
[Dibelakang istana]
Disini semua sayuran yang Hideki tanam subur bahkan sekarang lebih banyak
Sekarang terdapat 12 kotak dimana sebelumnya hanya 4
Ini karena beberapa orang bekerja sebagai pengurus pertanian
Ketika Hideki sedang melihat orang orang yang berkebun dan bertani
Seorang anak manusia setengah hewan menghampirinya
Dia adalah anak perempuan setengah rubah yang berumur 9 tahun
"Raja, apakah aku mengerjakannya dengan baik? " Tanya anak perempuan itu dengan tersenyum
Sedangkan ibunya panik karena melihat wajah Hideki yang seperti orang marah
Padahal wajahnya memang begitu, kemudian Hideki mengelus rambut anak itu
Tersenyum dan mengatakan "kau sudah bekerja dengan baik"
Setelah mendengar hal itu anak rubah itu sangat senang sampai menggerakkan ekornya
Bahkan ibu dari anak itu terkejut ternyata Hideki adalah orang yang baik hati terlepas dari wajahnya
Setelahnya salah satu penjaga istana datang menghampiri Hideki
"Hideki-sama anda telah ditunggu oleh blacky-sama dan watabi-sama di ruang anda" Ucap pengawal itu
"Iya iya, aku datang" Ucap pria itu sambil meninggal kan anak wanita setengah rubah itu
[Di ruang kerja, istana]
Hideki yang masuk langsung duduk ke mejanya
Didepan mejanya ada watabi dan blacky
"Sekarang apa laporan yang kau sampaikan blacky? " Tanya Hideki
" Aku berhasil membuka 7 toko negara kita di albeazz dan keuntungan yang kita raih seminggu ini sekitar 1,5 juta zein"
Ucap blacky sambil memberikan sebuah koper yang berisi uang
"Kerja mu memang luar biasa ku akui itu, dengan ini kita tak perlu memikirkan uang kedepannya pertahankan itu"
Ucap Hideki kemudian dibalas oleh blacky "saya akan berusaha tuanku"
"Sekarang watabi apa yang ingin kau sampaikan? " Tanya Hideki
"Saya telah berhasil membujuk bangsawan itu dia mengatakan kita boleh datang kesana malam ini" Ucap watabi
"Begitu ya? Kalau begitu aku harus bersiap siap" Jawab hideki
[Malam hari didepan istana]
Hideki membawa highnies, watabi, dan moss
Mereka bertiga menaiki kereta kuda lalu pergi meninggalkan negeri
[Di perjalanan di dalam kereta]
"Saya khawatir dengan negeri bagaimana kalau terjadi sesuatu kalau kita pergi" Ucap highnies
"Jangan khawatir mereka akan baik baik saja level dari erina mendekati 400 sedangkan level dari blacky melebihi 1000"
Jawab Hideki sambil tersenyum
" Benar apa kau lupa? Hignies-chan dia adalah salah satu dari 3 mantan jendral seperti kita " Ucap moss
"Iya, selain dari itu ada seseorang yang dijuluki pendekar pedang tercepat disana" Jawab watabi
"Syukur lah aku kembali tenang" Jawab highnies
[dirumah bangsawan lucky ]
Mereka berada di sebuah meja tempat pertemuan
Dimeja tersebut hanya ada dua kursi dimana kursi yang pertama diduduk lucky dan yang kedua diduduki Hideki
"Jadi ada apa yang membuat seseorang dari lembah gunung jauh jauh kesini"
"Terimakasih sudah mau meluangkan waktu anda langsung ke intinya saja"
"Aku kesini mau menjalani diplomatik dengan negara elbeazz bagimana?" Tanya hideki
"Kurasa itu bukan lah hal yang merugikan tapi kalau senjata maaf kami tak bisa membantu" Jawab lucky
"Tapi aku tak meminta senjata melainkan makanan bagaimana? " Tanya Hideki
"Lalu? Apa yang didapat negara ku kalau melakukan diplomatik ini? " Tanya lucky
"Kalau soal itu 10% dari hasil agrikultur kami bagaimana? " Tanya Hideki
"Memang benar kami lagi kekurangan agrikultur, baiklah akan kuterima" Jawab lucky
"Ada satu hal lagi yang ingin ku tanyakan apakah benar negera ini dipimpin oleh curse lord? " Tanya Hideki
"Kalau masalah itu kami tak bisa membuka mulut" Jawab lucky
Kemudian watabi yang berdiri disamping kiri Hideki
Mengeluarkan jurus dominasinya dimana membuat matanya menjadi merah
Dan Lucky bisa dikendalikan sesuka hati
"Sekarang jawablah jujur apakah benar negara ini dipimpin oleh curse lord? " Tanya Hideki
"Tidak.. Sama sekali tidak" Jawab lucky
"Berarti memang benar jika negeri ini tak dikendalikan oleh lucky tuanku" Ucap watabi
"Sekarang katakanlah semua yang kau ketahui tentang curse lord" Ucap Hideki
"Kami meminjam namanya sebagai Demon lord untuk melindungi wilayah kami dari para mahluk serakah" Jawab lucky
"Begitu ya? " Gumam highnies yang berada disamping kanan Hideki
"Tapi sebagai bayarannya kami harus memberikan 150 senjata perminggu "
"Hal inilah yang membuat kami tak bisa lagi mereproduksi senjata dan memilih beralih ke kota hiburan"
"Setidaknya itulah yang ku ketahui"
"Ternyata disini banyak negeri yang memakai nama Demon lord untuk melindungi negara nya" Gumam Hideki
*watabi apa kah kau mengetahui jumlah pasukan negara vamos hum? "
__ADS_1
"Iya, kalau tidak salah 1ribu orang yang terdiri 300 penyihir 200 healer dan 500 Ksatria" Jawab watabi
"Apakah itu manusia semua? " Tanya Hideki
"Benar tapi terdapat 7 orang yang bukan manusia dan berada langsung dibawah curse lord mereka dipanggil seven hinggers"
"Begitu ya? Nampaknya kita sebaiknya menghindari pertempuran dengan Demon lord" Jawab Hideki
"Benar lagi pula julukannya sebagai demon lord bukan lah isap jempol belaka" Ucap Hideki
"Kalau begitu kita pulang, watabi" Ucap Hideki sambil melihat ke watabi
"Baiklah" Jawab watabi sambil melepas dominasi nya
"Kalau begitu kami pamit dulu lucky-san" Ucap lucky sambil berdiri dari kursinya
"Ba-baiklah" Jawab pria itu yang sedikit bingung
[Di dalam kereta]
"Hubungan diplomatik selesai oh melelahkan" Keluh Hideki
"Jangan mengeluh kita baru negera kecil loh!" Jawab watabi
[Malam hari Diistana, kamar Hideki]
Hideki yang lelah langsung berbaring dikasur nya
"Huh entah berapa hari aku tak menyentuh kasur"
Ucap pria itu yang perlahan menutup mata dan tertidur
[Pagi hari, dikamar Hideki]
Hideki terbangun dikasur nya dan membuka jendela
Dia berdiri dan menghirupkan udara segar
"Hideki sama sudah waktunya memulai pertemuan, mereka semua telah menunggu anda" Ucap pelayan yang berada didepan pintu
"Baiklah, ayo"
Ucap pria itu sambil meninggalkan kamarnya
[Ruang rapat, istana]
Mereka semua berkumpul di meja bundar
Hideki yang duduk di kursi besar mengatakan
"Kita terlalu fokus membangun negara kita sampai lupa membangun militer" Ucap pria itu
"Hideki-sama benar" Jawab watabi
"Bagaimana kalau mereka semua kita jadikan pasukan militer? " Tanya moss
"Tidak memungkinkan untuk memberi izin hal ini karena disana terdapat banyak wanita dan anak kecil"
Jawab Hideki.
"Benar juga ya" Jawab moss
"Bagaimana kita membuat lelaki yang berumur 17 tahun keatas untuk menjadi pasukan militer? " Tanya blacky
"Usulan diterima, tapi harus meninggal 5 orang pria di tiap ras" Jawab pria itu
"Hideki-sama hutan utara telah menjadi ice habis oleh salah satu ras terkuat"
Ucap erina dengan nada panik
"Ras terkuat?" Tanya Hideki
"Benar lavy sang demonic dragon ice" Jawab wanita itu
Semua orang disana terkejut karena tahu seberapa berbahayanya lavy
"Baiklah aku akan kesana" Jawab Hideki
"Jangan hideki-sama anda tak tahu seberapa berbahayanya guru saya" Jawab Watabi
"Tak apa aku pasti akan selamat" Jawab pria itu dengan tersenyum
"Erina aktifkan sihir teleportasi" Ucap pria itu
"Apakah anda yakin tuan? " Tanya erina yang agak khawatir
"Tenang saja" Jawab pria itu
Dan dengan sangat cepat dia menghilang dari istana star wars
[Dihutan utara]
Hideki yang sampai dihutan utara itu melihat sesosok wanita cantik dengan rambut putih tergerai bersinar
Dan mata yang biru identiras wanita itu adalah [demonic dragon ice, lavy]
"Siapa kau? " Tanya lavy dengan nada kesal
"Hideki eiji seorang pemimpin negara star wars bisa tolong hentikan keributan ini?" Tanya Hideki
"Hideki?! Berarti kau yang menyandera muridku" Jawab lavy dengan wajah yang terlihat kesal
"Apa yang ka-" Sebelum Hideki menyelesaikan kalimatnya tiba tiba
Dia seperti ditendang oleh seseorang yang tak terlihat dan
membuat nya menembus gunung ice yang ada disana
Sebenarnya ini adalah murni kecepatan dari wanita itu yang tak bisa dilihat dengan mata
"Apa itu tadi? " Gumam Hideki yang masih terduduk ditanah
"Aku terkejut kau bisa selamat dari serangan itu ku beri pujian"
Jawab wanita itu sambil mendekat ke arah Hideki
Hideki menggunakan identifikasi untuk melihat status dari wanita itu
Nama: lavy
Ras: demonic dragon
Skil-
Level: 99,999+
"Apa apaan statusnya?" Gumam hideki
__ADS_1
" Percaya lah aku tak pernah menculik murid mu dia mengikutiku karena kemauannya" Ucap hideki
"Kau kira aku bakal percaya begitu saja kalau begitu matilah" Ucap wanita itu sambil menodongkan tangannya ke arah Hideki
Seketika lavy mengeluarkan badai ice dari tangannya
Kemudian badai itu mendekati Hideki
Hideki tak menghindar sedikit pun dia malah tersenyum
"Dasar..Bodoh! " Ucap lavy dengan nada yang panik dan dia menyerap kembali badai nya
"Kalau mau membunuh jangan setengah setengah.. " Jawab hideki dengan senyuman
"Kenapa? Kau tak menghindarinya? Apa kau bodoh? " Tanya wanita itu
"Jika memang ini yang membuat mu mau mendengar kan ku kenapa tidak? " Tanya hideki
"Baiklah aku akan mendengar kan mu tapi jika kau terbukti bersalah aku akan langsung menghabisi mu" Jawab lavy
"Ayo pertama kita pulang dulu" Setelah mengatakan itu tiba tiba
Erina datang dan bertekuk lutut lalu Hideki berdiri dan mendekat
Kemudian mereka pulang dengan teleportasi
[Di aula istana]
Ketika sampai dia langsung ditampar oleh watabi
"Apakah kau sudah gila? Pergi ke sana seorang diri" Tanya watabi
dengan mata berkaca kaca kemudian dia menangis dan berkata "jangan lakukan itu lagi"
"Begitu ya? Ternyata aku yang salah" Ucap lavy
"Apakah ada sesuatu yang bisa ku lakukan untuk menebus kesalahan ini? Mati pun tidak masalah" Ucap lavy dengan menundukkan kepalanya
"Aku tak butuh nyawa mu.. Bagaimana kalau kau menjadi kepala keuangan negera? " Tanya hideki
"Benarkah? Kalau begitu aku tak masalah" Jawab lavy
"Lama tidak bertemu guru" Ucap watabi
"Aha... Watabi ku yang manis" Teriak lavy sambil memeluk watabi
[Dinegeri vamos hum, di sebuah castle]
Di malam hari
Seorang pria berambut putih dengan mata ungu dan berpakaian putih layaknya bangsawan
Dia adalah orang yang menguasai vamos hum sepenuhnya selama berpuluh tahun
salah satu dari demon lord, [curse lord, azriel linbergh]
Melihat langit yang mendung dari jendelanya dan dia berkata "sepertinya tidak akan lama lagi" Gumam pria itu
Kemudian seorang prajurit bertekuk lutut dan berkata " Tuanku elbadors-sama telah tiba]"
Pria itu membalikkan badannya dan berkata "begitu ya?"
Kemudian pria itu berjalan dan meninggalkan kamarnya
[Ditempat pertemuan castle di vamos hum]
Ketika azriel linbergh memasuki ruangan
Terdapat dua bangku yang tersedia dengan satu meja salah satu
Bangku telah diduduki seorang elf pria berambut kuning
Orang itu adalah salah satu demon lord [king of imaginary, elbadors narnia]
Azriel duduk di kursi yang kosong lalu dia berkata
"Terimakasih telah berjauh jauh datang kemari elbadors-sama"
Ucap pria itu dengan menundukkan kepalanya
"Tak perlu basa basi langsung ke intinya saja azriel" Jawab pria itu dengan tatapan serius
Azriel tersenyum dan berkata "baiklah"
"Tapi sebelum itu bisakah kau memasang pelindung yg tak bisa disadap? " Tanya azriel
"Baiklah.. [Skill: benteng impian]"
Seketika sebuah pelindung hitam melindungi istana azriel
"Sekarang tempat ini sudah tak terhubung dengan dunia luar sekarang katakan" Ucap elbadors
Azriel berdiri dari kursinya dan mengelilingi meja sambil berbicara
"Kau mengetahuinya kan? Ada sebuah negara baru disebelah albeazz? " Tanya azriel
"Iya aku mendengar nya katanya negara itu adalah wilayah kekuasaan demon lord [the blood rain]" Jawab elbadors
"Aku berencana untuk menjadikan negara itu bawahan tapi aku memerlukan bantuan mu"
Ucap pria itu sambil memegang bangku yang diduduki elbadors
"Aku menolak, aku tak mau berurusan dengan wanita gila itu" Jawab elbadors
Azriel melepaskan pegangannya dan kembali berkeliling meja lalu dia berkata
"Tapi dari informasi yang kudapat negeri itu hanya dipimpin seorang manusia" Jawab pria itu
"Ayolah lagi pula aku hanya meminjamkan pasukan mu" Ucap azriel
Ucap azriel sambil duduk kembali di kursinya
"Baiklah tapi jika memang benar negeri itu berada dibawah kekuasan dia kau harus mundur" Jawab elbadors
"Kenapa kau sangat berhati hati dengan dia? " Tanya azriel
"Dimasa lalu sekitar 500 tahun yang lalu aku pernah bertarung dengannya"
"Kami berakhir imbang tapi kerusakan yang dia buat lebih tinggi dari ku"
"Dimana 7 tahun berturut-turut terjadi kemarau dan bumi menjadi kering"
"Ditambah lagi dia memiliki orang itu yang membuatnya mampu bersaing dengan mereka yang ada dipuncak"
Jawab elbadors
"Begitu ya? Baiklah kalau begitu" Jawab azriel
__ADS_1
"Pasukannya akan kukirim 3 hari dari sekarang" Ucap elbadors