Isekai : Starwars Voll (1)

Isekai : Starwars Voll (1)
#7 [mantan demon lord]


__ADS_3

"Eeeeeeeh? Kau tinggal disini? " Tanya Hideki yang terkejut


[Dinegara vamos hum, sebuah castle]


Didalam aula sebuah castle seseorang berlutut terhadap azriel linbergh dan berkata "apakah anda berjanji akan melakukan itu jika saya menang? " Tanya pria itu


Pria itu adalah seorang pria dengan bermata hitam dan rambut bewarna merah


"Aku berharap banyak padamu samuel-kun " Jawab azriel


Kemudian samuel berdiri dan berjalan dia sampai didepan castle


Didepan castle dia melihat banyak manusia yang bersiap berperang


Mereka berbaris menunggu perintah


"Sudah waktunya ayo semua nya! "


Teriak pria itu dengan lantang kemudian mereka semua pun bersorak


Lalu dengan dipimpin samuel mereka berjalan menuju star wars


[Di istana, negeri star wars]


Diruang kerjanya Hideki didatangi oleh lavy


Lavy berkata "sepertinya ada sekitar 2000 pasukan yang mengarah ke sini"


Ucap perempuan itu yang menyandar kepintu


Hideki membalikkan badannya dan berkata "prediksi wanita itu benar benar akurat"


Jawab Hideki yang masih merinding dengan prediksi etarus


Tak lama kemudian mark datang dan melapor "lapor hideki-sama pasukan yang anda minta telah siap mereka terdiri atas 1000 individu"


Ucap mark sambil menundukkan kepalanya


"Terimakasih aku tertolong dengan bantuan pasukan vampir mu 700" Jawab Hideki


"Oh ya apakah saya harus turun? Hideki-sama" Tanya mark dengan mengangkat kepala ny


"Tak perlu, aku sendiri yang akan turun tangan" Jawab pria itu sambil mengepalkan tangannya


"Baiklah kalau begitu"


[Didepan istana negara star wars]


Hideki berdiri dan melihat pasukannya yang sekitar 1000 individu siap bertempur

__ADS_1


Dia kemudian dia berpidato "hanya sedikit yang akan kusampaikan kali ini pertama jangan mati"


"Kedua bunuh musuh sebanyak mungkin, dan terakhir jangan terlibat dengan pimpinan musuh"


Setelah dia selesai berpidato semua orang besorak


Karena mereka telah lama menunggu waktu untuk berperang


"Satu lagi yang membunuh musuh paling banyak akan diberi jabatan komandan pasukan" Ucap watabi


Kemudian mereka pun semakin bersemangat untuk memenangkan pertempuran ini


Setelahnya mereka langsung berjalan keluar kota menuju pasukan azriel


[Diperbatasan hutan]


Kedua pasukan saling berhadapan pemimpin pasukan musuh


Adalah orang yang bertemu dengan azriel linbergh sebelumnya yaitu samuel


Sambil mencabut pedangnya dan berkata "menyerahlah sekarang dan jadilah bawahan kami"


"Apakah kau bodoh? Siapa yang mau tunduk begitu saja pada demon lord itu?" Jawab Hideki dengan nada mengejek


Hideki langsung mengecek status dari samuel


Ras : manusia naga


Skill : -


Level : 13,885


Pria itu langsung merubah ekspresi wajahnya dan berkata "kalau begitu matilah"


Samuel maju dan memerintah kan pasukannya "majulah! "


Semua pasukannya mulai menyerang menggapi hal itu


Hideki juga memerintah pasukannya "lawan lah!"


Kedua pasukan ini bentrok tapi pemimpin pasukan Hideki dan samuel


Berada di tempat yang agak jauh


"Ternyata kau juga takut pasukan mu terluka ya?" Ucap samuel


"Sebelum kita bertarung aku ingin tahu siapa kau? " Tanya Hideki


"Aku? Ak adalah mantan dari 7 demon lord Samuel Goldwyn" Jawab Samuel

__ADS_1


"Kenapa? Orang sekuat mu memilih untuk jadi bawahan azriel? " Tanya Hideki


"Kenapa? Kata mu jelas karena dia kuat aku kalah telak dengannya" Jawab Samuel dengan wajah yang sedikit kesal


"Tak usah banyak bicara" Ucap Samuel


Sambil menebaskan pedangny ke arah Hideki


Namun pedangnya langsung ditangkis oleh pedang Hideki dengan tangan kirinya


"Baiklah kalau begitu" Ucap Hideki sambil menutup mata kanan nya


"Jangan mengejekku dasar bajingan! Kau akan melihat kekuatan dari tangan kanan demon lord dan kau pasti akan menangis"


Jawab pria itu sambil mundur lalu tiba tiba pedangnya mengeluarkan api merah


Dia tersenyum dan mengatakan "[skill : pedang terkutuk]"


Kemudian dia menebas pedang itu ke arah Hideki dari jarak jauh


Hal itu dapat dihindari Hideki namun itu membuat banyak pohon pohon yang terbakar


Samuel hampir melupakan sesuatu kemudian dia


Menghubungi azriel lewat telepati "azriel-sama strategi kita telah bocor bagaimana sekarang? Mereka melakukan perlawanan"


[Dikamar, castle di negeri vamos hum]


"Bocor? Bagaimana bisa? Tapi ya sudahlah musnahkan saja mereka"


Jawab pria itu sambil memenum teh dimeja nya


Dari kejauhan erina memperhatikannya dengan teleskop


Alasan kenapa negara star wars mengetahui mereka kapan akan


menyerang itu akibat erina yang menyelinap kesana


Ketika dia melihat dengan teleskop dia terkejut setengah mati


Karena azriel melihat ke arah teleskop nya padahal jaraknya sangat jauh


Bahkan kaca teleskop itu retak dan yang paling mengejutkan


Adalah dia merasakan kehadiran seseorang dibelakangnya


"Pantas saja informasi kami bocor. kau ya pelakunya bocah? "


Tanya azriel yang ada di belakang nya dengan wajah datar

__ADS_1


__ADS_2