Janji Kita

Janji Kita
Adi karya Kusuma grup


__ADS_3

Cinta adalah anugerah,tapi terkadang cinta menggores luka yang amat dalam,cinta level tertinggi adalah ketika kita mengikhlaskan dia pergi untuk kebahagiaan nya,cukup melihat orang yang kita cintai bahagia tanpa kita memiliki, itulah level tertinggi sebuah cinta.


Mungkin itu sekarang yang sedang Geisha lakukan. mengikhlaskan Ali mencari kebahagiaan nya sendiri tanpa dirinya, ikhlas itu tak mudah membalikkan telapak tangan,ada pengorbanan dan air mata di dalamnya. sulit melawan rasa cinta dan sayang tapi apa boleh buat karena sebuah janji yang terlanjur terucap.


"Aku pasti bisa melewati ini semua",batin Geisha untuk menyemangati diri sendiri, "walau berat aku yakin pasti bisa, tetap semangat ya hati walau sakit dan perih." ucapnya sembari memberikan semangat untuk menghadapi semua ini.


Setiap hari di kantor dia harus sering menjaga jarak dengan Ali, semakin Geisha menghindari Ali semakin gencar pula Ali mendekati Geisha.


"please Al,tolong hargai keputusan ku," seru Geisha sambil memohon agar Ali tak terus menerus mengejar nya.


Ali hanya senyum dan melirik Geisha,


"aku tau Ge, ada ruang di hatimu untukku, tapi apa salah ku hingga kamu tak mau memberikan kesempatan untuk masuk di hatimu", geram Ali nada bicara Ali amat ketus. hingga membuat Geisha semakin rapuh dan takut.


Farhan iya hanyalah dia penolong Geisha saat ini, kalau Geisha menikah dengan Farhan pasti Ali berhenti untuk mengejar nya.


sesampainya di rumah Geisha langsung menghubungi Farhan lewat sambungan telpon.


"hallo mas bisa besok weekend jemput aku? aku kangen sama ibu, antar aku pulang ya," seru Geisha di sebrang telpon. Farhan dengan senang hati menjawab iya.


weekend pun tiba Geisha sudah siap-siap untuk pulang ke kampung halamannya, Farhan pun sudah sampai ke kost Geisha.


"gimana sudah siap sayang", sapa Farhan pada Geisha,.


"apa mas bilang? sa,,,,yang" gugup Geisha karena baru pertama kali Farhan memanggil nya sayang walaupun sudah lama pacaran.


"kenapa? kamu kan calon istri ku,"sahut Farhan sambil mengelus rambut panjang Geisha.


setelah menempuh perjalanan jauh akhirnya sampai juga di rumah, rumah di mana Geisha di besarkan penuh cinta dan kasih sayang oleh kedua orangtuanya.


"assalamu'alaikum buk," Geisha mengulas senyum pada ibunya,

__ADS_1


"walaikusalam, sudah datang kamu ndok?", sahut ibu Retno kepada anaknya.


"capek buk,"seru Geisha manja pada ibunya,


"kamu istirahat dulu,baru nanti kita ngobrol," sahut Bu Retno, yang hanya di balas dengan anggukan oleh Geisha,.


setelah membersihkan diri, Geisha langsung bergabung di ruang tamu dengan Farhan dan ibunya. Geisha duduk di samping ibu, dan Geisha mulai membicarakan soal hubungannya dengan Farhan kepada bu Retno.


"buk bulan depan Geisha mau resign", kata Geisha dengan hati-hati.


"kenapa,"sahut bu Retno menanggapi ucapan anaknya,


Geisha langsung menjawab,"aku mau nikah lah buk sama mas Farhan," sontak Farhan langsung kaget mendengar kata nikah yang barusan terucap mulut Geisha. dengan senang hati bu Retno langsung memeluk anaknya.


"memang sudah direncanakan sebelumnya sama nak Farhan??", tanya Bu Retno pada Farhan yang langsung di tanggapi dengan anggukan.


"ibu bahagia sekali, akhirnya kalian mempunyai rencana itu,"seru Bu Retno penuh kebahagiaan.


"beneran sayang kamu mau resign?," dengan hati-hati Farhan bertanya pada Geisha.


langsung di jawab oleh Farhan,


"iya nggak lah, cuma kemarin kamu bilang tunggu sampai kamu jadi karyawan tetap,tapi sekarang kamu pingin resign?, emang ada apa?,"


"nggak ada apa-apa mas, nanti kalau aku kerja nggak fokus sama keluarga dong," Geisha memberikan penjelasan kepada Farhan.


Farhan sangat bahagia, sorot matanya yang teduh yang selama ini Geisha rasakan dan yakin akan keputusan nya untuk hidup bersama Farhan, cinta bisa tumbuh dengan seiring waktu, Geisha yakin keputusan nya tepat,bisa hidup damai tanpa rasa bayang-bayang sebuah janji. janji yang selama ini terus menghantuinya.


weekend telah berakhir, waktunya kembali ke kota dengan segudang aktivitas yang ada di depan mata, Geisha mengumpulkan banyak tenaga agar kuat menghadapi Ali.


"pagi semuanya,"sapa Geisha dengan ramah pada teman-teman nya yang berada satu ruangan dengan nya.

__ADS_1


"pagi juga," kompak semua menjawab sapaan Geisha kecuali Ali yang cuek di depan orang banyak.


"pengumuman satu jam lagi kita akan rapat dengan pimpinan pusat, beliau ada kunjungan di sini, siapkan diri kalian," seru Manda salah satu staf di bagian administrasi.


semua staf dan karyawan telah berkumpul, pimpinan pusat baru saja datang.


"selamat siang semuanya," sapa ramah pria muda yang tak lain adalah pimpinan pusat perusahaan "Adi jaya Kusuma grup", perusahaan yang bergerak di bidang properti dan perhotelan.


Geisha menatap tanpa berkedip, rasanya seperti mimpi, orang yang di depan matanya adalah Farhan. seorang direktur utama Adi karya Kusuma grup. Farhan hanya mengukir senyum ketika dia tau bahwa kekasihnya tak henti memandangi nya.


setelah meeting selesai, semua karyawan dan para staf membubarkan diri, apalagi sekarang waktunya jam makan siang. Farhan memasuki ruangan Geisha dan mengajak Geisha makan siang.


"sayang ayo kita makan siang," kata Farhan sambil membuka pintu ruangan Geisha, semua mata tertuju kepada pimpinan perusahaan tersebut, mereka saling pandang siapa yang di panggil sayang oleh atasannya itu. "sayang ayo cepat berdiri," seru Farhan karena Geisha masing bengong mendengar ucapan Farhan.


Akhirnya Farhan mendekati Geisha dengan menggenggam tangan kekasihnya itu. Geisha kaget. " mas, kamu harus menjelaskan semua ini," kata Geisha sambil menatap satu persatu teman satu ruangan nya.


Farhan putra Kusuma adalah pewaris tunggal Adi karya Kusuma grup, selama ini tidak ada orang tau karena Farhan tinggal di desa, hidup serba sederhana, menyembunyikan identitasnya. sekarang setelah ayahnya pensiun mau tak mau dia harus mengganti kan posisi ayahnya.


"mas kenapa nggak jujur sama aku?," geram Geisha sambil memanyunkan bibirnya, "sekarang kamu sudah tau kan?," jawab Farhan dengan senyuman yang selalu teduh.


sepulang dari makan siang,semau pada heboh dengan hubungan Geisha dan pemilik perusahaan.


"Ge kenal dimana kamu sama pemilik perusahaan?," tanya salah satu teman Geisha yang kepo masalah ini. Geisha langsung menjawab dengan malu-malu, "kita sudah pacaran tiga tahun, tapi aku nggak tau kalau mas Farhan pemilik perusahaan ini,".


Ali langsung mendekati Geisha, "oh ternyata ini alasan kamu nggak terima aku Ge," semua mata memandang ke Ali tak terkecuali Farhan yang tiba-tiba berada di ruangan Geisha.


"apa maksudnya kamu Al," cicit Geisha bergetar dan air matanya tak dapat terbendung.


"kamu menolak ku karena menjaga hati kan?, padahal sebelum kamu mengenalnya aku sudah menyatakan perasaan ini sama kamu," geram Ali.


"ini kantor, sebaiknya membicarakan masalah pribadi nanti setelah pulang kerja," sahut Farhan dengan rasa cemburu yang membara. semua terdiam mendengar ucapan Farhan, terlihat satu ruangan panik karena Farhan mendengar kekepoan para karyawan.

__ADS_1


"tentang saja,pak Farhan orang nya baik, nggak bakalan kena masalah kok karena kalian kepo terhadapnya,"kata Geisha agar memecahkan keheningan di ruangan ini. Farhan juga tak segan-segan memanggil sayang ke Geisha di depan para karyawan, yang membuat Ali semakin panas dan marah.


hallo reader, jangan lupa ya vote,komen like ya biar author semangat, terimakasih 😘😘😘


__ADS_2