
hari hari seperti biasa dilalui oleh kuroba. tidak ada lagi hal hal menarik yang terjadi. tiap palajaran, apapun itu dia mampu menyelesaikan nya dengan sangat mudah. sehingga dia bosan dengan keseharian nya di sekolah.
walau dia tak pernah mendapat peringkat atas. bahkan 50 besar saja tidak. tapi, setidaknya bagi dirinya sendiri yang terpenting menyelesaikan tugas dan mendapat nilai yang cukup agar tak tinggal kelas atau remedial.
dia sedang berjalan menuju sekolah hari ini. setelah sampai, dia meletakan tas lalu keluar dari kelas. jam masuk masih lama jadi dia ingin pergi ke kantin.
"takoyaki satu"
ucap nya.
setelah mengambil makanan, dia duduk di salah satu kursi dan meletakkan makanannya di meja. seorang perempuan menghampirinya dan duduk di kursi depannya.
"seperti nya dia kehabisan tempat"
pikir kuroba.
tapi kuroba tak terlalu peduli dan tetap makan seperti biasa. setelah selesai dia berniat pergi.
"a-anu"
ucap gadis itu sembari menahan kuroba.
"ada apa?"
ucap kuroba.
"bisa kau ikut dengan ku sebentar?"
ucap nya.
"baiklah"
ucap kuroba walau dia cukup curiga.
setelah sampai, gadis itu mulai berbicara.
"aku belakangan ini selalu diterror oleh seseorang. dan dia bilang bahwa akan menangkapku hari inis saat pulang sekolah lewat sebuah surat"
ucap gadis tersebut.
"lalu apa hubungannya dengan ku"
pikir kuroba dengan bingung.
"jadi, bisakah kau menjaga ku saat pulang sekolah?"
ucap nya.
"baiklah"
ucap kuroba.
"lagi pula aku tidak ingin melakukan apapun sepulang sekolah jadi aku punya waktu luang"
__ADS_1
pikir kuroba.
"ngomong ngomong siapa namamu? nama ai hoshino"
ucap nya.
"kuroba makasi"
ucap kuroba.
"begitu ya, sampai jumpa saat pulang sekolah"
ucap ai lalu pergi darisana.
"memangnya siapa yang menerornya? seorang penguntit? dan juga kenapa dia menghampiri ku?"
pikir kuroba.
kuroba lalu pergi dari sana.
singkatnya sat pulang sekolah.
ai menghampiri kuroba di gerbang sekolah.
"baiklah ayo pergi"
ucap kuroba.
mereka pun berjalan pulang seperti biasa tanpa ada masalah yang terjadi.
ucap ai lalu masuk kesebuah gang kecil yang terdapat sebuah toko diluarnya.
dan ya, ketika dia masuk tiba tiba saja sebuah tangan menariknya.
kuroba pun masuk kedalan gang kecil itu
dia memasuki tempat dimana ai ditarik.
dan benar saja ai di sergap oleh sekumpulan orang.
"siapa itu"
ucap salah satu orang lalu berbalik untuk memeriksa.
tapi, kuroba sudah terlebih dahulu bersembunyi.
karena dirasa tak ada orang. penguntit itu dan sekelompok orang lainnya berniat untuk melanjutkan apa yang ingin mereka lakukan.
mereka mulai merobek baju ai dan berniat melakukan hal mesum padanya.
tapi, sebelum mereka benar benar melakukannya kuroba muncul sembari memegang ponsel yang sedang merekam mereka.
"hentikan itu atau kulaporkan vidio ini ke polisi agar kalian tertangkap"
__ADS_1
ucap kuroba.
"cih. hajar bocah itu sekarang juga"
ucap nya.
mereka kemudian maju untuk menghajar kuroba. namun, tentu saja kuroba jauh lebih kuat dari mereka semua. gang yang sempit juga menghuntungkan kuroba karena dia bisa menjepit mereka semua dan menjatuhkan mereka sekaligus. singkatnya mereka tak bebas bergerak di sana.
setelah menghajar mereka semua hingga pingsan. dia mendekati penguntit itu dan menendangkan hingga pingsan.
dia mendekati penguntit itu dan memukul nya sekali lagi dan akhirnya penguntit itu pingsan.
"baiklah semua nya sudah sel-"
ucap kuroba tapi sebelum dia menyelesaikan kata katanya. ternyata ai menusuk nya dari belakang
"bagus sekali. aku mendapat banyak keuntungan karena kau membuat banyak orang ini pingsan. aku akan mengambil semua yang kalian punya agar menjadi kaya"
ucap ai sembari tertawa.
tapi, saat dia melihat bagian tubuh kuroba yang dia tusuk.
ternyata tusukan nya ditahan oleh tangan kuroba. walau itu menusuk tangan nya hingga sangat dalam dan memberi rasa sakit yang sangat dalam. kuroba tetap menahan nya. karena ketakutan ai melepaskan tangan nya dari pisau itu.
kuroba mengangkat tanganya dan mencabut pisau tersebut dari tangannya.
sembari darah menetes dari tangan nya. dia menutup luka itu dengan baju nya yang dia robek.
"bagaimana mungkin? kau ini apa apaan"
ucap ai.
setelah itu. kuroba membuka baju nya dan mengambil handphone yang dia taruh dari bagian belakang bajunya. ya dia menaruh handphone itu di dalam saku baju nya dan membuat sedikit lubang agar handphone itu dapat merekam. sehingga tindakan ai yang menusuk nya dari belakang telah terekam.
ai sangat panik karena hal itu.
"dia panik? padahal itu hanya merekam nya sedang menusuk dan tak memperlihatkan diriku yang tertusuk"
pikir kuroba.
sesungguhnya kuroba tau kalau ini lah niat dari ai. dia memanfaatkan para pengintit lalu menggunakan kuroba untuk menghajar mereka semua. dan setelah itu dia akan menusuk kuroba dan mengambil semua barang barangnya.
sebelumnya, kuroba pergi ke uks dan menggunakan komputer guru yang ada disana. komputer itu memiliki data tiap siswa. kuroba mencari tau data milik ai dan mengetahui bahwa ai memiliki 5 adik.
selain itu, tak ada data yang memperlihatkan pekerjaan sampingan atau yang lain nya.
dia pergi ke alamat tempat tinggal ai dengan cara membolos saat pelajaran. dan dia menanyai adik dari ai. dan benar saja ai tak memiliki sebuah pekerjaan.
mereka tak memiliki orang tua atau siapapun yang dapat membiayai mereka.
jadi, kemungkinan dia bisa saja penipu atau semacamnya. yang pasti dia melakukan pekerjaan yang bisa merugikan orang lain. jadi kuroba mencoba memastikannya lebih dalam dengan menanyai siapa saja yang pernah berhubungan dengan ai.
dan semua orang itu, ternyata adalah korban pembunuhan yang tak terpecahkan. sehingga kuroba benar benar yakin dengan hal tersebut. bahwa ai adalah seorang penipu dan juga seorang pembunuh.
__ADS_1
dan beginilah hasilnya. pada akhirnya semua yang ai lakukan mencapai akhir seperti ini. segala jenis kejahatan akan menemui akhir nya. dan kejahatan itu terbongkar dan tertangkap basah begitu saja.
ai pun menangis karena sadar bahwa dia benar benar sudah gagal. dan dia akan dipenjara. dan ya, esok nya kuroba membawanya kekantor polisi dan ai pun ditangkap. tapi, walau begitu adik adiknya tetap hidup dengan aman. selama 5 tahun ai dipenjara. kuroba akan terus memberi uang pada adik adik ai agar mereka bisa hidup dengan berkecukupan. jika ada segala sesuatu yang mengganggu mereka makan akan langsung dia bereskan. dan pada akhirnya mereka hidup dengan aman, nyaman, dan juga tentram. walau rasa khawatir, rasa rindu, dan kesepian menyelimuti mereka karena ai telah di penjara. pada akhirnya mereka menerima hal itu.