
"Sepertinya aku meremehkan mu" Jawab wanita itu
Kemudian wanita itu mengaktifkan "[skill : cristal armor]"
Seketika dia terlihat memakai haori cristal yang sangat kuat
Kemudian dia melesat ke arah hideki dengan sangat cepat
Lalu hideki pun menangkis dengan pedang namun pedangnya patah
Dia lalu menginjakan udara dan berdiri diatas langit
Melihat hal itu wanita itu mengeluarkan Ratusan jarum cristal yg mengarah ke hideki
Lalu hideki mengaktifkan dua skill sekaligus yaitu [boost barier attack] + [badai petir]
Kemudian dia meninju kearah jarum jarum itu lalu dari tinjunya muncul sebuah badai besar
Badai itu mengembalikan jarum jarum cristal tersebut dan menghempas nya dengan tornado
Wanita itu tak sempat menghindar sehingga dia terhempas oleh tornado dan terkena serangannya sendiri
Wanita itu terkapar di tanah dengan darah di tanah
Pria itu mau menghabisi nya namun ketika ditengah perjalanan
Tiba tiba seorang wanita berjubah hitam
Dan dalam sekejab mereka menghilang
"Begitu ya teleportasi? " Jawab pria itu lalu dia turun ke tanah
"Level meningkat, skill baru didapatkan," Ucap suara yang selalu datang itu
"Begitu ya? Status"
Nama: hideki eiji
Ras:manusia
Skill: identifikasi, boost barier attack, badai petir, platinum saber
Level:721
"Platinum saber? Oh pedang tadi ya? " Jawab pria itu
"Pertanyaan apakah anda ingin menggabungkan skil?" Tanya suara itu
"Boleh kurasa itu itu membantu" Jawab pria itu
"Penggabungan antara skill boost barier attack dan badai petir menghasilkan skill [tornado impact],"
"Oh ya? Status.."
Nama : hideki eiji
Ras : manusia
Skill:identifikasi, tornado impact, platinum saber
Level:745
"Begitu ya ? Tak hanya mempersingkat skill tapi juga menambah level"
"Tapi yang lebih penting adalah membangun castle"
Kemudian dia meletakkan tangannya ke gua tadi dan mengeluarkan
"Sihir batu: istana" Seketika gua itu menjadi istana yang sangat besar
Kemudian pria itu memasuki istana tersebut
[Didalam istana, lorong]
"Sebenarnya ada yang ingin ku tanya kan sebenarnya kau ini apa? " Tanya pria itu sambil berjalan
"Aku? Aku adalah sebuah sistem" Jawab suara tersebut
"Bukan kah seharusnya sistem tak bisa berbicara? " Tanya pria itu
"Itu benar seharusnya memang begitu tapi karena kau memiliki skill identifikasi semuanya menjadi mungkin" Jawab suara itu
__ADS_1
"Kalau begitu mulai sekarang aku memanggil mu iden-san bagaimana? " Tanya pria itu
"Dimengerti" Jawab iden
[Di sebuah castle kecil dihutan yang sama]
"Bahkan highnies yang kubanggakan kalah sepertinya memang harus ak sendiri yang membersihkan ini"
Ucap seorang wanita yang duduk disinggasana dia bertanduk tapi dalam bentuk siluet
Highnies cuman menundukkan kepalanya dan diam
"Tapi yang muli-" Sebelum dia menyelesaikan kalimatnya sebuah gelas melewatinya
Gelas itu mengenai dinding dan hancur "siapa? Yang menyuruhmu berbicara? "
Tanya wanita bertanduk itu "maafkan saya yang mulia" Jawab wanita itu dengan
Udara disekitarnya memberat dan memberikan tekanan hingga pinjakannya retak
Tiba tiba muncul seorang Ksatria dengan armor lengkap yang bertekuk lalu melapor
"Siapa yang membiarkan mu masuk? " Jawab wanita itu
"Maafkan saya yang mulia tapi ini genting" Jawab pria itu
"Apa? Langsung ke intinya saja" Jawab wanita itu dengan nada kesal
"Ditengah hutan ada yang membangun istana besar yang mulia" Jawab pria itu
"Apa? Siapa yang memberinya izin untuk mendirikan istana disana? " Jawab wanita bertanduk itu
Tekanan tadi semakin kuat sehingga dinding castle yang batu retak
[Di belakang istana]
"Iden-san kenapa aku tak merasa lapar? Padahal aku sudah berhari hari tak makan? " Tanya hideki
"Itu karena tubuh anda berbeda dari manusia pada umumnya"
"Berbeda? Apa itu? " Jawab pria itu
"Anda mempunyai ketahanan terhadap kelaparan anda bisa bertahan 2 bulan tanpa makanan"
"Ngomongin soal makanan iden-san bagaimana cara mendapatkan benih? " Tanya pria itu
"Anda bisa menggunakan sihir alam untuk mendapatkan benih" Jawab iden
"Begitu ya?[ Sihir alam :benih tomat]" Seketika muncul benih tomat ditangannya
Lalu pria itu membuat lahan agar bisa bertani dan bersawah lahan itu terbagi menjadi 4 kotak
Dan dibatasi oleh jalan yang berbentuk +
Dia kemudian memasukan benih benih benih
Lalu dia selesai menanam tiba tiba dia terkejut dan melebarkan matanya dan dia berkeringat dingin
"Apa itu? Kalau dia kesini istana dan lahan ku bisa hancur" Gumam pria itu
Kemudian dia dengan cepat berlari ke arah aura tadi
Aura itu dipancarkan oleh seorang wanita berambut putih dengan mata emas serta memegang sebuah kipas
Ketika tiba di aura tersebut dia terkejut"ehhhh? Anak kecil " Katanya
"Tidak sopan! Mau dibunuh ya? " Ucap anak kecil itu dengan tatapan sinis
"Siapa kau? Apa mau mu? " Tanya hideki
"Aku adalah kitsune watabi pemilik hutan ini" Jawab anak itu sambil mengibaskan kipasnya
"Jadi kau disini ingin memusnahkan ku ya? " Tanya hideki
"Yeah, kurang lebih begitu ,aku tak suka basa basi langsung mulai saja" Jawab wanita itu
" Kemudian hideki menggunakan [skill: identifikasi]"
Nama:kitsune watabi
Ras:kyubi lord
__ADS_1
Skill:-
Level: 10,320
Kemudian wanita itu mengibaskan kipas nya ke arah hideki
Sebuah badai ice muncul dari kibasan itu yang membuat hideki terpental
Hideki yang terpental pun berdiri dan bergumam "apa apaan wanita ini? Skill nya tak terlihat?"
Melihat hal itu watabi sedikit terkesan dan berkata "ak tak menyangka kau dapat menahan serangan ku"
"Sepertinya aku meremehkan mu ak akan mengeluarkan 20 persen kekuatan ku jangan sampai mati" Ucap wanita
Kemudian muncul 2 buah ekor putih dibelakangnya
Dia kemudian menyerang dengan [skill : dauble ekor]
Seketika dua ekor itu menyerang ke arah hideki
Dengan cepat hideki mengeluarkan [skill :tornado impact]
Dari tinju hideki mengeluarkan tornado yang amat besar
Bahkan tornado itu membuat watabi mundur kebelakang
"Lumayan ini kah skill yang membuat highnies kalah?" Gumam wanita itu
"Untuk menghormati mu aku akan berubah ke wujud dewasa ku" Ucap watabi
Kemudian wanita itu berubah ke bentuk dewasanya
Namun tiba tiba hideki menghilang dari depannya dan sudah bersiap
Melancarkan tornado impact dari belakang
Watabi sedikit terkejut namun dia juga senang
Dengan sangat cepat watabi menggunakan [skill: kibasan ekor naga]
Seketika dari ekor nya mengeluarkan tebasan kabut ice yang mirip dengan naga
Hideki pun membatalkan serangannya dan mengambil langkah mundur
"Sudah lama sekali sejak aku bertemu dengan manusia kuat, hei bagaimana kalau kita bermain game? "
Ucap wanita itu sambil membalikan tubuhnya kebelakang
"Game? " Tanya hideki
"Iya, peraturan nya sederhana jika kau dapat melukai ku, aku akan menuruti permintaan mu" Ucap wanita itu
"Apa pun? " Tanya hideki
"Ya, apapun" Jawab wanita itu
Laki laki itu tersenyum dan berkata "Termasuk menjadikan mu bawahan?"
"Apa kata mu? Tapi ya sudah lah itu pun kalau kau bisa melukai ku" Jawab wanita itu
"Baiklah kalo begitu [skill: platinum saber" Seketika sebuah pedang ungu campur emas ada ditangannya
Lalu pria itu membuka sarung pedang tersebut
"Apa kau yakin pedang seperti itu bisa melukai ku?" Ucap wanita itu dengan tersenyum dan menutup senyumannya dengan kipas
"Lihat saja [sihir petir] + [sihir petir hitam]" Jawab pria itu
Seketika sebuah petir hitam dan kuning muncul ditangannya
Kemudian pria itu melapisi petir itu di pedangnya
Lalu tiba tiba pria itu sudah hilang dan muncul dibelakangnya
Kemudian pria itu memasukan kembali pedangnya ke sarungnya
Wanita itu pun berbalik dan berkata dengan kesal "apa maksud mu? Kau menghina ku ya? " Tanya wanita itu
"Hah? Apa yang kau bicara kan semuanya sudah selesai" Jawab pria itu
Wanita itu pun memegang wajahnya dan memasang wajah terkejut "bohong, aku terluka? "
__ADS_1
Ucap wanita itu sambil melihat tangannya yang berlapisi darah dari goresan di wajahnya