
dimalam harinya pak Wijaya lagi dudu di ruang tamu sambil main game kesukaan dia, tiba - Tiba buk Dita datang menanyakan tentang Irham yang tiba - tiba ingin kawin.
" pa, apa yang papa katakan kepada Irham, sampai - sampai Irham ingin menikahi alisa." kata buk Dita.
sebelum di jawab pak Wijaya, Irham langsung datang dengan tiba -tiba menjawab pertanyaan mamanya kepada papanya.
" bukan sama Alisa ma" kata Irham
" jadi sama siapa?" kata buk Dita dengan mukak bingungnya.
sebelum Irham menjawab pertanyaan ibuknya, Irham melirik ke arah papanya. padahal pak Wijaya sudah tau siapa yang dilamar oleh anaknya itu, tapi dia pura - pura tidak tau, pak Wijaya masih diam saja.
"bukan dengan Alisa tapi dengan Mira, Mira Az-Zahra." jawab irham
setah mendengar jawaban Irham pak Wijaya hanya mengangguk angguk saja, tidak memberikan komentar apa pun.
tetapi buk Dita sangat kebingungan dengan jawaban Irham, karna buk Dita tidak kenal sama wanita itu.
" hah siapa Mira?" kata buk Dita
" anak siapa Mira itu?
__ADS_1
" tinggal dimana dia?
" keluarganya baik enggak?
" kenapa saya tidak tau hah?
kata buk Dita dengan banyak pertanyaan, tetapi pak Wijaya tidak memperdulikan pertanyaan istrinya, dia sibuk dengan game nya.
keesokan harinya Irham dan Mira bertemu di samping danau pinggiran kota, dan Mira pun sangat marah dengan perlakuan si irham. karna merasa tidak dihargai.
" hai kenapa kau buat aku seperti ini hah" kata Mira dengan marahnya
lalu Irham tidak menjawab pertanyaan mira, dia hanya berdiri diam saja, sampai - sampai Mira menarikkan nafas nya.
" ok, kalok gitu mana 20jt aku hah?. ada kau Bawak tidak kan. lain kali datang beri salam, percuma pakai kerudung kalok adab pun tidak ada" kata Irham
" hei sekarang kau ngomong tentang adab, perlu kah aku ngucap kan salam sama orang sombong seperti kau" kata Mira
" hah aku kau bilang sombong. terus dengan tingkah kau seperti itu kau kira bagus. kalok ngomong itu pakai otak." kata Irham
" eh hai hello aku Karena pakek otak lah makanya aku datang kati jumapain kau." kata Amira dengan kesalnya
__ADS_1
Irham diam saja dengan mukak ketat dia.
" hai lihat akulah, aku ngomong dengan kau ni" kata Mira
" dari pada aku lihat kau, mending aku lihat pohon itu aja" kaya Irham..
kemudian keduanya pun terdiam sejenak.
" ngomong ajalah, apa yang mau kau katakan, aku belum budek lagi, akan ku dengarkan" kata Irham
"saya mau mintam tambah waktu sebulan aja lagi, uang nya baru ada 10 JT masih, sisanya tinggu saya gajian, santik setelah gajian saya langsung bayar semuanya" kata Mira
Irham diam saja, tanpa menjawab apa pun, lalu Mira replek memegang tanganya Irham meminta Mohon.
" ayolah, beri saya waktu sebulan lagi, jangan datang melamar saya, saya mohon🙏, jangan kau buat aku seperti ini." kata Mira sambil merengek.
" sudah terlambat, Mira Az-Zahra ku sayang kata Irham.
langsung meninggalkan Mira, yang lagi kesal, karna permintaan dia tidak di kabulkan Irham.
Irham harus menikahi Mira, karna kalok tidak Irham tidak akan mendapatkan warisan dari papanya. pak Wijaya mengancam Irham, warisannya akan di berikan ke pada sepupunya.
__ADS_1
BERSAMBUNG.....