
aku dan Jay pun bergegas keluar dari toko saat itu, Jay berlari menuju pintu mobil dan membukakan pintunya untuk ku.
Jay:"ayo cepat masuk" perintah Jay dengan senyum lebar
Aku:"tidak aku akan pulang sendiri aku sudah pesan taksi kok"
Jay:"serius ? kamu nggak bohong kan?"
Aku:"iya beneran"
Jay:"ya oke aku tunggu sampai taksinya datang"
Aku:" ehh ngapain? nggak usah nggak papa"
Jay:"kan ketahuan bohongnya udah ayo masuk cepat aku juga mau silaturahmi sama om Damar."ujar Jay sambil menarik tangan Mira.
aku dan Jay pun pergi pulang bersama tapi tiba tiba Aku mengejutkan Jay saat itu.
Aku:"eh eh tunggu bentar"
Jay pun menghentikan laju mobilnya
"chitttttt"
Jay:"kenapa Mir Astaghfirullah kamu mengagetkan aku"
Aku:" mundur dikit dong ketutup tiang tuh nggak keliatan"
Jay:"nyari siapa sih?" tanya Jay sambil memundurkan mobilnya.
Aku:" bentar bentar tunggu sini dulu ya"
__ADS_1
Aku keluar dari mobil kemudian berlari kearah sebuah toserba dan Jay pun juga mengikuti ku dari belakang.
Jay:"apa cari apa ? toko ini tutup ayok kita cari di toko lain aja" ujar Jay dengan membalikan badan.
Aku:"tadi aku liat orang disini kehujanan tapi kok nggak ada ya"
Jay :" siapa? kamu kenal?"
Aku:"ngga sih tapi familiar mukanya ehhh tapi benar tadi ada orang disini aku nggak mungkin salah liat , kamu percayakan?"
Jay:" iya kalau gitu kita pulang sekarang aja"
Aku:" a.... yaudah ayokkkk"
sesampainya di rumah Aku langsung menuju ke kamar tanpa mempersilahkan Jay untuk masuk disaat itu Jay merasa bahwa ada hal yang aneh dengan ku. Saat Jay ingin pergi tiba tiba ayah memanggilnya.
ayah:" wah Mr Jay haha kenapa buru buru ayo kesini kita makan bersama dulu"
ayah:"jangan sungkan di enakin aja, maaf Jay Mira nya belum pulang jadi kita makan bertiga aja ya"
Jay:" maaf tapi om tadi Mira baru aja masuk rumah terburu buru tadi, eummm lagi pun tadi Mira juga lewat di depan om"
ayah :" eh maaf om ngga tau, udah sini masuk dulu " ujar ayah sambil menepuk pundak jay.
"jedorrr jedorrrr" suara ketukan dari jendela dan membukanya
"woy Mira buka jangan rebahan terus woyyy"
aku pun bergegas menghampiri jendela itu
"siapa woyy woyy"
__ADS_1
"gue"ada suara tapi tak ada wujud. Aku pun bingung tapi aku tidak terlalu memperdulikan nya.
"tok tokkk" suara ketukan dari pintu.
Aku:"adohhhh siapa lagi sih ini siapa disana?"
ayah:"ayah ni buka pintunya ngapa ,kamu nih ada tamu malah dicuekin temenin itu si Jay kasihan"
Aku :" haishhh suruh pulang aja yah aku males bangun lagi dari ranjang dah nempel nih tubuh yah nggak bisa di ganggu gugat"
ayah:"cepet keluar apa ayah dobrak nih pintu"
aku keluar dari kamar dan menuju ruang tamu dan menghampiri Jay .
Aku:"ehemmm khkhkhkssss adohhh keselek"
Jay:"ini nih air minum minum kamu tersedak apa"
Aku:"meteor"
Aku:"iya kali meteor ya luudahhhh lah" jawab ku dengan ekspresi menyebalkan.
Aku:"ayahhh adek mana?"
ayah:"sudah tidur dari tadi dia , mungkin kecapek an"
Aku:"oh iya Jay terimakasih tumpangannya kamu kenapa masih disini coba? dah malam Lo"
ayah:"ahaha si bego ini" ujar ayah sambil mengibaskan lap tangan ke wajah ku.
Aku:"sakit tau yah bau lagi"
__ADS_1
ayah:"besok besok jemput lagi ya nak Jay hitung hitung tumpangan gratis buat Mira ehehe jadi om bisa irit.