
"Kau bodoh sangat bodoh membuang berlian yang begitu indah hanya untuk mawar yang kering"Ujar dika
"Pah apa maksud ppah menyebutnya mawar kering"Ucap dira
"Karna dia wanita yang tidak baik jangankan ppah mamah mu saja jelas tak akan menyukainya"Ujar dika
"Tapi aku tidak peduli kalian suka atau tidak tapi aku menyukainya lebih dari ana"Ucap dika
"Keterlaluan kau dira"Ujar dika
dira pun meninggalkan ruangan dika
'Itu bukannya dira bukannya om dika bilang dia di luar negri kau sekarang ada disini'Gumam ana
Disaat ana memperhatikan dira tiba-tiba dira pun membalik ke arahnya.
'Sialan sepertinya dia tau aku liatin'Gumam ana
"Kamu kerja yang bener"Ujar dira kemudian dia pun pergi
"Dasar dira kau masih saja menyebalkan"Ucap ana
Ana pun kembali pokus ke layar komputernya
'Sialan padahal aku dulu mencintainya sekarang bukan lagi cinta yang ada melainkan kebencian terhadapnya tapi ketika bertemu dia rasa ingin membenci itu hilang lagi'Gumam ana
Sementara itu dira di ruangannya.
'Jika terus bersama dengan ana saya rasa bukan lagi cinta yang ada di hati ana tapi kebencian terhadap saya'Gumam dira
__ADS_1
"Dira"Ujar evan yang kini menjadi asistennya
"Ini di kantor seharunya kau memanggilku dengan layaknya bos"Ujar dira
"Iyah bos sorry gue lupa"Ucap evan
"Ada apa van"Tanya dira
"Lu jangan ngelamun mulu mau kapan kerjanya dasar"Ujar evan
"Ouh sorry saya kurang pokus dan tolong evan ini kantor coba lah jangan menggunakan kata-kata lu gue"Jelas dira
"Maaf bos kebablasan"Ujar evan
"Evan gimana bisa ana melamar ke kantor ini"Tanya dira
"Karna gatau makanya cari tau evan"Ujar dira
"Kenapa sih emangnya suka-suka ana lah mau ngelamar kerja dimana aja mungkin dia gatau D.AK Company ini perusahaan milik Mu"Ucap evan
"Iyah juga sih ya sudah kita urus masalah lain yang lebih penting saja"Ujar dira
'Heran si dira makin hari makin ngejadi dah kaya yang gabisa move on aja sama si ana tapi gimana bisa move on sih mereka kan deket banget dari dulu'Gumam evan
"Tuan dira anda di panggil pak dika keruangannya"Ujar sekertaris dika
"Ouh baiklah"
Dira pun menuju ke ruangan dika.
__ADS_1
"Ana kamu di suru ke ruangan pak dika lagi"Ujar sekertaris dika
'Ada apalagi ini'Gumam ana
di jalan menuju ruangan dika ana dan dira pun berpapasan.
'Ogah banget naik Lift bareng dia'Gumam ana
Ana pun terdiam berdiri di depan lift
"kau mau masuk atau tidak"Ujar dira
"Ya"Ana pun masuk kedalam lift
Sesampainya di ruangan dika mereka pun masuk
'Sialan kenapa harus sama dia trus sih'Gumam ana
"Dira ana silahkan duduk"Ujar dika
Dira dan ana pun duduk
"Maksud saya menyuru kalian datang kesini karna saya akan mmberitahu kepada kalian bahwa ana sekarang merupakan sekertaris dira dan dira sekarang atasan kamu ana"Jelas dika
"Loh kok gitu"Ujar mereka
"Ya begitu kalian tidak bisa menolak klo begitu kalian kembali bekerja dan mulai besok ana adalah sekertaris dira tidak bisa menawar paham"Ujar dika
mohon maaf untuk semuanya novel ini sudah tidak di lanjutkan lagi maaf bila banyak kesalahan dalam penulisanšā¤
__ADS_1