
"Cih,dasar wanita punya anda tidak berkualitas"kata lelaki pembeli wanita di klub malam itu sambil menyerahkan Agnes kepada seorang wanita paruh baya.
"Maaf membuat anda tidak nyaman"wanita paruh baya itu membungkuk hormat.Lelaki pembeli Agnes itu pun pergi meninggalkan Agnes dan wanita paruh baya itu.Wanita paruh baya itu pun segera berdiri tegak dan menarik tangan Agnes dengan kasar.
"Mengapa kamu tidak bisa jadi alat penghasil uangku?MENGAPA?!!!"teriak wanita sambil melayangkan tangannya mendarat ke pipi Agnes.
Plak
Tamparan itu mendarat sempurna di pipi mulus Agnes.Seketika itu juga buliran air mata jatuh membasahi pipinya.Sambil mengusap pipinya yang ditampar,Agnes berkata
"Maafkan aku ibu,aku menjaga kesucianku"kata Agnes berlinang air mata.Ternyata perkataan Agnes membuat wanita paruh baya yang tak lain ibunya menjadi naik pitam.Tangannya pun susah siap mendarat ke pipi Agnes kedua kalinya,tetapi usaha itu digagalkan oleh Angel.
"Kenapa kamu menahan tanganku?"tanya ibu kepada anak kandungnya.
"Ibu.Apakah ibu ingin membuat harga jual adik menjadi menurun?Sangat rugi jika harga menurun"Angel tersenyum seringai kepada adik tirinya itu.Ibu pun langsung menarik tangannya dari genggaman Angel.
__ADS_1
"Iyah juga ya.Apalagi masih suci"kata ibu sambil tersenyum seringai.
"Kenapa hidupku harus menjadi pahit?"Agnes meratapi kehidupannya yang sangat pahit ketika ayah dan ibunya meninggal.Sebelum orang tuanya meninggal,ibu kandungnya lalu menitip Agnes kepada temannya.Dengan senyum pura-puranya,teman ibu itu menerima dengan senyum palsunya.Saat ketika hidup bersama ibu tirinya dan saudara tirinya,kehidupan Agnes berubah menjadi pahit.
"Hei bodoh,jangan bersila seperti orang suci!!"bentak Angel dengan kasar.
"Kalian memperdayaiku dengan kejam.Padahal aku tidak salah apa-apa,tetapi mengapa kalian jahat kepadaku?Kalian sungguh kejam"kata Agnes yang sudah tidak tahan dengan sikap ibu tirinya dan saudara tirinya yang sudah semena-mena,memperdayainya,dan memperlakukan dengan tidak pantas kepada dirinya.
"Anak bodoh tidak usah belagu,deh"Angel yang ingin menjambak rambut Agnes.Dengan sigap,tangan Agnes mencengkram tangan Angel.Ibu tiri yang melihat kejadian itu segera menyerang Agnes dengan pisau.Agnes lalu bergerak menghindari dan merebug pisau itu dengan mudah.Entah bisikan apa yang membuat Agnes menjadi seperti gitu.
"Menyentuhku sedikit,maka aku akan membunuhmu"kata Agnes menatap tajam mereka.
"Bodoh amat"Agnes menuju kamarnya untuk mengambil koper berisi baju-baju.
"Aku pergi,bye"lambai Agnes dengan santainya.
__ADS_1
"Sialan gadis itu!!"kata Angel kesal sambil menggubrak tembok rumah.
"Sudah palingan dia akan kembali lagi"kata ibu tiri yang masih percaya bahwa sebentar lagi Agnes akan kembali.
"Aslinya aku ketakutan,tapi untung ada bisikan.Eh,sebentar.Sepertinya itu bisikan bunda deh"kata Agnes sambil menyeret kopernya.Meskipun terlihat berani,tetapi keberaniannya tadi hanya bisikan.Getaran ketakutan sudah terlihat jelas di kakinya.
"Aku numpang di rumah Martha aja deh"kata Agnes sambil berjalan menuju ke rumah sahabat baiknya.
10 menit kemudian.
Ding,Dong
Suara bel rumah Martha berbunyi yang menandakan ada kedatangan tamu.Martha pun membuka pintu rumahnya dan melihat sahabatnya.
"Tumben kesini.Ada apa yang membuatmu kesini?"tanya Martha sambil mempersilahkan masuk sahabatnya kedalam rumahnya.
__ADS_1
"Boleh numpang gak di rumahmu?"tanya Agnes malu-malu.
"Yah,bolehlah.Kan dari kemarin aku ajakin kamu kesini,tapi karena kamu sibuk yah kamu gak kesini.Tapi aku senang kamu kesini"oceh Martha senang.