
"apakah aku harus keluar dari SEVENTEEN agar semua kembali seperti semula" kata mingyu menunduk menirukan nada shua saat mengatakan itu
BRUUUKK
para belun juga mencerna kata kata mingyu mereka di kagetkan dengan jeonghan yang tiba tiba pingsan dan jatuh ke lantai , semua member menghampiri jeonghan .
"jeonghan hyung , , , jeonghan hyung " panggil semuanya panik , jun kemudian menggendong jeonghan ke sofa dan do baringkan di sana .
"apakah jeonghan hyung sakit"? tanya dino , mereka mengelilingi jeonghan
"tidak dia baik baik saja tadi " jawab scoups
"jeonghan hyung " panggil the8 di sampingnya
"cepat panggilkan dokter"! suruh scoups karen sudah sepuluh menit jeonghan belum juga sadar dan ketika vernon berdiri untuk memanggil dokter , jeonghan sadar para member pun merasa sangat lega ,dia duduk seketika dan menatap para member nya itu
"katakan Shua tidak akan meninggalkan ku kan , dia tidak akan meninggalkan kita kan , dia bilang tidak akan meninggalkan aku , kami akan pergi bersama , ku mohon katakan jika shua tidak akan meninggalkan aku kan p?" kata jeonghan kembali menangis seperti orang yang kebingungan dan kemudian pingsan lagi di akhir perkataanya .
para member sangat panik saat itu , dan akhirnya jeonghan di bawa ke ruangan lain untuk di periksa , sebagian dari mereka menemani jeonghan dan sebagian lagi menemani joshua . di ruangan joshua hanya ada mingyu , wonwoo , jun , hoshi , woozi dan juga dino , mereka diam tampa kata .
"sepertinya di antara kita , jeonghan hyung yang paling terpukul , dia sampai se syok itu setelah mendengar cerita mingyu soal shua hyung ingin keluar dari group" hoshi memnyibah kesunyian
"iya , , jeonghan sangat menyayangi shua hyung tapi kenapa mengabaikan shua hyung seperti itu"? tanya woozi
"aku bingung dengan pola pikir jeonghan hyung " jun pun ikut bicara dan tiba tiba BRAAK. pintu itu terbuka dengan kencang ternyata jeonghan berlari dari luar dengan keadaan wajah pucat dan rambut acak acakan , darah mengalir dari tangannya karena dia mencabut selang infus di tangannya dengan kuat . semua member yang menemaninya mengikut di belakang ,
"shua_ya , , , kau tidak akan meninggalkan aku kan , ,? kita pernah berjanji dulu kalau kau ingin menyerah aku juga akan mengikuti mu tapi kau ingin pergi tampa aku"? jeonghan kembali memeluk joshua yang masih koma dengan sambil menangis.
__ADS_1
"jeonghan hyung sebaiknya kau kembali ke ruangan mu kau masih tidak baik baik saja" bujuk the8 dan dk yang setia mengusap bahunya agar sedikit tenang ,
"aku ingin di sini menemani shua , , "jawab jeonghan masih memeluk tubuh joshua dia sudah tak peduli dengan keadaannya saat ini , jika penggemar melihat sosok jeonghan saat ini mereka pasti tidak akan tega , rambut acak acakan , mata sembap dan merah karena menangis dan wajahnya yang pucat pasi.
"YOON JEONGHAN , , , " wonwoo kembali membentak jeonghan dengan tampa embel embel hyung setelah sebelum itu memijit pelipisnya, tapi jeonghan seolah olah tak mendengarkan dia masih terisak di atas tubuh joshua , semua member kaget dan sangat ngeri mendengar wonwoo yang kembali tersulut emosi
wonwoo menghampiri jeonghan , dia meraih tubuh jeonghan agar berdiri menatap nya juga
"sadar hyung , , sadar , , bukan cuma kamu yang sedih , aku mereka adik adikmu juga sedih , jika kau seperti ini itu akan menambah beban kami ku mohon jangan seperti ini , , ,jebal , , jebal "wonwoo memeluk jeonghan dan menangis semua member jadi ikutan menangis melihat abangnya itu mengalami syok yang berlebihan , wonwoo menghapus air mata yang terus mengalir di wajah cantik jeonghan.
"jangan seperti ini ok "? kata wonwoo
"ku mohon katakan jika shua tidak akan meninggalkan aku kan ?!" jeonghan kembali menangis
"iya shua hyung , tidak akan kemana mana dia akan tetap bersama kita di seventeen jadi tenanglah" bujuk wonwoo , akhirnya semua menjadi lebih tenang , jeonghan sudah lebih bisa di kendalikan tapi dia tidak mau jauh dari shua .manager datang setelah ber part2 kegaduhan di sana , dia menatap satu persatu wajah member yang berbeda karena menangis dalam waktu yang lama jadi mata mereka sembap , dan yang paling parah ya jeonghan , manager tak bertanya lebih lanjut dia meletakkan makanan untuk para member di atas meja , tapi mereka seakan tidak ingin menyentuh makanan itu .
"kami tidak lapar " kata scoups mewakili adik adik nya yang dalam keadaan mood buruk
"sebaiknya kalian pulang , biarkan aku yang menjaganya , besok ada jadwal syuting dengan salah satu really show kalian harus istirahat untuk menghilangkan bengkak mata kalian "! scoups pun berdiri lebih dulu dan mengajak adik adik nya untuk pulang , semua bergegas untuk pulang , tapi tidak dengan jeonghan yang masih setian di samping tubuh joshua
"kau tak ingin pulang , biasanya kau yang selalu meminta pulang duluan"? tanya sang manager
"aku yang akan menemaninya kau saja yang pulang " jawabnya sedikit savage
"kau besok ada jadwal " manager menekan
"aku tidak akan ikut syuting , aku ingin menemani shua " kata jeonghan datar , manager mengusap wajahnya
__ADS_1
"jika kau tidak ikut kau tidak dapan gaji seperti yang lain " kata manager memancing biasanya jika urusan uang dia akan mudah di bujuk
"sudah ku bilang aku tidak peduli " bentak
sang manager tak mengambil hati perkataan jeonghan yang terdengar membentak dia sangat paham apa yang di rasakan jeonghan tapi jadwal besok membuatnya harus terus membujuk jeonghan untuk pulang .
"jeonghan_sii "
"hyung pulanglah biar aku yang menjaganya " kata jeonghan penuh penekanan , sang manager pun menyerah dia menghela nafas karena jeonghan itu keras kepala mau tidak mau dia harus memberi alasan bahwa jeonghan tidak ikut reallshow itu . sang manager pun melangkah keluar ruangan itu .
kini di kamar itu tinggal jeonghan dan juga joshua , jeonghan tak pernah memalingkan pandangannya ke arah lain dia tetap menatap wajah pucat sahabatnya yang koma itu , tangan shua tak pernah ia lepaskan sama sekali . dia menyentuh wajah joshua dengan lembut , air matanya kembali mengalir lagi ,
"shua_yaa bangun lah , , aku ada di sini , bukannya kau ingin bercerita pada ku , jadi bangunlah , , ayo kita seperti dulu " kata jeonghan dengan air mata yang masih mengalir , di kecuplah tangan joshua
"aku rindu kau membalas genggaman tanganku , , kau tau aku sangat menyukai tangan besar mu saat menggenggam tanganku , , terlihat sangat lucu tanganku yang mungil langsung hilang jika kau menggenggam tangan ku dengan erat " jeonghan mengoceh sendirian , dia begitu sangat rapuh saat ini
"maafkan aku jika selama ini aku menghindari mu , , aku punya alasan untuk itu , tapi kau tak perlu tau alasan ku ,"
jeonghan terus menangis tampa henti sampai matanya terasa panas dia tertidur di samping tubuh joshua , malam pun ia lewati berdua tampa ada interaksi karena joshua masih belom sadar dari komanya , jam menunjukkan pukul setengah satu malam , tiba tiba tangan joshua bergerak perlahan dia mulai sadar dan membuka matanya . dia melihat sekeliling setiap sudut ruangan itu ,dan dia ingat bahwa dia mengalami kecelakaan dan pastinya sekarang dia ada di rumah sakit .
dia merasa tangannya sedikit tak bisa di gerakkan seperti di genggam seseorang dia melirik ke arah samping ternyata jeonghan yang terlelap di samping tubuhnya , joshua tersenyum manis . shua menghela nafas dalam dalam
"jeonghan ku yang dulu sudah kembali , , tapi aku masih belom bisa memaafkannya "seruhnya dalam hati , dia memejamkan matanya lagi dam tertidur setelah satu hari satu malam mengalami koma .
matahari pun menyinsing di permukaan itu tandanya hari sudah pagi , tapi jeonghan masih tidak bangun dari tidurnya , tapi setelah beberapa detik dia membuka perlahan matanya .
ingat ini bukan kisah nyata ,
__ADS_1