
setelah Chika sudah masuk diruangan Alvaro dia meletakkan buah tangan yang dia bawa di meja samping brankar Alvaro, seperti biasa setiap mereka berjumpa dia menyalim tangan Alvaro, dibalas Alvaro dengan ciuman dikening nya," mas tante oliv sama om Adijaya belum datang?", tanya chika sambil meletakkan tas nya," semalam mami sama papi disini jagain mas, trus pas dokter bilang siang mas udah boleh pulang jadi mas nyuruh mami sama papi pulang",jawab Alvaro, "000, kamu Uda makan mas" tanya chika, yang dijawab gelengan oleh Alvaro," lah kok belum makan sih ini dah jam berapa mas, yaudah bentar aku pergi ke kantin rumah sakit dulu beli sarapan kamu", kemudian ia pun pergi membeli sarapan Alvaro.
__ADS_1
tak lama kemudian Chika sudah kembali dengan membawa bubur," ini dimakan biar aku siapin" ucap nya, " kok bubur sih sayang!!" ucap nya dengan kesal, Chika yang mendengar panggilan sayang Alvaro untuk nya menjadi malu," iss mas apaan sih manggil manggil sayang", ucap nya dengan malu," emang kenapa kamu kan calon istri aku, jadi mulai sekarang aku panggil kamu sayang", " yaudah kamu makan cepat ini dah lewat jam makan siang" akhirnya Chika menyuapi Alvaro makan.
__ADS_1
setelah selesai makan,"kita tunggu mami sama papi yah jemput saya" ucap nya, " eh nggk usah mas, aku aja yang nganterin kamu pulang kasian Tante oliv pasti mereka kurang tidur karna jagain mas, jadi aku ajah yang nganterin mas pulang", setelah itu Chika membereskan semua barang barang alvaro yang tersisa sedikit lagi karna sebagian sudah dibawa mamanya Alvaro, setelah selesai Chika mau memapah alvaro, " ehhh ....nggk usah dipapah digandeng aja biar saya nggk jatuh" ucap nya dengan senyum sambil mengandeng Chika, Chika hanya menggeleng melihat sikap Alvaro.
__ADS_1
Chika melihat Alvaro hanya diam saja," kok mas diam aja dari tadi", Alvaro hanya diam saja tanpa menjawab pertanyaan Chika, " mas kok diam aja sihh" ucap nya dengan kesal, " kamu bisa nggk sih nggk usah nyetir sendiri?" ucap nya dengan dingin," mas ....mas... aku itu dah biasa nyetir mobil, toh aku juga nggk kenapa-kenapa kok", ucap Chika, " kita itu nggk tau Chika, siapa tau ada orng yang mau menghadang kamu dijalan, kita nggk tau bahaya itu kapan datang makanya kita harus waspada" ucap alvaro dengan tegas, " iya mas besok besok aku bakal bawa supir" setelah itu terdiam kembali.
__ADS_1
sesampai nya mereka dikediaman rumah adijaya, mereka disambut dengan baik oleh mama papa Alvaro," heii sayang makasih yah kamu udah nganterin Alvaro padahal Tante sama om tadi mau jemput dia", ucap mamanya Alvaro," nggk papa kok Tante tadi sekalian mau jenguk mas Alvaro kok tante", setelah itu mereka mengajak Chika makan bersama, setelah itu Chika pamit kepada kedua orang tua Alvaro," Tante Chika pamit yah takut nya kemalaman" ucap Chika, " iya sayang hati hati yah" aku pamit yah mas", ucap Chika kepada alvaro sambil menyalim tangan Alvaro dan dibalas ciuman dikening membuat kedua orangtuanya tersenyum, " hati hati yah sayang,ingat jangan ngebut ngebut kalau udah sampai telfon mas yah" Chika hanya mengangguk dan kemudian masuk kedalam mobilnya dan pulang kekediaman nya,setelah Chika pergi mereka pun masuk kedalam rumah mereka.
__ADS_1