
dion "shera apakah kau merasakannya,,
Shera "aku takut saja dion,,akuu(memeluk dion)
Dion "sayang,,ikut aku,,(berdiri dan menggenggam tangan shera)
Shera "kemana,,
Dion mengajak shera kedalam rumah shera, dan berpamitan ke bu mila untuk mengajak shera jalan² lalu bu mila mengizinkannya lagi.
Dion membawa shera bersama mobil kesayangannya(jaky)menuju apartemennya.apartemen dimana kalau dia ingin sendiri saja.apartemen dion berada dilantai ke22
Didalam apartemen..
dion menutup pintu itu dan berjalan menuju kearah kmar mandi.sementara shera hanya melihat² isi didalam apartemen tersebut,dia berdiri dibalkon teras di apartemen.shera melihat takjub dengan pemandangan malam yg terlihat indah,banyak lampu² yg menghiasi bangunan² tinggi dan kendaraan yg lalulalang.merasakan angin malam yg bertiup shera merasa seperti diatas awan,sedang asik dengan ketakjubannya tiba² ada sepasang tangan melingkar diperutnya,yaa itu tangan dion.shera membalikkan badannya.
Mencium bau aroma shampo dan sabun ditubuh dion shera menatap dalam kemata shera,dia beepikir apakah mahluk yg begitu sempurna didepan matanya ini sungguh nyata atau hanya halusinasinya,dion yg terlihat gagah dan tampan malam itu,shera meraba raba wajah dion yg masih basah.
Shera "honey kamu kah ini,,
Dion "bukan,,aku adalah kanibal yg sedang keparan,(mendaratkan ciuman dan melumati bibir shera).
dion melumati bibir tipis **** shera dengan lahap sehingga shera kesusahan bernapas,dion menggendong shera masuk kedalam dan membaringkan shera dikasur yg empuk diapartemen itu.
Dion kembali mendaratkan ciuman dibibir shera kemudian sampai keleher shera,shera sepertinya sudah mulai merasakan getaran² dasyat ditubuhnya.dion lalu melancarkan aksinya dari meraba raba lengan tangan shera dan sampai ke bukit kembar yg masih tertutup pakaian lengkap.kemudian tangan dion mulai nakal dia telah berani memasuki tangannya kedalam baju shera dan naik ke bukit kembar shera sementara bibirnya masih mencubu dileher shera,tangan dion mulai meremas dua bukit kembar shera.ssshhhh....aaaahh...mmmm..tak usah ditanya lagi apa yg shera rasakan saat ini,dion telah membuatnya lupa akan segalanya,,lupa pada cita² dan lupa pada keluarganya.lalu kemudian dion melepaskan pengait bra yg menutupi bukit kembar itu.dion membuang bra shera kesembarangan tempat dan mulai mengangkat baju shera maka tereksposlah bukit bukit indah itu.
__ADS_1
Dion yg melihat langsung dua bukit kembar itu segera menenggelamkan wajahnya dibenda kenyal itu,dan memainkan lidahnya disana, sementara tangan dion yg sebelahnya meremas dan memelintir buah dada shera yg satunya.
Shera "diiiiioooonnn..aaahhh..sshh
Dion "shera sayang,,apakah kamu cinta dan sayang sama aku,,
Shera "banget honey,,ssshhh....aaahhh
Dion "kamu akan memberikan segalanya untukku,,(tetap melancarkan aksinya)
Shera "iyaa honey,,aku akan berikan apapun yg kamu minta,,
Dion "walaupun aku meminta ini,(meletakan tangannya ke bawah perut shera)apakah kamu mau memberikannya,,
Shera "iyaaa aku mau honey,,asalkan kamu langsung menikahiku dan membawaku bersamamu karna hanya kamu yg ada didalam hatiku,,memegang wajah dion dengan kedua telapak tangannya.
entah dari mana dion berpikir.tiba tiba dion menghentikan aksinya,dia menurunkan kembali baju shera yg ia naikan tadi dan membangukan shera yg dalam keadaan menahan amarah gejolak ditubuhnya.
Sementara shera merasa dipermainkan dan malu kemudian meraih branya yg dilemparkan dion dilantai.,dan memakainya kembali.shera kemudian duduk disofa dan memainkan ponselnya,setelah selesai urusannya dengan kamar mandi dion keluar fan mengajak shera pulang.
Didalam mobil dion menggenggam erat tangan shera,sambil menyetir dion selalu menatap dan tersenyum kepada kekasihnya yg sudah dibuatnya malu itu.
Shera "dion perhatikan jalannya,,jangan menatapku terus begitu,,aku malu,,
Dion "apa yg membuatmu malu,,apakah kejadian yg diapartemen tadi,,
Shera "hhmmm..iya..
__ADS_1
Dion "sayang..asalkan hanya aku seorang yg sudah menjamahmu tak ada orang lain kamu gk perlu malu,,(mengusap pipi shera)
Shera "yaa malu lah,,kamu tuh pacar aku,bukan suami aku..seharusnya tadi aku bisa mengontrol diriku tapi nyatanya aku terbuai dengan pesonamu,,(meneteskan air mata)bagaimana tadi kalau dengan orang lain,orang yg tidak tulus,mungkin aku sudah..hix..hix..hix(menangis menutup wajah dengan kedua telapak tangan)
Dion "aku akan selalu menjagamu,dan akan selalu mengontrol diriku(mengusap kepala shera)sudah diamlah,,hapus air matamu kita akan segera sampai dirumahmu,,
Shera mengusap air matanya dan berusaha tenang.tibalah mereka dirumah shera.
Diteras rumah sang ibu sudah menunggunya sedari tadi.entah mengapa ibunya merasa tidak tenang sehingga merasa khawatir akan anak gadisnya yg belum pulang.namun melihat dion dan shera sudah tiba didepan rumah hatinya kembali tenang.shwra da dion turun dari mobil itu.
Bu mila "alhamdulillah,,kalian dari mana aja,,ibu khawatir deh perasaan ibu gk enak tadi,,
Shera dan dion saling bertatapan saat mendengar penuturan bu mila.
ibunya shera bu mila
Dion "kami dari jalan² keliling kota aja kok tante,,
Shera "iya buu kami baik baik aja kok,,kami hanya jalan² doang cari angin,,he..he..he..
Dion "karena sekarang sudah mengatar shera dengan selamat dion permisi dulu tante,,
Bu mila "iyaa hati² dijalan ya nak dion,,shera ibu masuk duluan yaa,,
Dion " iya tantee,,sayang,,sampai ketemu besok disekolah ya,,cup,,(mengecup kening shera dan berjalan menuju mobilnya)
__ADS_1
Shera "iyaaa daaah(melambaikan tangan)
Kemudian dion menjalankan mobilnya dan keluar dari halaman rumah shera.