
"Hoammm"Agnes menguap karena capek mengerjakan skripsi.Sekarang waktu menunjukan jam 12 siang.Waktunya istirahat.Agnes pun menutup laptop milik Martha dan menuju ke kamar mandi.
Ketika dirinya telah sampai dikamar mandi.Lagi-lagi ada suara minta tolong dengan suara samar-samar.Agnes pun menuju asal suara itu.Dan ternyata Kenth.
"Astaga,kamu diapakan kok jadi gini?"tanya Agnes khawatir sambil membantu Kenth menuju ke UKS kampus.Ketika menuju ke UKS,Angel melihat Agnes membawa Kenth dengan tertatih-tatih.
"Ternyata mereka jodoh yang pas.Satunya sok polos dan satunya cupu"ejek Angel sambil tertawa mengejek.Dengan cueknya Agnes tidak menggubris ejekan Angel,karena dicuekkin Angel makin kesal.
"Apa kamu tuli?!!"tanya Angel kesal.Agnes menoleh dan menatap tajam Angel.
"Omonganmu gak penting.Jadi pantes dicuekkin ya,jadi gak usah teriak-teriak"kata Agnes cuek sambul menuju ke UKS.Dan kebetulan Fanny keluar dari toilet,Fanny pun menghampiri Angel yang terlihat kesal.
"Ada apa kok kesal?"tanya Fanny.
"Bocah sok polos makin berlagak"kata Angel sambil meninggalkan toilet.
Kreak
Suara pintu UKS terbuka.Dan munculah sosok Agnes membawa Kenth.
"Hai kakak,boleh obati anak ini?"tanya Agnes sambil mendudukan Kenth,dan kebetulan yang menjaga UKS itu adalah orang yang mengobati Kenth dua hari yang lalu,siapa lagi kalau bukan kak Sai.
"Tentu"kata kak Sai sambil tersenyum.Dia pun mengambil peralatan untuk mengobati luka memae di dahi dan lutut.Sungguh menyakitkan melihat keadaan Kenth bagi Agnes.
__ADS_1
Tiba-tiba..
Kringgg
Bel suara masuk sudah berdentang.Agnes segera meninggalkan Kenth di UKS untuk menuju ke kelasnya.
"Haish kamu makin pintar akting ya"kata Sai tersenyum.
"Kalau kamu berani senyum didepan dia,maka kepalamu akan kujadikan pajangan dan mulutmu ku akan jadikan santapan"ancam Kenth keji.Sai yang diancam seperti itu harus menuruti,ketimbang masa depan cerahnya akan menjadi redup.
"Baiklah bocah psikopat.Kamu ingin sampai kapan kamu main akting jadulmu?"tanya Sai sambil menyalakan rokok.Bukannya malah memikirkan rencana,tetapi ekspresi yang dikeluarkan Kenth adalah tersenyum seringai.
"Sampai dia adalah milikku"kata Kenth dengan senyum mengerikan.
***
Waktu pulang sudah tiba.Kini Agnes dan Martha akan pulang,tetapi ketika mereka kebetulan melihat Angel merayu pria yang membuat mereka berdua merasa jijik.
"Kamu kok kuat ya sampah seperti ini?"tanya Martha berbisik agar tidak menghancurkan drama yang sangat bagus.
"Aslinya aku gak kuat,untung aku gak berubah menjadi sampah gara-gara aku dekat sama sampah"jawab Agnes cuek.
"Kevin,ayo pulang bareng yuk"kata Angel manja.Kevin yang seharusnya tergoda dengan Angel,tetapi dia tepis pikiran mesum itu.Dia sudah memiliki seorang di hatinya yang artinya tidak bisa digantikan oleh siapapun.
__ADS_1
"Jauhi aku,sebelum aku bertindak"kata Kevin yang sangat muak.Agnes pun sudah bosan dengan drama Angel yang pantas dikatakan jauh dari bagus,alias sangat menjijikan.Agnes pun berjalan melewati mereka sambil berkata.
"Numpang lewat,aku gak ganggu kemesraan kalian kok.Oh iya Angel jangan lupa dijaga cowoknya ya"kata Agnes santai.
"Dilanjutin ya"timpal Martha sambil mengikuti Agnes menuju keluar kampus.Kevin yang melihat Agnes pun segera mengejar untuk mengajaknya pulang bersama.
"Agnes ayok pulang bersama"ajak Kevin sambil mengikuti Agnes.
"Maaf ya aku sudah ditunggu sopir aku"kata Agnes berlari menuju sopir milik 'Mr K'.
"Pak maaf ya nunggu"kata Agnes masuk ke mobil.Setelah Agnes masuk,mobil itu melesat cepat menuju mansion 'Mr K'.Ketika perjalanan,Agnes tiba-tiba mengingat kejadian ketika dirinya menolong Kenth.Dia mengingat ketika dirinya menolong,tapi ada hal yang ganjal.Ketika dirinya dibawa seseorang di bar,dirinya mengingat ada tahi lalat di mata orang itu sebelum dia pingsan karena trauma.Tapi kemiripan tahi lalat itu sangat persis dengan Kenth.Sungguh sama.
"Haish udahlah jangan pikir aneh-aneh"kata Agnes sambil memukul-memukul kepalanya agar sadar dari pikiran itu.
"Apakah nona baik-baij saja?"tanya sopir untuk memastikan Agnes baik-baik saja.
"Baik kok"katanya sambil tersenyum untuk memberikan kepastian bahwa dia baik-baik saja.
Sania:
Makasih ya buat para pembaca sudah mampir baca dan dukung karyaku.Dukungan kalian buat aku semakin rajin up nih.
Semoga kalian suka🥰🥰😘😘
__ADS_1
...Salam~~~Sania...