JANGAN JAUH DARIKU

JANGAN JAUH DARIKU
43.Kutunggu jawabanmu


__ADS_3

Keesokkan harinya shera terbangun dari tidur dengan posisi memeluk tubuh zein, zein pun sama ia juga tidur dengan posisi memeluk shera, membuka kedua matanya shera terkejut melihat wajah tampan zein ada di hadapannya begitu dekat dan ia bangun dan duduk melihat sekelilingnya,shera pun sadar bahwa ia tidak sedang berada dikamarnya melainkan ditempat lain.pada saat shera akan turun dari ranjang tiba-tiba ia terkejut dengan pakaian yg ia kenakan bukan lagi pakaiannya,ia membuka selimut yg masih menutupi sebagian tubuhnya dan melihat apakah sudah terjadi sesuatu yg tak pantas terjadi kepadanya dibawah sana.shera kebingungan.


Shera : " kalau dia mnyentuhku pasti aki sudah merasakan sakit dibawah sini tapi kenapa aku mengenakan pakaian ini,apa yang telah terjadi semalam "


Shera berusaha mengingat-ngingat kejadian semalam dari ia minum dan sampai ketempat ia berada sekarang.kemudian samar-samar ingatan itu muncul satu persatu ia mengingat ia sudah mengomeli zein dan ia juga mengingat memberi ijin kepada zein untuk menyentuhnya tapi ia tak mengingat mengapa zein tidak menyentuhnya.


Shera : " aduuh,,aku sudah melakukan kesalahan terbesar padanya,,bagai mana aku menghadapinya nanti,,apa aku berhenti aja dari pekerjaan ini dan minta cari pekerjaan baru kepada pak wandi(pengurus para tkw)iyaa aku keluar aja deh,,


Shera yg akan turun dari ranjang zein tiba-tiba dari belakang zein memeluknya ,rupanya zein sudah bangun sedari tadi ia juga mendengar semua keluh shera.ia tak ingin shera berhenti dari perusahannya,karena kalau sampai itu terjadi ia akan jauh dari wanita yg baru mengisi hatinya.


Zein : " kau tidak perlu berhenti,dan aku tidak akan memecatmu shera "


Zein membalikkan tubuh shera dan ia memberanikan dirinya untuk mengungkapkan perasaan cintanya terhadap shera.


Zein : " shera,,aku mencintaimu sangat mencintaimu dan juga menyukaimu,,apa kau mau menjadi kekasihku..? "


Shera yg mendengar pengakuan perasaan zein terhadapnya,ia mengingat apa yg dion pernah ucapkan kepadanya dulu waktu menembaknya di belakang toilet sekolah.shera bingung apa yg harus ia katakan kepada zein ia juga masih berharap suatu hari nanti ia bisa bertemu dengan dion kekasihnyabyg sudah 3 tahun meninggalkannya dan tidak pernah memberikannya kabar.


Shera : " maaf zein bukan aku tak mau tapi aku tidak ingin menghianati pacarku "


Zein : " pacar yg sudah lama mencampakkanmu,apakah masih pantas untuk dipertahankan,shera kalau kau mau jadi kekasihku aku janji tidak akan menyakiti hatimu "


Shera : " mungkin dia masih sibuk dengan sekolahnya "


Zein : " aku tau kau selalu menunggunya memberimu kabar kan,,shera selama hidupku lepas dari sekolah menengah atas tidak ada wanita yg bisa mengisi hatiku,tapi saat aku bertemu denganmu aku begitu ingin memilikimu "


   " cup " zein mengecup bibir **** shera,shera terkejut dengan perlakuan zein yg tiba-tiba mengecupnya.ia hanya bimbang dan terpaku saat zein memeluknya dan mendaratkan lagi kecupan demi kecupan di kening,pipi dan bibir sexinya.


Shera : " hentikan zein,,aku gak bisa,,aku hix..hix..hix..(menangis)

__ADS_1


Disatu sisi ia sangat merindukan dion,dan disisi lain ia juga mulai membenci dion yg sampai sekarang gak bisa dihubungi,hatinya merasa bimbang akankah ia menerima pria yg betul-betul mencintainya dan sudah memiliki masa depan.


Shera : " zein beri aku waktu untuk menjawabnya,sekarang ini aku belum bisa mengambil keputusan "


Zein melepaskan pelukkannya.


Zein : " baiklah akan kutunggu jawabanmu,dan aku harap jawabanmu tidak mengecewakanku,shera,,kau ingat perkataanku walaupun kau menolakku,aku akan tetap berusaha mengejarmu sampai ke negeri asalmu "


Shera membalikkan tububnya dan turun dari ranjang zein dan berjalan menuju kamar mandi dikamar itu.zeinpun ikut turun dari ranjang itu dan menuju kamar gantinya dan mengambil pakaian shera yg sudah dibersihkan oleh pembantunya semalam.dan menaruhnya di atas ranjangnya.


Shera keluar dari kamar mandi dan mendapati pakaiannya sudah ada diatas tempat tidur zein.ia mengambilnya dan membawanya kembali kedalam kamar mandi,shera memakai bajunya dikamar mandi.


Setelah selesai dengan semuanya,zein mengantar shera pulang ke kantor penampungan.


Zein : " kau sudah selesai "


Zein : " sebentar aku cuci muka dulu,,baru setelah itu ku antar kau pulang "


Setelah zein selesai dengan urusannya didalam kamar mandi ia keluar dari kamarnya dan mengajak shera sarapan pagi terlebih dahulu dirumahnya.


Zein : " sebelum kau ku antar pulang, kita sarapan dulu "


Shera hanya membisu dan sedikit ragu saat zein mengajaknya sarapan dirumah megahnya.


Zein : " kamu tenang aja,,aku menyuruh bibi memasak makanan yg halal dan mengganti baru semua peralatan didapur "


Shera terharu betapa perhatiannya zein kepada dirinya,yg menjadi pertanyaan dihati shera adalah apakah zein mau diajak mualaf jika nanti mereka berdua jodoh,dan yg pasti shera tidak akan pindah agama jika ia berjodoh dengan pria yg beda agama.


Setelah selesai makan zein mengantar shera pulang ke kantor dimana shera tinggal.

__ADS_1


Sampai didepan gedung itu zein menghentikan mobilnya,turun dari mobil dan membika pintu mobil untuk shera,shera pun keluar dari mobil zein.saat shera berjalan akan masuk kegedung itu tiba-tiba shera menghentikan langkah kakinya karena mendengar ucapan dari zein.


Zein : " shera,,kau akan masuk kerja hari ini..?


Shera : " iya,,kenapa !!


Zein : " jam istirahat sebentar jangan kemana-mana,tunggu aku diruanganku !!


Shera : " aku gak mau,,nanti kalau


ada yang lihat seorang OB berada diruanganmu gimana,, kan jadi bahan gunjingan orang sekantor lagi,,aku gak mau ahk. "


Zein : " kau gerakkan saja lukisanku yang ada di dinding nanti akan ada pintu rahasia dinding itu terbuka dan kau masuk saja disitu takkan ada yang tau kalau kau didalam mereka juga tidak tau dengan ruang rahasiaku itu. "


Shera : " tapiii. "


Zein maju satu langkah kehadapan shera memegang kedua bahu gadis polos itu.


Zein : " menurutlah hhm. "


Shera : " baiklah. "


" cup " zein mengecup bibir **** shera, lagi-lagi jantung shera berdebar kencang dibuatnya,ini bukan kali pertama zein mengecupnya tapi sudah 2x zein melakukan itu kepadanya dan tetap tubuh shera serasa ada aliran listrik yang mengalir ditubuhnya.


Shera : " perasaan apa ini ya Tuhan,,(dalam hati)


Kemudian shera membalikkan tubuhnya dan meninggalkan zein yang masih mematung berdiri di sebelah mobilnya.


Setelah tubuh shera menghilang di balik dinding zein pun masuk kemobilnya lalu kembali kerumahnya mengganti pakaian kantornya.

__ADS_1


__ADS_2