Hutan Senja

Hutan Senja
EPISODE 6


__ADS_3

Aku menarik nafas perlahan-lahan sambil memikirkan apa yang harus aku lakukan saat itu. Yang aku pikirkan saat itu adalah dimana aku harus mencari sebuah pekerjaan yang benar benar harus ku dapatkan dengan cepat.


Aku merasa aku sudah begitu pusing untuk memikirkan kan itu aku melentangkan tubuhku sejenak dikasur dan menjernihkan pikiran ku. Namun, aku belum mendapatkan ide apapun aku memikirkan masalah itu nanti dan yang harus aku lakukan sekarang adalah aku menyiapkan berkas berkas untuk melamar pekerjaan aku menuju keruang belajar dan langsung membuka laptopku.


Akhirnya dokumennya sudah lengkap aku bisa sedikit tenang.


ayah:"Mir Mira!! ayah sudah pulang nih mana makanannya ayah lapar "


aku:"oh iya aku lupa yah bentar yah."


setelah itu,


aku:"emmm.... ayah badan ayah capek ya nanti aku pijitin ya"


ayah:"wahh anak ayah perhatian sekali baiklah boleh tapi nanti sekarang kita makan dulu, ee... ngomong ngomong adik mu mana?"


aku:"eee.... tadi kayanya lagi belajar bentar ya yah"


aku berlari menuju kamar adikku.


aku:"dek kamu mau makan nggak cepetan ayo"


adik:"iya kak bentar lagi main nih" sambil membawa boneka

__ADS_1


aku:"wah boneka baru tuh tapi serem yah hahaha"


adik:"hihi iya kak baguskan"


kami berdua menuju ruang makan kami makan dengan lahap sekali hari itu sampai semua makanan tang kubuat habis tanpa sisa aku benar benar sangat bahagia.


aku:"eum ayah , ayah jangan bekerja terlalu keras ya aku bakalan bantu ayah kok aku mau cari kerjaan buat biaya kuliah aku sama sekolah adek ayah jangan pikirin aku bakalan usahain itu."


ayah yang tadinya menonton TV kemudian mematikannya dan menatap ku.


ayah:"apa maksudmu nak? ayah baik baik saja"


aku:"ayah berhentilah berbohong jika ayah lelah ayah jangan bekerja dan beristirahatlah aku ingin aku ingin bisa membantu ayah bukan merepotkan ayah."


aku:"ayah tenang saja aku akan mencari pekerjaan yang non full day jadi aku masih bisa kuliah ayah percayalah padaku" jawabku memohon.


ayah mengiyakan itu semua dan akhirnya aku bisa sedikit lebih lega mendengar itu. keesokan harinya aku berkeliling Keliling kota untuk mencari pekerjaan hampir Sengah hari aku mencari tapi tidak ada yang cocok denganku. Namun tiba tiba seseorang memanggilku dari belakang "Heii.... wah sedang apa kau disini?" seseorang dengan tubuh tinggi dan tampan dengan memegang tas ditangannya seperti baru saja belanja dari mall.


aku:"Roy??? hahaha wahhh kamu berubah drastis ya " ucapku sambil mengejek.


Roy:"haha ternyata kamu masih mengenalku"


aku:"aku tidak akan melupakan mu dulu kamu musuhku untuk mendapatkan rangking kelas hahaha wah perubahan yang sangat drastis dulu kamu begitu culun tapi lihat dirimu sekarang kamu lebih berkharisma benar benar salut" ungkap ku terkagum kagum.

__ADS_1


Roy:"haha ini semua karena dulu kamu sering mengejek ku terimakasih atas ejekanmu ini membuatku lebih bersemangat untuk membawaku ke perubahan ku yang sekarang"


aku:"ckckck ..... maaf untuk itu "


Roy:"ee... ngomong ngomong sedang apa disini?"


aku:"ee... sebenarnya aku ingin melamar pekerjaan tapi belum ada yang tepat untukku aku jadi bingung."


Roy :"ooo.... kebetulan aku butuh karyawan di toko ku apa kamu mau bekerja ditoko ku aku percaya kamu pasti amanah"


aku:"tapi Roy aku merasa tidak enak padamu"


Roy:"kenapa?tentang masa lalu sudah biarkan saja anggap ini balasbudi ku karena kamu aku jadi seperti ini sekarang"


aku:"aku benar benar tidak tahu hatimu terbuat dari apa kamu sangat baik Roy "


Roy:" hahaha ya sudahlah eum ..... kamu bisa bekerja mulai besok, boleh aku minta nomor handphone mu?aku akan mengirim alamat toko ku"


aku:"benarkah ?terimakasih Roy " aku segera memberikan nomor ponsel ku.


Roy:"sampai jumpa besok dada...." Roy melambaikan tangannya pada ku.


Aku sangat senang saat itu, aku bergegas untuk pulang dan memberitahukan ini kepada ayahku.

__ADS_1


__ADS_2