul 12 siang cuaca hari itu sangat panas "aduhh panas sekali hari ini" gumamku kesal.


adik:"kak yuhuu... aku disini lama banget sih datangnya aku udah nunggu dari tadi tau kakak ini bagaimana kalau aku diculik?"


aku:"kakak tidak peduli ayo pulang"


kami berdua segera pulang karena cuaca sangat panas kami harus benar benar bergegas pulang.


"brem bremmm chittttt" suara mobil yang mengerem.


Jayp:"wah kebetulan sekali ketemu lagi ayo naik cuaca sangat panas rumah mu masih jauhkan ayo pulang bareng!"


aku dan adikku akhirnya ikut karena ada Jay yang bersedia mengantar kami."ahh... sial kalau seperti ini terus bisa baper nih huaaaa!!!! nggak nggak " gumamku dengan pikiran kacau.


aku:"ah tidak tidak sebenarnya aku.... tidak begitu cantik ehem... tapi setidaknya aku lebih unggul sedikit dari adik ku"jawabku percaya diri.


Jay:" haha baiklah eummm sudah sampai"


aku :"terimakasih Jay"


segera cepetan masuk...


Jay:"aduhhh aku lupa minta nomor hp nya"menyesal.


ayah:"wah ada laki laki tampan siapa itu Rima? pacarmu ya haha ayah nggak percaya ternyata kamu laku juga khkhkh"mengejek dan tertawa jahat. "ayahhh" dipikiran ku memanggil ayah dengan penuh gairah ingin melampiaskan kemarahan.

__ADS_1


Jay turun dari mobil segera berlari menghampiri ayah dan langsung berjabat tangan.


Jay:"halo om sudah lama tidak bertemu bagaimana kabarnya?"


ayah:"eo? kita pernah bertemu?"


Jay :"om... aku Jay anak dari ibu Ririn dulu aku sering kerumah om untuk belajar bareng sama Rima waktu SMA"


ayah:"oh hahaha aku ingat wahhh kau tumbuh besar dan tampan ya"kata ayah sambil menepuk nepuk pundak Jay.


aku:"ayah sudah berbincang nya ayo masuk saja"


semuanya segera memasuki ruangan tapi ayah masih terus menerus melempar pertanyaan kepada Jay maafkan ayah ku Jay.


aku:"ayah ternyata pemilik restoran itu Jay Lo"kagum kagum.


ayah:"wahhh kamu hebat kamu masih muda pintar berusaha ya haha"


Jay:"a...tidak om sebenarnya aku ingin menikah muda jadi eummm aku hanya ingin menabung dan lebih mandiri"malu malu.


ayah:"wahhh Jay pemikiran mu dewasa sekali, sudah ada calon istrinya?"


saat ayah menanyakan hal ini aura aura ditubuh ku jadi panas panas.


Jay:"haha sebenarnya kalau untuk calon istri belum ada hehe"menggaruk kepala sambil nyengir.


ayah:"wahh kalau gitu Rima daftar boleh nggak khkhkh?"


aku:"what?"menahan amarah menahan emosi menahan malu campur campur.

__ADS_1


Jay:"eumm.... boleh".


pingsan aku pingsan Jay ......


__ADS_2