Ini kisah Hidupku

Ini kisah Hidupku
Korban Pelecehan


__ADS_3

Dulu keluargaku sangat miskin, untuk bisa menonton tv saja harus lihat di saudara, dulu aku sering bermain di rumah pamanku bersama anaknya dan kedua sepupuku yang lain, aku tidak begitu ingat bagaimana awal kejadian itu, yang jelas pamanku melecehkanku saat itu.


Hari itu aku bermain bersama sepupu-sepupuku, tiba-tiba mereka meninggalkanku bersama pamanku, hanya berdua, di situ awalnya tidak ada yang aneh, sampai pamanku tiba-tiba menggerayangi tubuhku, aku yang masih kelas 2 sd belum tahu apapun dan tidak menyimpan rasa curiga.


Bukan hanya dia tapi ada satu lagi pamanku yang juga melecehkanku, saat itu aku sering menginap di rumah bibiku hanya sekedar untuk bisa menonton tv.


Setip malam aku selalu merasa ada yang aneh dengan wajahku, seerti lengket dan kaku, aku mengira mungkin itu efek bangun tidur, tapi aku merasa kaget saat aku mengetahui bahwa pamanku selalu mencium wajahku ketika aku tertidur.

__ADS_1


Aku tidak merasa curiga dan mengira bahwa itu bentuk kasih sayang seorang paman terhadap keponakannya, karena pamanku memang tidak memiliki anak perempuan.


Kenyataannya jauh berbeda dari apa yang aku prediksi, setiap aku menginap di rumah bibi, paman selalu menciumiku, aku mulai merasa tidk nyaman dan ketakutan.


Apalagi pernah suatu malam aku menginap dan bibi menyuruh paman tidur bersamaku sekedar untuk menemaniku, tapi amanku malah melakukan hal yang benar-benar tidk senonoh dia bahkan tega dan berani memegang alat vitalku.


Aku kira kejadian itu tidak akan terulang kembali, tapi kenyataannya tidak bahkan setiap menginap di rumah bibi aku selalu menghindarinya tapi dia selalu berusaha untuk mendekatiku, malam itu tetangga kami meninggal bibiku pergi untuk melayad dan aku di rumah bibi hanya berdua bersama pamanku, aku bersembunyi di kamar untuk menghindarinya dan dia malah mendekatiku, jelas aku langsung pergi keluar, padahal keadaan di luar sangat gelap, aku menghindari interaksi bersamanya, namun dia sudah mulai curiga dengan aku yang sudah mulai menghindar dia berkata kepadaku " Jangan takut, paman cuma menyayangimu, jangan takut di perkosa".

__ADS_1


Cih alasan kelasik bukan, nyatanya di sudah tega melecehkanku, dan membuat aku merasa bahwa diriku sudah kotor dan tidak akan di terima lagi oleh siapapun.


Beranjak kelas 5 sd aku sudah tidak pernah lagi menginap di rumah bibiku, karena aku sadar bahwa amanku akan terus melecehkanku jika aku ada di dekatnya.


Aku membencinya sampai sekarang, karena dua kejadian pelecehan itu aku hidup dalam ketakutan, dan tidak memiliki kepercayaan diri lagi sampai sekarang.


Kini saat usiaku 19 tahun aku meragukan kesucian diriku sendiri, apakah aku telah kotor aku tidak tahu, aku juga tidak berani melaporkan kejadian lelecehan itu kepada kedua orang tuaku, karena aku takut keliarga bibiku hancir jika mengetahui kelakuan pamanku itu, aku juga malu jika orang lain mengetahui kejadian ini, selama 10 tahun aku memendam keresahan ini, mungkin smpai kapanpun aku tidak akan pernah berani mengungkapkan masalah ini kepada keluargaku, aku benci dua pamanku, aku benci diriku sendiri, dan meras sudah benar-benar dalam kehancuran.

__ADS_1


__ADS_2