
shera kembali dengan membawa sebuah kotak p3k ditangannya.ia membersihkan luka dilengan zein dengan perlahan,zein memperhatikan wajah cantik shera dari dekat shera mengetahui bahwa zein memperhatikannya.dengan canggung shera mempercepat balutan luka dilengan zein,namun itu membuat luka zein menjadi perih,dengan memegang tangan shera zein menghentikan balutan itu.
Zein : " bisakah kau melakukan itu dengan perlahan,,
Shera : " ah maaf,aku tidak sengaja "
Zein kemudian melepaskan tangan shera lalu shera melanjutkan pekerjaannya membalut luka zein.
Shera : " selesai,,kamu bisa istrahat sekarang,apa kamu mau kubuatkan bubur ayam ? "
Zein : " kalau kau menemaniku makan aku mau "
Shera : " cih,,pria manja,,baiklah kebetulan aku juga belum makan silahkan kau tunggu disitu dulu "
Shera menunjukan ruangan makan bersama dikantor itu.kemudian shera menuju dapur untuk membuat bubur ayam setelah berapa menit kemudian shera datang membawa bubur tersebut dimeja makan,zein yg mencium aroma bubur yg menggiurkan sudah tak tahan untuk menyantapnya.
Sambil menyantap bubur hangat mereka berdua berbincang²
Zein : " hhmmm,,buburnya enak sekali baru kali ini aku merasakan masakan ini emm,,apa nama makanan ini "
Shera : " bubur ayam khas indonesia enakkan "
Shera dan zein duduk berhadapan dimeja panjang yg berukuran muat 8 orang untuk duduk makan bersama.
Zein : " ini tempat apa,,mengapa bgitu banyak ruagan di tmpat ini "
Shera : " kantor penampungan TKW yg kerja sebagai bersih² saja,dan kalau para TKW yg mendapatkan job sebagai baby sister atau menjaga lansia dan menjaga disabilitas mereka tetap harus tinggal dirumah majikan mereka,bukan disini "
Zein : " mengapa kalian suka kerja yg jauh² dari keluarga apa kalian tidak merindukan mereka..?
Shera : " bisakah kau mengubah topik pertanyaanmu..?
Zein : " maaf aku sudah menyinggung perasaanmu "
Shera : " habiskan makananmu lalu istirahat.besok aku mau pergi kerja lagi "
Zein menghabiskan makannya lalu ia pergi kekamar mandi setelah itu masuk kekamar shera dan membaringkan tubuhnya diranjang tempat tidur shera yg berukuran kecil.shera memasukki kamarnya melihat zein yg sedang tidur iapun mengambil karpet lalu membaringkan tubuhnya diatas karpet itu.
Zein belum bisa memejamkan matanya ia hanya berpura² tidur.iapun bangun keluar dari kamar itu dan menelpon anak buahnya,ia menghubungi marco orang kepercayaannya
__ADS_1
Callphone on..
Zein : " halo marco siapkan anak buahmu "
Marco : " ada apa bos kenapa tiba²
Zein : " aku diserang "
Marco : " sama siapa bos "
Zein : " albert,,dia ingin sekali membunuhku jadi persiapkan semua anak buahmu "
Marco : " baik bos "
Callphone off
Shera juga belum bisa memejamkan matanya karena seumur hidup baru kali ini ia tidur dikamar yg sama dengan seorang pria asing.zein kembali kekamar kekamar shera ia mendapati shera yg sedang duduk di tepi ranjang.
Zein : " kau belum tidur "
Shera : " kau sendiri dari mana,,kenapa belum tidur "
Shera : " kau keluar,,bagaimana kalau mereka menemukanmu dan menghajarmu atu membunuhmu "
Zein : " kenapa kau takut kehilangan aku "
Shera : " eh,,bukan itu maksud aku nanti kalau mereka tau kau ada disini bagaimana,tempat ini akan jadi hancur terus aku dan teman²ku akan tinggal dimana "
Zein : " kamu tenang saja mereka tidak akan tau kalau aku ada disini aku keluar hanya sebentar kok,,hmm kalau boleh tau kau bekerja dimana "
Shera : " aku kerja diperusahaan yg besar sebagai tukang bersih² diruangan pemilik perusahaan itu "
Zein : " apa kau sudah mengenalinya "
Shera : " siapa "
Zein : " pemilik perusaan itu "
Shera : " belum bahkan namanya saja aku tidak tau "
__ADS_1
Zein : " kalau begitu kau harus mengenalinya dekat dengannya siapa tau dia mau membantumu "
Shera : " ih gak ahk,,aku takut bisa jadi aku dikira memanfaatin tu om-om "
Shera mengira pemilik perusahaan itu adalah seorang bapak².zein membulatkan matanya karena dibilang om² oleh shera.
Zein : " kenapa kamu begitu yakin kalau dia sudah tua "
Shera : " yaa aku lihat ditivi² kan begitu pemilik perusahaan itu kalau bukan kakek² yaa bapak² iya kan "
Zein : " gak juga buktinya a,,aamm tidak "
Shera : " buktinya apa,,apa kau mengenlinya "
Zein : " tidak,,aku tidak mengenalinya,,aku sudah ngantuk mau istirahat "
Zein hampir keceplosan membongkar jati dirinya dihadapan shera yg sengaja ia tutupi,zein kemudian mengalihkan pembicaraan dan memilih untuk tidur.sherapun ikut tidur dilantai yang dialasi karpet.
Keesokan harinya shera bangun pukul 5 pagi dia mendapatkan zein sudah tidak ada di kasurnya,ia mencari keberadaan zein didalam kantor itu namun ia tidak menemukannya.lalu ia memutuskan untuk bersiap pergi kerja.
Setelah selesai bersiap shera kemudian menaiki motor yg disediakan oleh kantor untuk pergi bekerja.shera pergi ketempat kerjanya dengan pekerjaan yg sering ia lakukan shera mengerjakan tugasnya sebagai tukang bersih² diruangan COE itu.seperti biasa shera mengerjakannya semua dengan senang hati.shera mencari identitas dari pemilik perusaan iru namun tidak ia temukan
Shera : " masak sih gak ada foto atau apa gitu diruangan ini,,hhmm mana aku bisa tau kalau pemilik perusahan ini siapa,,bodoh ah "
Shera kemudian melanjutkan pekerjaannya dengan mengepel lantai selesai semuanya ia turun ke lantai bawah melalui tangga yg begitu panjang berliku²
Shera : " yg sabar shera ini demi keluargamu "
Sesampainya dibawah iapun beristirahat di kantin perusahaan,ketika shera akan membawa nampan berisi makanannya ia disenggol seorang lokal yg memang tidak suka dengan keberadaan shera,ia merasa bahwa posisinya direbut oleh shera sebagai tukang bersih² diruangan CEO.
Min shu nama gadis yg sengaja menyenggol shera sehingga makanan yg dibawanya tumpah tanpa ada sisa,shera hanya bisa bersabar mendapatkan perlakuan seperti itu di negeri orang namun siapa sangka kepala bagian kebersihan(pak jimman) melihat kronologi kejadian itu.ia tidak menyukai sifat yg diperlihatkan min shu kepada shera karena ia menaruh hati kepada shera sehingga pak jimman mengganti pekerjaan min shu dengan membersihkan toilet di lantai 4 dan 5.
Min shu : " apaaa saya harus membersihkan toilet di lantai 4 dan 5 kenapa bisa pak,apa salah saya pak,,saya mengerjakan tugas saya dengan baik kok,,kenapa saya harus ditugaskan ditoilet pak "
Pak jimman : " kau belum tau kesalahanmu apa,,coba kau ingat² kembali apa yg sudah kau perbuat tadi dikantin.
Min shu : " tapi pak itu kan saya tidak sengaja "
Pak jimman : " kau sengaja melakukan itu,,aku melihatnya jadi kau terima hukumanmu "
__ADS_1
Pak jimman meninggalkan min shu diruangannya.min shu menyesali perbuatannya tapi apa boleh buat itu sudah terjadi.