
sementara itu dewi yang bekerja di kebun teh tempat juragan kaya di kampung nya, yang melakukan pekerjaan nya. dewi memetik daun teh sambil melamun, dewi memikirkan perlakuan sepupu dan bibi nya pada nya selama dua tahun belakangan.
flash back on**......................................**
hari itu seorang gadis menangis tersedu-sedu menatap 2 gundukan tanah, dan 2 batu nisan yang terukir nama kedua orang tua nya. dewi meratapi nasib nya yang teramat menyedihkan. yang di tinggal oleh ke dua orang tua nya. kedua orang tua dewi meninggal karna kecelakaan yang menimpa moang tua nya pada saat perjalanan dari kota pulang ke kampung.
yang dewi tau kedua orang tua nya meninggal kecelekaan karna menabrak pohon besar, yang mebuat mobil nya mengelarkan asap dan meledak di tempat.
ketika orang tua dewi masih hidup, dewi adalah seorang anak yang sangat manja, karna dewi adalah anak perempuan satu-satunya.
dan, sepupu dan juga bibi dewi selama ini menumpang hidup pada kedua orang tua dewi. waktu orang tua dewi masih hidup, dewi selalu di perlakukan baik oleh bibi dan juga sepupu nya itu. namun semenjak orang tua dewi meninggal. semua berubah 360 derajat.
sepulang dari makam orang tua nya, sepupu dan bibi nya langsung bersikap aneh pada nya.
"dewi, buatin kita makan yah" seru bibi nya.
"sama minum nya juga yah, capek tau di pemakaman, dipanggang matahari" seru sepupunya.
dewi pun sontak kaget. "kenapa kalian jadi seperti ini?"
__ADS_1
"kenapa? apa?, ada yang salah? udah buatin sana jangan banyak nanya". seru bibinya.
dewi pun langsung menangis tersedu-sedu, " kenapa kalian jadi seperti ini?, "apa yang kalian lakukan?.
"apa yang kami lakukan kamu bilang?, capek tau sandiwara bertahun - tahun"
"sandiwara?, berarti selama ini kalian hanya berpura- pura baik?" dewi.
"kalo iya emang kenapa?, kami capek hidup miskin, makanya kami menumpang hidup pada orang tua mu" seru bibi nya.
"dan asal kamu tau, orang tua yang kamu sayangi selama ini, itu bukkkkkkkkkkk"
"sudah buatin minum sama makan sana cepat, kita capek sama haus." seru bibinya.
dewi pun pergi sambil menangis.
" ihh hampir aja keceplosan gina."
"iya bu maaf"
__ADS_1
tak lama kemudian dewi datang membawa minum untuk mereka.
"ingat yah dewi, orang tua kamu sekarang sudah gak ada, jadi mulai hari ini, kamu tidak bisa lagi ber manja-manja. semua pekerjaan rumah kamu yang kerjakan, dan juga kamu harus pergi bekerja ketempat orang untuk kebutuhan kita sehari- hari. sudah. sekarang kamu pergi sana, siapkan makan malam dan bereskan rumah"
"oh ya, aku dengar juragan butuh pekerja untuk bekerja di pekebunan teh nya, besok kamu datang kesana untuk bekerja di sana".
kemudian dewi pun beranjak dari sana dengan perasaan sedih dan sakit hati atas perlakuan bibi dan sepupunya.
flash back of...............................
di tengah lamunan nya dewi di kagetkan oleh siti sahabat nya. "kamu kenapa wi? kok melamun kayak begitu?."
"gak papa ti" seru dewi.
"kalok gak papa, kenapa melamun wi?"
"gak papa cuman gak enak badan ajah"
"wi, aku kenal kamu itu udah lama, jadi kalo keadaan kamu gimana pun, bagaimana pun, aku udah tau, kamu gak bisa bohong wi."
__ADS_1