
....pagi hari di rumah myka...
myka sedang sarapan bersama mama dan papanya. ia sudah rapi mengenakan seragam abu-abunya dengan rambut di gerai sebahu dan make up tipis. selesai sarapan myka pamit pada kedua orang tuanya dan bergegas mengendarai mobilnya menuju sekolah.
sepanjang perjalanan myka memutar lagu blackpink group kpop idolanya dan sesekali ikut menyanyikannya. tak lama kemudian mobil myka sudah melewati gerbang sekolah dan terparkir dengan mulus. bertepatan dengan myka yang keluar dari mobil bel masuk pun berbunyi. myka pun bergegas menuju ke kelasnya dengan berlari.
saat melewati koridor kelas IPS tak sengaja myka menabrak seseorang cukup keras hingga tubuhnya ambruk ke lantai. "aawwww" pekik myka sambil meringis mengusap jidatnya. masih dalam posisi terduduk di lantai sebuah tangan menjulur ke arahnya.
"sorry.. gue gak sengaja" ucap orang tersebut sambil membantu myka berdiri.
"iyaah gak papa.. gue juga salah lari gak lihat-lihat ada orang lewat" jawab myka sambil merapikan seragamnya yang cukup kotor terkena debu. saat ia mengangkat wajahnya mata keduanya saling bertemu membuat myka jadi salah tingkah.
"kening lo merah.. lo pasti pusing banget tuh. gue anterin ke uks yah" tawar fariz hendak menyentuh kening myka. namun myka refleks menghindar membuat keduanya terlihat canggung.
"udah gak papa. gue mau langsung ke kelas aja. udah telat nih" pamit myka dan bergegas ke kelasnya. fariz hanya tersenyum memandang punggung gadis di depannya yang mulai menjauh.
✒✒✒✒✒✒
fariz muhammad. anak kelas XI IPS 1 salah satu mantan pacar myka. mereka berada di kelas yang sama saat kelas X. hubungan mereka terjalin kurang lebih selama 6 bulan. berawal dari teman curhat fariz memberanikan diri menembak myka. karena sudah merasa nyaman dengan fariz myka pun menerimanya. namun pada akhirnya mereka mengakhiri hubungan karena merasa kurang nyaman pacaran dengan teman kelas. hal itu membuat mereka jadi canggung dan berbeda saat mereka masih menjadi teman curhat. setelah putus pun mereka tetap berteman namun tidak seakrab dulu hingga akhirnya mereka pisah kelas saat naik kelas XI.
✒✒✒✒✒✒✒✒
untung saja belum ada guru yang masuk ke kelas XI IPA 1 . myka pun dapat bernapas lega setelah sebelumnya ngos-ngosan karena berlari dari parkiran ke kelasnya takut terlambat. myka langsung menuju ke bangkunya meletakan ransel di meja da mendudukan dirinya di bangku.
"tumben lo telat" ucap ika dan myka hanya berdehem membalas perkataan ika.
__ADS_1
"ehh lo pake blush on sampe ke jidat yah?? merah banget lagi" kata ika lagi sambil menunjuk ke arah kening myka.
"iya kali gue pake blush on ampe ke jidat. orang gue cuma pake bedak tabur sama pelembab bibir doang" bantah mika sambil memanyunkan bibirnya.
"ehhh si markonah.. trus itu apaan merah\-merah gitu???"
myka pun menceritakan kejadian yang menimpanya tadi pagi kepada ika. tak sadar ada seseorang yang duduk di belakangnya ikut mendengarkan.
"aaaah ciieee... ciiieee... ciiieeee.. nabrak mantan pagi-pagi... mimpi apa lo semalam.. apa jangan-jangan lo sengaja yaaah.." ucap arjun tiba-tiba yang membuat myka kaget dan langsung menoleh ke arahnya.
"ehhh kudaa... nguping lo yaaa.. maen nyahut aja" balas myka.
arjun yang memang sudah sekelas dengan myka dari kelas X juga tahu mengenai hubungan antara myka dan fariz. bahkan sebelum menerima fariz, myka sudah meminta pendapat dari febry dan arjun sebagai sahabatnya. setiap ada cowo yang ingin mendekati myka pasti diketahui oleh arjun dan febry. dan mereka yang akan menyeleksi pria-pria yang ingin menjadi lacar myka.
"lo pernah pacaran sama si fariz ?? anak IPS 1 itu yah??" tanya ika yang hanya di balas anggukan oleh myka.
yaaap !! S E N J A T A
sebuah tongkat sepanjang 50 cm terbuat dari plastik padat. silahkan anda bayangkan rasanya benda itu mendarat di buku jari-jari tangan yang diayun sepenuh tenaga. INGAT !!! tenaga laki-laki dewasa
myka dkk masih dalam posisi duduk tegap dan tenang tak berani menoleh kiri kanan. pak lorens sudah duduk di kursinya. ia menatap para murid satu persatu dengan tatapan tajam tanpa senyum. suasana kelas masih hening hingga tiba-tiba.......
"heyy !!!! kamu yang duduk paling belakang" bentak pak lorens sambil menunjuk seseorang. murid yang duduk dideretan belakang hanya menunduk sedangkan yang lainnya masih dalam posisi yang sama enggan untuk menggerakan tubuh mereka.
febry nampak pucat dan mulai berkeringat saat jari telunjuk pak lorens mengarah tepat ke wajahnya. ia menelan ludahnya dengan kasar namun matanya tak berani menatap pak lorens.
__ADS_1
"kamu tahu apa kesalahanmu??" tanya pak lorens. febry hanya diam bingung ingin menjawab apa.
"saya paling tidak suka ada orang yang duduk sambil menggoyangkan kakinya. apalagi itu seorang murid. hal itu sangat tidak sopan apalagi ada guru yang sedang duduk di hadapan kalian. bahkan saya pun yang lebih hebat dari kamu semua tidak pernah menggoyangkan kaki saya ketika sedang duduk" jelas pak lorens dengan menekankan setiap katanya.
"kamu pikir saya tidak lihat kamu menggoyangkan kaki tadi. meskipun kamu duduk paling belakang saya bisa melihat bahu kamu bergerak-gerak menandakan kamu sedang menggoyangkan kakimu" jelas pak lorens lagi.
bagi pak lorens sopan santun adalah hal utama yang harus di ajarkan kepada muridnya. sekecil apapun tindakan siswa yang menurutnya kurang ajar akan langsung ia perbaiki dengan cara yang sedikit keras.
pak lorens memang terkenal sebagai guru terkejam di sekolah myka. bahkan para sesepuh yang sudah lulus puluhan tahun yang lalu pun mengakuinya. namun dengan didikan yang keras itu mampu menghasilkan lulusan yang sukses dan beretika. saat acara reunian pun pak lorens menjadi salah satu guru yang sangat dikenang oleh para alumni dan paling di hormati.
setelah puas berceramah dan marah-marah yang memakan waktu hampir setengah jam, pak lorens pun melanjutkan dengan mengajar matematika. waktu yang dijadwalkan 3 jam. namun bagi myka dan murid lainnya dirasa sudah hampir 5 jam bel tak kunjung berbunyi. para siswa mengikuti KBM dengan suasana kelas yang hening dan dengan posisi duduk yang sama dari awal pak lorens masuk.
drrrttt... drrrtttt.... ddrrrtttt
bel istirahat pun berbunyi. siswa kelas XI IPA 1 yang biasanya akan langsung berhambur keluar kelas namun sekarang masih tetap diam tak bergeming. hingga pak lorens keluar kelas dan dirasa sudah jauh dari kelas barulah para siswa dapat bernapas dengan lega sambil meregangkan otot tubuhnya yang kaki. tak sedikit yang menghembuskan napas dengan kasar dan sedikit berteriak mengeluarkan beban yang menindih kepala mereka.
"demii dewaaa... yang tadi itu reinkarnasi dari hitler yah??" tanya rista dengan suara cemprengnya sambil memegang dadanya yang terasa jantungnya berdetak tak karuan
"ika... woeee... kesambet ya lo ??" tanya myka sambil mengguncang bahu ika. karena setelah pak lorens keluar dari kelas ika masih bengong dengan tatapan kosong. membuat myka ngeri melihatnya.
"sabaaar... gue lagi ngumpulin nyawa gue dulu" jawab ika sambil mulutnya komat\-kamit entah doa apa yang diucapkannya.
ini bukan lebay yaah gaeeesss... tapi memang begitulah keadaannya setelah selesai pelajaran matematika. baik fisik maupun mental akan terkuras habis. tapi terbayarkan dengan cara mengajar pak lorens yang mudah dipahami oleh para siswa.
✒✒✒✒✒✒
__ADS_1
karena waktu istirahat tinggal sedikit, myka dan teman-temannya pun malas untuk pergi ke kantin. mereka hanya duduk di dalam kelas sambil bercanda dan yang lainnya mulai membentuk kubunya masing-masing untuk ngegibah. ada juga yang pergi berkunjung ke kelas sebelah entah itu untuk menemui temannya atau ingin ngapelin pacarnya.