
"Siapa yang kau maksud? " Tanya alfred
"Dia adalah seorang vampir yang direkrut tuanku baru baru ini"
"Dia seorang vampir yang hidup telah lama dan berpengalaman bahkan master ku kalah telak dengan vampir itu dia adalah mark-san"
Jawab blacky sambil berdiri
"Sudah cukup aku akan serius" Setelah mengatakan itu blacky
Menggunakan [skill: wind slash] namun tebasan angin kali ini sangat besar
Bahkan tebasan ini memotong banyak pohon dan setengah dari musuh musnah
Fred mampu menghindar namun dia kehilangan satu lengannya
"Eh?" Ucap Fred sambil melihat tangan nya hilang
"Baiklah aku akan menganggap mu musuh yang serius" Dengan sangat cepat
Dia sudah berada didepan blacky tangannya yang sudah terpotong tumbuh kembali
Dia meninju perut blacky yang membuat blacky terhempas sangat jauh
Seakan tak ingin membuang waktu Fred langsung
Melesatkan tinju nya ke arah blacky namun blacky mampu menahannya
Dengan pedangnya lalu dia menendang Fred yang membuat Fred sedikit mundur kebelakang
Lalu dengan sangat cepat dia menggunakan pohon sebagai pijakan
Dan melesat ke arah Fred dan tanpa Fred sadari kedua tubuhnya telah terpisah
Kemudian blacky memasuki pedangnya ke sarung
"Apa yang terjadi? Aku kalah?! Dari manusia ini" Gumam Fred sambil
Menggigit lidahnya hingga berdarah dan perlahan lahan dia menjadi abu
[Di dimensi lain di sebuah ruang]
"Fred mu telah dikalahkan sebelumnya 5 hinggers tak pernah dikalahkan bukan? " Tanya
Anak kecil yang berusia 9 tahun itu dari salah satu monitor
"Nampaknya dia memiliki rekan yang hebat, kemungkinan terburuknya dia akan mengambil alih kursi mu"
Jawab pria yang berambut kuning dari sebuah monitor
Azriel linbergh yang melihat itu tampak menggigit jarinya dan mulai panik
[Ditempat pertarungan Hideki]
Samuel Goldwyn kemudian mengaktifkan skill perlambatan sekali lagi
Dan menusuk jantung Hideki kemudian dia menormalkan waktu
"Selamat tinggal" Ucap pria itu lalu dia mencabut pedangnya dan
Meninggalkan Hideki dia berniat membantai semua musuh yang ada
Ketika dia berjalan dan akan meninggalkan Hideki
Tiba tiba hideki menyerangnya "masih belum Menyerah? Kau tak tahu kapan menyerah ya? "
Samuel kemudian mencoba memperlambat waktu
Namun hal yang mengejutkan Samuel adalah Hideki sekarang mampu bergerak normal
__ADS_1
Bahkan lebih cepat dari sebelumnya "kenapa kau bisa? " Tanya Samuel yang terkejut sambil menangkis tebasan tersebut
"Menggunakan skill yang sama sebanyak 2 kali padaku adalah hal yang tabu karena aku akan memiliki existence pada skill tersebut"
Jawab Hideki dengan tersenyum puas
"Aku tak boleh kalah sekarang! " Jawab Samuel sambil menebaskan sebuah tebasan api
Dari tebasan api tersebut keluar naga api
Naga api itu melilit Hideki namun Hideki mengaktifkan [sihir ice : frezzer[
Seketika naga api itu membeku dan hancur
"Untuk mengakhiri ini Hideki menggunakan [skill: big tornado impact]"
Dia meninju ke arah Hideki namun badai kali ini berkali kali lebih besar
Bahkan setelah terkena badai itu Samuel hampir kehilangan kesadarannya
"Padahal sedikit lagi" Gumam pria itu yang terkapar di tanah
Ketika hampir kehilangan kesadaran sepenuhnya dia melihat masa lalunya
[Flashback, negara air poisedon]
Dimasa lalu tepatnya 80 tahun yang lalu
Samuel Goldwyn yang berumur 10 tahun
Menyadari bahwa tempat yang dia tinggal di tempat
Yang tak layak, itu adalah sebuah perumahan kumuh yang bahkan tak ada setetes pun air
Suatu hari dia bertemu dengan seorang wanita yang bernama misha
Seorang wanita kecil berumur 11 tahun dengan rambut merah tua
Samuel pun mendapat kan harapan dan bermimpi akan menjadi demon lord
Mereka kemudian sering bertemu dan Samuel jatuh hati kepada misha
Namun sebuah tragedi terjadi misha harus kehilangan nyawa
Akibat kekurangan makanan
Samuel menangis dan terpuruk dalam waktu hampir setahun
Namun dia berhasil bangkit kembali setelahnya
Dia berlatih bersungguh dengan god vampir biru azul
Lalu 10 tahun tepatnya umurnya yang ke 20
Dia berhasil menjadi demon lord dengan julukan time lord dan berhasil menjadi Ras hingh human
Apa yang dia impikan benar benar terjadi dia mampu membangun sebuah negeri yang makmur
Negeri itu memiliki banyak sumber mata air dan disebut negara air poseidon
Bahkan negara itu sangat berkembang tapi malapetaka muncul
Ketika dia berumur 40 tahun seorang pria bangsawan muncul
Bangsawan itu adalah azriel linbergh dia menantang Samuel untuk merebut kursi demon lord
Samuel menyetujuinya dan dia berakhir dikalahkan
Setelah dia dikalahkan azriel menawarkan Samuel untuk menjadi bawahannya
__ADS_1
Dengan memberikan budak 7 orang perminggu ke negeranya
Samuel menolak dengan keras namun hal itu adalah sebuah kesalahan
Karena didepan matanya sendiri kota itu hancur
Setelahnya azriel datang untuk bertanya kembali
Samuel tak punya pilihan lain selain menerima
Setelah menerimanya sekitar 50 tahun kemudian tepatnya sekarang
Azriel memberi harapan kepada Samuel kalau dia berhasil memusnahkan negara star wars
Azriel akan membangun kembali negeri itu
Namun kenyataannya Samuel kalah
[Sekarang]
Hideki melihat Samuel yang kesakitan itu adalah kutukkan
"Begitu ya? Azriel memberi kutukan kalau dia kalah dia akan berubah menjadi monster" Gumam Hideki
Iden memberikan pemberitahuan
"Penggabungan antara [skill: tornado impact] dan [skill : glutonny ] menghasilkan skill ultimate [Glutonny tempest]"
Tanpa berpikir panjang Hideki langsung mengarahkan tangannya ke Samuel
Dan mengaktifkan [skill: glutonny tempest]
Skill ini berupa badai hitam yang melahap apapun
Dan badai itu langsung melahap samuel tanpa sisa
Iden kembali memberitahuan
"Ras anda berevolusi menjadi hinght human"
"Manusia tinggi ya? " Jawab Hideki dengan mata penuh bintang
"Skill [identifikasi] berevolusi menjadi skill ultimate [eksklopedia king wisdom]
"Skill speedest dan slow motion didapatkan"
"Penggabungan antara [skill : speedest] dan [skill :slowmotion] menghasilkan skill ultimate [time manipulation]"
"Existence terhadap waktu didapatkan"
Ucap iden
"Begitu ya? Sepertinya banyak yang menarik status"
Nama : Hideki Eiji
Ras : hinght human
Skill: eksklopedia king wisdom, glutonny tempest, time manipulation, yellack saber, plant fire
Level : 21,067
"Aku memang menduga akan naik tapi tak kuduga senaik ini" Jawab Hideki yang sedikit tertekan
"Apakah anda baik baik saja? Hideki-sama" Tanya iden
"Iya iya, heh tunggu sebentar! Kenapa kau jadi banyak bicara? " Tanya Hideki yang terkejut
Karena selama ini iden hanya melapor tentang skill dan jarang berbicara
__ADS_1
"Perasaan anda saja" Jawab iden
"Benar kah? Tapi yang lebih penting kita harus pulang" Ucap Hideki