
suara alam membangunkan tidur maira. sedangkan lelaki di samping nya tidak merasa terusik dengan adanya nada alarm yg begitu kencang.
bagaimana aku membangunkan nya jika alarm tidak mampu. ah lagian masih jam 5 aku masak dulu abis itu mandi dan membangunkan nya.
maira beranjak dari ranjang kingsiz suaminya.
ah punggung ku rasanya remuk sekali padhal semalam kita tidak saling menyentuh, ini kesannya aku mau dong. dasar otak mesum.
maira mengguap sambil menguncir asal rambut lurusnya. menuruni tangga menuju dapur lalu bergulat dengan alat alat dapur.
aish akhirnya selesai juga. aku harus cepat mandi lalu membangunkan kak farhan.
maira meletakkan handuk yg baru saja di pakainya ke jemuran portebel.
memakai seragam sekolahnya lalu membangunkan suaminya.
tarik nafas hembus kan pelan pelan.
kak.. kak.. kak farhan, udah pagi kak bangun.
farhan menggeliat kecil. jam berapa ini tanya nya dengan suara serak khas bangun tidur.
jam 6 kak.
farhan bangun dari posisi tidurnya, mengumpulkan seluruh nyawa nya lalu beranjak ke dalam kamar mandi.
aku siapin dulu bajunya abis itu baru permak wajah.
maira memilih baju kerja untuk farhan. kayak nya cocok nih. gumannya lalu meletakkan di atas ranjang yang sudah rapi.
farhan keluar dari kamar mandi dan melihat baju kerjanya sudah terletak di atas ranjang. pinter juga tuh anak. gumannya lalu segera bersiap.
__ADS_1
sedangkan maira mengiris buah di dapur dan membuat susu untuknya.
farhan menuruni anak tangga. dilihatlah di meja makan ada makanan. kmana dia. gumannya.
eh kak farhan, duduk kak. maaf maira cuma bisa buatin nasi goreng.
hmm kok cuma satu piring.
karna maira gak biasa makan pagi jadi setiap pagi nya makan buah sama susu doang.
farhan mengangguk. duduk di kursi lalu mencicipi nasi goreng buatan istri nya. enak. batinnya.
setelah menyelesaikan sarapan paginya. farhan mengantar maira lalu menuju ke kantornya.
#
di anter siapa ra. ujar Indri karna merasa asing dengan mobil mewah yg baru saja mengatrkan maira.
sama kakak sepupu. jawab maira berbohong.
eh ila mana kok gak ada. tanya maira.
gak tau ra, udah yuk masuk keburu bel bunyi. ujar sarah. maira dan Indri mengangguk.
kok kemarin ambil cuti ra, ada urusan apa. ujar Indri kepo.
oma sakit. jawabnya singkat.
. waktu istirahat pun tiba.
gue ketaman ya guys.
__ADS_1
loe gak makan ra, gak laper apa?. ujar sarah.
enggak. gue titip jus alpukat aja.
Oke kita makan nya bentar kok, abis itu nyusul. maira mengangguk.
duduk sendirian di taman. air mata maira lolos dari plupuk matanya dan pikirannya berkelayang, menunduk sambil memainkan jari jemarinya.
kenapa nangis?. tanya Riyan lalu duduk di sebelah maira, maira segera menghapus air mata nya. sangat bersalah sekali rasanya jika dia mengatakan statusnya sekarang, pasti Riyan tidak terima.
apa ila cerita ke maira tentang, awas aja kalo sampe crita. batin riyan.
baby. panggil riyan.
gue gak papa kok by. jawab maira sambil menunjukan senyum nya.
Riyan mengenggam tangan mulus maira. kaget, rasanya beda knapa bisa secepat ini. maira teringat ucapan suami nya.
kalo ada masalah cerita ya, kamu bisa anggap aku sebagai sahabat atau kakak yang siap dengerin keluh kesah adiknya. jangan di pendem sendiri, sakit loh. ujar Riyan sopan dan lembut.
bulir bening semakin deras keluar dari plupuk maira, rasanya ingin sekali memeluk lelaki yg dicintai nya itu, namun apalah daya kini maira sudah menjadi istri orang.
bukan aku tapi kamu yg bakal merasakan lukanya hati karna sebuah penghianatan. batin maira.
Riyan semakin khawatir maira menanggis tanpa sebab, ingin membawa kepelukan nya tapi maira menolak. Riyan semakin curiga penyebab nya adalah ila.
sudah di kasih hati minta nya jantung, gak habis pikir saja. sahabat macam apa dia, yg tega merebut pacar sahabatnya sendiri.
.
.
__ADS_1
.
.