Janji Kita

Janji Kita
aku harus bagaimana


__ADS_3

kedekatan Farhan dan Geisha semakin dekat, membuat satu sama lain nyaman.tanpa Geisha sadari ada hati yang terluka,ya benar Ali lama menyayangi Geisha tapi perasaan itu tak terbalas.


"aku harus bagaimana menghadapi Ali"! gumam Geisha dalam hati, sebenarnya dia memang mengagumi Ali sebagai seorang pria yang menarik hatinya,tapi ada satu hal yang nggak mungkin dia bersama Ali,biarlah rasa ini di simpan rapat-rapat di hatinya.


"ge please kasih satu alasan kenapa begitu sulit membuka hati untukku",kata Ali menatap sendu Geisha.


"bukan begitu Al,tapi sudah ada orang lain yang mengisi hatiku, please cinta nggak bisa di paksakan Al,aku mohon mengertilah",ucap Geisha sambil air matanya berlinang karena ucapan dan hati bertolak belakang.


sambil bergetar Geisha mengucapkan kata-kata yang menyakitkan untuknya dan Ali,tapi dia harus tau konsekuensinya atas apa yg barusan dia katakan,mulut dan hati bertolak belakang. Geisha memberikan alasan agar Ali berhenti mengejar cintanya,jahat memang ke dengarannya Geisha memanfaatkan Farhan untuk menjauhi Ali.


Ali semakin menjauh dari Geisha seperti orang yang tak saling kenal, situasi ini sangat menyakitkan untuk Geisha tapi Geisha tau ini adalah resiko yang harus dia terima.


ketika pulang sekolah Geisha kaget banyak orang di rumah,ada apa sebenarnya, Geisha berlari tanpa menghiraukan orang-orang sekitar.


"bapak kenapa ini buk??" tanya Geisha kepada Retno ibunya.


"Bapak tadi jatuh di sawah nak dan nggak tertolong"kata Retno sambil isak tangis, menangis di depan jenazah suaminya. bagai di sambar petir di siang bolong itulah keadaan Geisha sekarang.


usai pemakaman Geisha termenung di kamarnya,meratapi nasibnya, sebentar lagi dia lulus dan bercita cita untuk kuliah di kota,pupus sudah harapan karena Bapak sudah tiada.dia harus menjadi tulang punggung keluarga setelah ini,dia masih punya adik masih duduk di bangku SD, sungguh apa yang dia harapkan tak sesuai dengan keadaan dan takdirnya.


Hari ini hari kelulusan Geisha dan teman-teman nya,hati Geisha berdenyut nyeri memikirkan masa depannya,dia sudah tak terobsesi untuk kuliah,lebih baik dia bekerja untuk membantu perekonomian keluarga setelah bapaknya meninggal.


"buk besok Geisha mau pergi cari kerja ya,biar bisa bantu ibu"kata Geisha sambil meminum teh,


"kamu kan punya cita cita lanjut pendidikan nak, ingat pesan bapak pendidikan adalah no satu,ibu nggak rela kamu berhenti di tengah jalan",ucap Retno sambil membelai rambut anaknya dengan lembut." tapi buk biayanya bagaimana??",kata Geisha sambil menggenggam erat tangan ibunya.

__ADS_1


"kamu tenang saja bapak sudah menyiapkan uang pendidikan buat kamu jauh-jauh hari ndok"!, kata Retno menyaksikan anaknya gadisnya itu.


Kini Geisha telah di terima di salah satu perguruan tinggi di kotanya,kota dan desanya tempat tinggal hanya berjarak 30 km, terpaksa dia kost dan mencari pekerjaan sampingan agar menghemat biaya hidup,.


Hari-hari di lalui dengan penuh semangat agar dia cepat menyelesaikan kuliahnya dan bekerja untuk membantu biaya adiknya sekolah, semangat yang tak kunjung padam walau badai dan gelombang selalu menerpa.


Akhirnya libur semester, Geisha bergegas untuk pulang ke rumah, sesampainya di rumah dia dikejutkan oleh Farhan yang berada didalam rumah."mas apa kabar??" sapa ge kepada farhan yang dengan senyuman.


****


"gimana ge kuliah kamu? lancar",kata Farhan sambil berdiri menyalami Geisha, Geisha hanya membalas dengan anggukan.


Geisha dan Farhan saling bercengkrama di teras rumah, suasana yang sudah lama tidak mereka lakukan semenjak Geisha kuliah.


"mas maaf ya sebelumnya,apa alasan mas selalu berkunjung kerumah meskipun aku nggak ada",kata Geisha tanpa melihat Farhan karena takut salah ngomong,


"ge aku mohon terima cinta dan sayang ku yang tulus ini,aku nggak janji bisa bahagiakan kamu tapi aku akan selalu berusaha membuat kamu bahagia. jadi please ya ge"kata Farhan sambil menggenggam tangan Geisha dengan penuh harap.


Dengan memejamkan mata Geisha mengangguk tanda menerima cinta Farhan ke dirinya,tak terasa air mata ikut menetes,dia bimbang di sisi lain dia masih mencintai Ali, Geisha sadar itu tidak mungkin, lebih baik memulai dengan Farhan akan bisa menghapus perasaan itu kepada Ali, jahat memang Farhan hanya sebagai pelarian saja agar dapat melupakan Ali.


waktu terua berjalan, dengan seiring nya waktu Geisha mulai nyaman akan hadirnya Farhan, kesabaran dan ketulusan yang Farhan berikan menjadi nilai plus untuk Geisha.


******


Akhirnya selesai sudah kuliah Geisha, dengan ini dia telah menyandang gelar sarjananya, sebuah kebahagiaan yang membuat hatinya senang,dan kini mulai mencari pekerjaan sesuai dengan bidangnya.

__ADS_1


melamar sana sini tapi belum ada panggilan dari perusahaan yang dilamar nya,tapi Geisha tak pernah menyerah begitu saja,tetap semangat mencari pekerjaan yang di impikan sejak lama.


sebuah perusahaan memanggil Geisha untuk interview, dengan senang hati Geisha langsung bergegas datang ke perusahaan tersebut, akhirnya Geisha di terima sebagai karyawan di perusahaan tersebut.


hari ini hari pertama Geisha bekerja, dia bergegas pergi sebelum terlambat, memasuki ruang kerjanya dia di kejutkan ada seorang yang di kenal,ya Ali satu ruangan dengan nya, sungguh membuat hati Geisha nyeri tak karuan,sudah berusaha untuk melupakan pria yang ada di depannya,tapi malah bertemu lagi bahkan tiap hari.


"Al apa kabar?" sapa Geisha kepada Ali.


" baik " hanya satu kata yang terucap dibibir Ali.


Bekerja di perusahaan yang sama dengan Ali membuat Geisha gelisah akan perasaannya kepada Ali, tidak mau membuat sakit hati Farhan yang selama ini selalu ada untuknya. dengan susah payah Geisha membuang jauh-jauh perasaannya untuk Ali. jujur Geisha sudah mulai membuka hati untuk Farhan.


*******


"kenapa melamun,apa yang kamu pikirkan??" cicit Farhan pada Geisha.


"eeh nggak ada mas"seru Geisha sadar akan lamunannya.


"gimana hari pertama bekerja? " kata Farhan membuyarkan lamunan Geisha,


"Alhamdulillah lancar mas,berkat doa ibu sama mas Farhan tentunya",ucap Geisha sambil tersenyum nyeri di hatinya.


setiap hari bertemu dengan Ali, membuat galau hatinya,rasa yang mulai terkikis kini tumbuh lagi,


"aku nggak boleh hanyut dalam suasana seperti ini",gumam Geisha dalam hati.

__ADS_1


jangan lupa like komen nya ya para reader,biar author tambah semangat, terimakasih 😘😘


__ADS_2