
Tak,Tak,Tak
Suara sepatu menuju ke kelas.Pintu kelas terbuka dan masuklah ketua kelas.Terukir ekspresi diwajah ketua kelas adalah ekspresi ketakutan.Ketua kelas itu berjalan menuju ke pak Addam dan berbisik.Ketika ketua kelas membisikan sesuatu,wajah pak Addam menjadi serius.
"Anak-anak yang memiliki bakat memainkan gitar dan piano,bisa maju kedepan"pak Addam mempersilahkan anak-anak berbakat untuk maju kedepan,tetapi malah tidak ada mahsiswa yang maju.
"Memangnya siapa yang jago memainkan piano dan gitar?"tanya pak Addm untuk mengetahui.
Mahasiswa perempuan yang duduk belakang langsung menjawab.
"Martha pak,dia sangat mahir dalam bidang musik"jawabnya sambil menunjuk Martha yang didepannya.
"Martha silahkan untuk mengikuti ketua kelas"pak Addam menyuruh Martha untuk mengikuti ketua kelas.
"Pak,apakah saya boleh membawa teman?Saya tahu bahwa ada yang juga jago dalam alat musik"kata Martha sambil melirik ke Agnes.Agnes pun menjadi gugup dan mengalihkan pandangannya ke lain.
__ADS_1
"Tentu saja nak.Kamu boleh membawa teman"
"Saya memilih Agnes untuk memainkan piano"
Agnes yang dari tadi sudah memiliki firasat buruk ketika sahabatnya meliriknya itu pun pasrah.Dia pun berdiri dan berjalan bersama Martha mengikuti ketua kelas.
Mereka pun sampai di ruang tunggu.
"Silahkan kalian tunggu dulu,nanti saya kabari.Saya pamit dulu"ketua kelas mengundurkan diri.Agnes dan Martha pun duduk sambil menunggu panggilan ketua kelas.Terdengar pengumuman dari spekear untuk mahasiswa untuk segera turun dari kelas menuju lapangan.
"Heh bagaiman kita bikin lirik lagu.Nanti kita nyanyikan saat kita tampil?"usul Agnes.
"Waktunya giliran kalian"pangil ketua kelas.Agnes dan Martha pun segera berdiri menuju lapangan kampus untuk menunjukan bakat mereka.
"Inilah anak berbakat dari jurusan manajemen.Angel dan Martha!!"sorak pembawa acara.Agnes pun duduk untuk memainkan piano,sedangkan Martha mengambil gitar yang besandar di piano.Kenth yang melihat Agnes pun bergumam.
__ADS_1
"Agnes adalah yang pas.Tidak salah aku memeriahkan acara ini menggunakan dia"gumam Kenth senyum.Tiba-tiba ada yang menyenggol dirinya.
Bruk!
"Hei cupu,jangan mengganggu aku"kata anak cowok yang terlihat berkuasa di kampus.Dandanan memakai kacamata tebal,gayanya yang biasa,dan dikenal kutu buku,pasti sudah banyak orang menganggap Kenth cupu.Tetapi Kenth hanya menahan amaranya,padahal anak cowok itu menabrak dirinya.Tetapi Kenth memilih menikmati acara ini dan menahan amarahnya.
Alunan piano terlebih dahulu dimainkan,baru diikuti oleh alunan gitar.Alunan piano yang sangat memainkan perasaan yaitu perasaan sedih dipadukan petikkan gitar.Lalu lirik lagu pun mulai dinyanyikan,yaitu lagu yang mereka karang dengan dibantu oleh ponsel Martha.Mahasiswa mendengar itu tanpa sengaja meneteskan air mata.Karena lagu itu memainkan perasaan seseorang.Entah itu lagu apa,tetapi lagu itu memainkan perasaan seseorang secara tiba-tiba.
Tanpa terasa nyanyian yang dinyanyikan Angel dan Martha pun sudah usai.
"Hiks,lagunya bagus.Itu lagu apasih kak?"teriak mahasiswa sambil terisak.Agnes pun mengambil mic dari presenter.
"Ini lagu adalah tentang persahabatan.Persahabatan pun putus karena sebuah pekara kecil,hingga saling melukai ketika bermusuhan.Mereka berbaikkan ketika mereka terlambat"kata Agnes menjelaskan sampai-sampai ada yang nangis mendengar makna lagu itu.
Author Sania:
__ADS_1
Hai,makasih buat yang sudah mampir baca novelku ini.
Jangan lupa like,komen,vote