
Aku terbangun di sebuah goa di atas bongkahan kristal merah yang menyala-nyala,aku berusaha untuk berdiri dan yah,aku merasa kakiku sangat kesulitan untuk menopang tubuhku,di sana juga kulihat banyak sekali kristal merah yang serupa dengan yang ada di tempatku terbangun berceceran.
Aku berjalan menyusuri goa dengan keadaan kepala yang sangat pusing entah karena apa.sewaktu berjalan kuraba tubuhku yang lemas dan aku sadar bahwa aku sedang menggunakan baju zirah dengan sebilah pedang di pinggang sebelah kiri,ku coba untuk mengingat-ingat lagi tentang kejadian yang terjadi sebelum aku tertidur di dalam gua ini.
"Ahhh" sakit. kepalaku terus berdenying jika aku ingin mencoba mengingat kejadian sebelum aku tertidur di goa ini.Tapi aku mendapat sedikit ingatan bahwa aku ternyata disegel oleh gadis berambut perak menyebalkan dan memiliki kekuatan yang hebat.Aku juga mengingat tentang namaku yang ternyata adalah Igneel.
sesampainya di pintu goa aku melihat bahwa pintu goa itu telah tertutup oleh bebatuan yang cukup besar,ku coba untuk mendorong batu itu tapi nihil,kutarik nafas dalam lalu dengan sekuat tenaga kutinju bebatuan yang menutupi goa.
"Drrrrr"bebatuan itu runtuh akibat tinju kuatku, mulut gua terbuka,aku keluar dari goa dengan sambutan dari sinar mentari yang bagitu indah.
...----------------...
__ADS_1
Kuberjalan tanpa tujuan hingga kulihat ada sebuah gerbang megah yang menjulang tinggi dengan tembok kokoh disekelilingnya,di atas tembok itu terdapat ratusan pemanah yang selalu siap meluncurkan anak panahnya kapanpun saat bahaya mengancam, selain itu juga terdapat dua orang penjaga gerbang yang tampak gagah perkasa
Saat ku hendak masuk aku dicegah oleh kedua penjaga gerbang itu
"Siapa kau?"tanya salah satu penjaga yang mencegahku untuk masuk
"Aku?"tanyaku sambil menoleh barangkali ada orang lain selain aku di sekitar sini
"Oh.... aku, emmm aku adalah Igneel"jawabku
"Hmmm Igneel,meski baju dalam yang jelek serta zirah kuno itu tapi namamu lumayan juga" ejek salah satu penjaga yang disusul oleh tawa dari penjaga satunya."Baiklah karena kami merasa kasihan padamu kami akan memperbolehkanmu untuk masuk ke dalam"jelas salah satu penjaga,"tapi sebelum itu taruhlah tanganmu di atas stone grade terlebih dahulu
__ADS_1
(Stone grade : adalah sebuah nama untuk batu yang dapat memeriksa seberapa besar kekuatan yang dimiliki seseorang dengan cara meletakan salah satu tangan diatasnya)
..." Level kekuatan : 130 "...
...Keahlian : Berpedang...
"Level 130"kedua penjaga itu lagi-lagi tertawa mengejeku saat melihat levelku yang muncul di stone grade itu adalah 130."Dasar lemah"ucap salah satu penjaga, "payah" tambah penjaga lainya.Makian,ejekan,serta hinaan terus mereka lontarkan dari mulut mereka kpadaku
Sebenarnya amarahku telah menggebu-gebu sejak tadi tapi aku tetap terus bersabar karena aky sendiri tak ingin membuat suatu tindakan yang dapat menimbulkan sebuah masalah, terlebih ini aku akan menuju kota yang baru saja ku datangi ini dan aku sendiri tidak tak tahu tentang apapun di kota ini
Aku pun masuk setelah penjaga itu mempersilahkanku untuk masuk menuju ke dalam kota."Ch penjaga sialan," umpatku dalam hati,bahkan saat aku telah memasuki kota kedua penjaga itu masih sempat-sempatnya mengejeku untuk yang kesekian kalinya
__ADS_1