
"Eeeeeeeh? Kau tinggal disini? " Tanya Hideki yang terkejut
[Dinegara vamos hum, sebuah castle]
Didalam aula sebuah castle seseorang berlutut terhadap azriel linbergh dan berkata "apakah anda berjanji akan melakukan itu jika saya menang? " Tanya pria itu
Pria itu adalah seorang pria dengan bermata hitam dan rambut bewarna merah
"Aku berharap banyak padamu samuel-kun " Jawab azriel
Kemudian samuel berdiri dan berjalan dia sampai didepan castle
Didepan castle dia melihat banyak manusia yang bersiap berperang
Mereka berbaris menunggu perintah
"Sudah waktunya ayo semua nya! "
Teriak pria itu dengan lantang kemudian mereka semua pun bersorak
Lalu dengan dipimpin samuel mereka berjalan menuju star wars
[Di istana, negeri star wars]
Diruang kerjanya Hideki didatangi oleh lavy
Lavy berkata "sepertinya ada sekitar 2000 pasukan yang mengarah ke sini"
Ucap perempuan itu yang menyandar kepintu
Hideki membalikkan badannya dan berkata "prediksi wanita itu benar benar akurat"
Jawab Hideki yang masih merinding dengan prediksi etarus
Tak lama kemudian mark datang dan melapor "lapor hideki-sama pasukan yang anda minta telah siap mereka terdiri atas 1000 individu"
Ucap mark sambil menundukkan kepalanya
"Terimakasih aku tertolong dengan bantuan pasukan vampir mu 700" Jawab Hideki
"Oh ya apakah saya harus turun? Hideki-sama" Tanya mark dengan mengangkat kepala ny
"Tak perlu, aku sendiri yang akan turun tangan" Jawab pria itu sambil mengepalkan tangannya
"Baiklah kalau begitu"
[Didepan istana negara star wars]
Hideki berdiri dan melihat pasukannya yang sekitar 1000 individu siap bertempur
__ADS_1
Dia kemudian dia berpidato "hanya sedikit yang akan kusampaikan kali ini pertama jangan mati"
"Kedua bunuh musuh sebanyak mungkin, dan terakhir jangan terlibat dengan pimpinan musuh"
Setelah dia selesai berpidato semua orang besorak
Karena mereka telah lama menunggu waktu untuk berperang
"Satu lagi yang membunuh musuh paling banyak akan diberi jabatan komandan pasukan" Ucap watabi
Kemudian mereka pun semakin bersemangat untuk memenangkan pertempuran ini
Setelahnya mereka langsung berjalan keluar kota menuju pasukan azriel
[Diperbatasan hutan]
Kedua pasukan saling berhadapan pemimpin pasukan musuh
Adalah orang yang bertemu dengan azriel linbergh sebelumnya yaitu samuel
Sambil mencabut pedangnya dan berkata "menyerahlah sekarang dan jadilah bawahan kami"
"Apakah kau bodoh? Siapa yang mau tunduk begitu saja pada demon lord itu?" Jawab Hideki dengan nada mengejek
Hideki langsung mengecek status dari samuel
Ras : manusia naga
Skill : -
Level : 13,885
Pria itu langsung merubah ekspresi wajahnya dan berkata "kalau begitu matilah"
Samuel maju dan memerintah kan pasukannya "majulah! "
Semua pasukannya mulai menyerang menggapi hal itu
Hideki juga memerintah pasukannya "lawan lah!"
Kedua pasukan ini bentrok tapi pemimpin pasukan Hideki dan samuel
Berada di tempat yang agak jauh
"Ternyata kau juga takut pasukan mu terluka ya?" Ucap samuel
"Sebelum kita bertarung aku ingin tahu siapa kau? " Tanya Hideki
"Aku? Ak adalah mantan dari 7 demon lord Samuel Goldwyn" Jawab Samuel
__ADS_1
"Kenapa? Orang sekuat mu memilih untuk jadi bawahan azriel? " Tanya Hideki
"Kenapa? Kata mu jelas karena dia kuat aku kalah telak dengannya" Jawab Samuel dengan wajah yang sedikit kesal
"Tak usah banyak bicara" Ucap Samuel
Sambil menebaskan pedangny ke arah Hideki
Namun pedangnya langsung ditangkis oleh pedang Hideki dengan tangan kirinya
"Baiklah kalau begitu" Ucap Hideki sambil menutup mata kanan nya
"Jangan mengejekku dasar bajingan! Kau akan melihat kekuatan dari tangan kanan demon lord dan kau pasti akan menangis"
Jawab pria itu sambil mundur lalu tiba tiba pedangnya mengeluarkan api merah
Dia tersenyum dan mengatakan "[skill : pedang terkutuk]"
Kemudian dia menebas pedang itu ke arah Hideki dari jarak jauh
Hal itu dapat dihindari Hideki namun itu membuat banyak pohon pohon yang terbakar
Samuel hampir melupakan sesuatu kemudian dia
Menghubungi azriel lewat telepati "azriel-sama strategi kita telah bocor bagaimana sekarang? Mereka melakukan perlawanan"
[Dikamar, castle di negeri vamos hum]
"Bocor? Bagaimana bisa? Tapi ya sudahlah musnahkan saja mereka"
Jawab pria itu sambil memenum teh dimeja nya
Dari kejauhan erina memperhatikannya dengan teleskop
Alasan kenapa negara star wars mengetahui mereka kapan akan
menyerang itu akibat erina yang menyelinap kesana
Ketika dia melihat dengan teleskop dia terkejut setengah mati
Karena azriel melihat ke arah teleskop nya padahal jaraknya sangat jauh
Bahkan kaca teleskop itu retak dan yang paling mengejutkan
Adalah dia merasakan kehadiran seseorang dibelakangnya
"Pantas saja informasi kami bocor. kau ya pelakunya bocah? "
Tanya azriel yang ada di belakang nya dengan wajah datar
__ADS_1