
"baiklah. pertandingan ke dua hari ke tiga dimulai"
ucap wasit.
lalu treoligth dalam sekejap melancarkan sihir petir ke arah rekaraisi dengan sangat cepat.
namun, serangan tersebut tak berguna karena dapat ditahan oleh barier sihir rekaraisi.
"eskantrel"
dalam sekejap rekaraisi membuat treoligth membeku dengan sihir es.
namun, treoligth berhasil menghancurkan es tersebut.
"boleh juga"
ucap rekaraisi.
"cih"
ucap treoligth.
"darktorils"
rekaraisi pun melancarkan serangan energi gelap telak ke treoligth yang membuat nya terpental ke luar arena dalam sekejap.
"pertandingan selesai. pemenangnya adalah rekaraisi"
ucap wasit.
lalu rekaraisi kembali ke tempat ciel.
"kau benar benar yang terkuat. sepertinya dia benar benar bukan apa apa bagi mu"
ucap ciel.
"ya"
ucap rekaraisi.
lalu. secara tak sengaja ciel melihat seseorang dengan jubah hitam disana.
"aku mau ke toilet dulu"
ucap ciel.
lalu ciel pun mengikuti orang tersebut secara diam diam.
__ADS_1
lalu ia pun sampai ke bagian bawah tanah dari arena kompetisi.
disana, terdapat banyak orang yang memakai jubah berwarna hitam di sana.
"treoligth dan litres seharusnya bisa menjadi juara kompetisi. dengan itu kita akan memanfaatkan mereka untuk sekte claus lebih mudah melakukan tindakan di kota ini dengan menggunakan reputasi mereka berdua"
ucap salah satu orang di sana.
"begitu ya. jadi mereka berdua adalah pion yang di gunakan dan di manfaatkan oleh sekte claus"
pikir ciel.
"cih. sepertinya aku harus membereskan masalah ini terlebih dahulu. menjengkelkan karena mereka aku harus meninggalkan kompetisi dan tidak akan menjadi juara"
pikir ciel.
kembali ke tempat rekaraisi dan olivier.
"baiklah sekarang adalah pertandingan ke tiga. claus olivier vs utsasuki ciel. pemenang akan mencapai final dan melawan rekaraisi"
ucap wasit.
"silakan bagi kedua petarung untuk turun ke arena"
ucap wasit.
namun ciel tak datang.
"bagi utsasuki ciel silakan turun ke arena pertandingan akan segera dimulai"
ucap wasit.
namun, ciel tak kunjung datang.
"baiklah. karena utsasuki ciel tak kunjung datang.claus olivier dinyatakan menang"
ucap wasit.
"sekarang final akan dimulai. rekaraisi vs claus olivier"
ucap wasit.
rekaraisi pun turun ke arena.
"pertandingan final dimulai"
ucap wasit.
__ADS_1
olivier pun dengan sekuat tenaga maju menyerang rekaraisi bertubi tubi.
namun tiap serangan nya tak berguna karena barier sihir rekaraisi.
"tidak berguna"
ucap rekaraisi lalu menendang olivier.
olivier pun terkena tendangan tersebut yang membuat nya terdorong ke belakang.
"ritle rigthness"
olivier melancarkan sihir petir ke segala arah.
namun lagi lagi itu tak dapat menembus barier milik rekaraisi.
"icetrels"
olivier mene tombak es dari langit yang sangat banyak dan sangat kuat sekaligus cepat. bahkan serangan itu mampu menembus barier sihir milik rekaraisi dan membuat nya sedikit terluka.
"reosrigh"
olivier membuat batu batuan raksasa yang ditembakan langsung ke arah rekaraisi.
yang mengenai rekaraisi secara telak dan memberi nya luka fatal.
"cih. serangan itu kuat aku bisa terluka sangat parah jika tak memakai sihir erkasirel"
pikir rekaraisi.
"aku akan mengakhiri ini"
ucap rekaraisi.
"getreligth"
sebuah bola petir yang sangat padat di tembakan ke arah olivier dengan kecepatan yang sangat tinggi.
bola petir tersebut mengenai olivier dan membuat nya pingsan seketika.
"pertandingan final berakhir. pemenang nya adalah rekaraisi"
ucap wasit.
"sekarang. aku telah menjadi juara, tapi kau sedang apa? dasar orang bodoh"
pikir rekaraisi.
__ADS_1