
"cobalah ditelpon buk" kata pak Rian sambil menyalakan motornya yang mau digunakan. rupanya motornya pak Rian tidak mau nyala, sampai -sampai pak Rian tidak jdi ke pasar. dan pak Rian pun langsung memperbaiki motornya sambil ngoceh kepada buk Azizah.
"apa ibuk sudah menelpon Mira" kata pak Rian
"belum pak" kata buk Mira
"trus untuk apa gunanya saya bayar tagihan telepon, kalok tidak ibuk gunakan, ayo sana telpon mira buk, tanyak kabar dia" kata pak Rian
"ia baik pak" kata buk Azizah
" ya sudah saya mau pergi dulu" Kata pak Rian, setelah selesai memperbaiki motornya.
kemudian ibuk Azizah pun masuk kedalam rumah, langsung mengambil telpon yang ada di atas meja. kemudian buk Azizah memencet nomor handphone mira, langsung tersambung ke handphonenya Mira, tapi Mira tidak mengangkatnya, dan ibuk Mira pun semakin panik dan gelisah.
di tempat lain, setelah Mira mendengar handphonenya berdering dari luar mobil, ketika dia lagi berbicara dengan laki tampan itu.
"maafkan saya mas, karna berhenti mendadak" kata si Mira
"berhenti mendadak apanya? kamu tau enggak mobil aku lecet?, sini kamu liat dulu, kalok udah kayak gini siapa yang tanggung jawab?" kata Irham sambil emosi
__ADS_1
"angsuransi kan ada" kata Mira
"angsuransi tidak akan layan lah kalok lecet kecil seperti ini" kata Irham
"yaudah biar aku bayar aja kalok tidak parah gitu, kira2 berapa ya semua?" kata Mira dengan muka polosnya,
"heemmm 20 juta kmu ada?" kata Irham
"ok, hah" kata Mira sambil terkejut.
"kok mahal sekali, tidak masok akal lah, apaan ini 20juta cuman lecet sikit aja" kata Mira
"hei ini bukan mobil murah ya" dengan sombongnya Irham mengatakan nya, sambil dia gram kepada Mira
"mas saya tidak punya uang sebanyak itu sekarang, bisakah saya bayar nantik, pas saya sudah ada uang? kata Mira
"ok baik, boleh" kata Irham dengan mukak arogannya.
dan Mira pun berkata "mintak nomor telepon?"
__ADS_1
dan Irham pun mengambil kartu namanya dri saku jas yang dipakaikan ya.
kemudian Mira melihat kartu nma itu dan melirik ke arah Irham, "ok nantik saya telpon"kata Mira..dan Mirapun berbalik badan langsung berjalan kerah mobilnya,
kemudian Irham mengejarnya, seolah2 tidak puas dengan jawaban ya,
"bagai mana nantik jika kamu menipu aku?" kata Irham sambil mencegah mira
dengan sejenak Mira terdiam sambil berfikir, dia pun melihat ke dalam mobilnya, lalu dia ambil hanponya, kemudian memberikan kepada Irham untuk jaminan, kalau dia itu bertanggung jawab.
" nah buat jaminan" kata Mira, Irham pun mengambil handphone tanpa berkata apapu.
"baiklah saya akan pergi, sudah telat ni" kata Mira, kemudian Mira berkata lagi untuk meyakinkan kepada Irham "tapi selagi saya belum bayar, kamu jangan kotak Katik hanpone saya ya" kata Mira.
kemudian Irham pun mundur dri pintu mobil Mira tanpa mengatakan apa2 pun, lalu Mirapun masuk kedalam mobil, untuk mengendarai mobilnya, menuju kekantor tempat Mira berkerja.
setelah mobil Mira sudah pergi, kemudian Irham melepas kaca matanya sambil memandangi mobil Mira yang sudah berjalan, dan diapun tersenyum dengan sinis, kemudian melirik ke hanponenya Mira sambil berkata " jangan buat apa2 ya?" kata Irham.
dan Irham pun membalikan badanya kembali ke mobilnya. dan irhampun mengendarai mobilnya menuju kekantornya.
__ADS_1
bersambung......
maaf ya teman2 kalok ada salah ketik, tolong dong kritikbdan suaranya, maklum baru pertama nih😊😊