Jatu hati kepada pelayan cafe

Jatu hati kepada pelayan cafe
Episode 2


__ADS_3

alarm berbunyi pada puul 05:30 wib. yang membangunkan seorang lelaki tampan.lelaki itu bangun dari tidurnya sambil mengucek kedua matanya. dan dia duduk selam hampir 5 menit untuk mengumpulkan seluruh kesadarannya. setelah kesadarannya penuh. kemudian dia memnjatkan doa yang selalu dia lakukan setiap pagi untuk memulai aktivitas nya yang baru.


''Tuhan terimakasih atas hari yang bauru, nafas kehidupan, dan berkat yang luar biasa yang Engakau berikan untuk ku dan juga keluarga ku. berkati setiap aktivitas yang akan aku lakukan hari ini, Tuhan aku serahkan seluruhnya kepada Mu. Amin."


begitulah kegiatan yang dia lakukan setiap pagi untuk memulai hari nya, walaupun dia seorang CEO, bukan berarti dia menyombongkan diri, dan  melupakan apa yang harus dilakukan dan di taati setiap orang pada umum nya.


dan tentunya juga setelah itu, dia juga tidak melupakan rutinitas nya yang lain, di beranjak dari tempat tidur, dan pergi ke kamar mandi, dan akan pergi ke  kantor.


sementara itu di ruang makan  Ny Kayla bersama dengan pelayan sedang menyiapkan sarapan, setelah selesai menyiapkan sarapan, Kayla duduk, sambil menunggu suami dan juga anak nya turun untuk sarapan.


"bi inah"


"saya nyonya"


"tolong kamu panggilkan tuan muda yah"


belum sempat pelayan  menjawab majikannya itu, sudah terdengar suara dari sebelah kiri mereka, tampak seorang pria tampan menuruni tangga yang berpostur tinggi, tampan,dan tampak gagah dengan setelan jas berwarna hitam yang dia kenakan.


"pagi ma"

__ADS_1


"pagi juga sayang, tumben cepet banget hari ini? lebih cepat dari biasanya.


"iya ma, hari ini aku ada  meeting dengan klien ma, sebelum jam masuk kantor"


"kok tumben klien kamu minta ketemunya se pagi ini?"


"iya ma, karna klien ku itu mau pergi ke luar negeri mah, pesawat nya juga berangkat nya pagi ini juga mah, jam 9"


kayla pun mengangguk mengerti. tak selang bebrapa lama juga pak susilo juga sudah berada di meja makan.


setelah itu, mereka pun menyelesaikan sarapan mereka, dakam keadaan diam, dan tidak berkata satu patah kata pun, hanya suara garpu dan sendok yang saling beradu, karna sudah merupakan suatu kebiasaan dan aturan di keluarga mereka.


**************


setelah dewi selesai mengerjakan pekerjaan rumah, dan membuat sarapan. dewi pun meletakkan nya di atas meja. tak selang beberapa saat gina yang merupakan sepupu dewi, keluar dari kamarnya untuk sarapan. dia berjalan sambil menguap, " wah udah siap nih sarapan" gina memegangi perutnya dengan bibir yang melengkung.


"bu sarapan kita udah siap nih" panggil gina pada ibunya. "iya mama datang". jawab ibunya


tak beberapa lama dewi pun datang dari dapur ingin ikut bersama mereka juga sarapan pagi. belum sempat dewi duduk, bibi nya pun langsung memegang tangan nya. "mau ngapain kamu ha?. kamu lupa dimana tempat mu?"

__ADS_1


seketika dewi diam. dia merasa sakit hati, mata nya hampir mengeluarkan air mata, tapi di berhasil menahan nya.


"kenapa kamu diam? apa waktu dua tahun tidak sanggup untuk mengingatkan dimana tempat mu?"


dengan menarik nafas nya dalam- dalam dewi pun meminta maaf dengan kepala yang menunduk ke bawah.


"maaf kan aku bi, kalau begitu aku akan pergi ke dapur"


"kalau begitu cepat sana pergi aku tidak ingin sarapan ku terganggu dan selera makan ku jadi hilang gara-gara kamu"


dewi pun pergi ke dapur dengan kepala yang masih menunduk. dan sesampai nya di dapur, dewi pun menangis sejadi jadinya. dia sangat sakit hati atas perkataan bibi nya.


***************************


halo readers ini merupakan karya perdana aku. aku harap kalian suka, dan aku juga mohon saran dari kalian jika masih banyak kekurangan dari karya ku ini. maaf jika  kata-kata di bab awal terlalu monoton, tapi aku janji akan lebih belajar lagi  agar bab selanjutnya tidak terlalu monoton.


oh yah, jangan lupa like, dan komen yah.


terimakasih................................

__ADS_1


__ADS_2