JIHAN Best Friend

JIHAN Best Friend
Ungkapan hati


__ADS_3

"entahlah , , yang di pikiranku saat ini adalah menghindar dari mu " kata joshua mengalihkan pandangan nya sambil berdecak pinggang karena jeonghan mulai berkaca kaca


"sebegitu bencinya kamu pada ku sampai kau mengorbankan SEVENTEEN , lihat aku joshuji lihat mata ku , apa kau tidak kasihan pada ku " kata jeonghan yang sudah menangis


"berhenti memanggilku dengan sebutan itu , itu mengingatkan ku akan semua kenangan bersama mu , ku mohon jangan panggil aku seperti itu ,, jeonghan_ah " kata joshua


"joshuji ,, joshuji ,, joshuji ,, joshuji ,, " jeonghan mengulang ngulangnya


"jeonghan_ah " bentak joshua


"kenapa ? apa kau takut mengingat kembali kenangan kita hah ??,, jika kau ingin melupakannya biar aku yang akan mengingatkan mu lagi lagi dan lagi " jeonghan mulai berani


"jeonghan_ah kau yang membuat ku membenci semua kenangan itu ,, kau tau jika aku mengingat itu , aku juga mengingat betapa terpuruknya aku betapa lemahnya aku betapa aku tidak berdaya melawan guncangan mental ku dan saat itu kau di mana ?" kata joshua sontak membuat jeonghan kehilangan kata kata


"aku punya alasan soal itu " kata jeonghan menunduk , mendengar jawaban yang sama sekali bukan itu yang joshua harapkan , dia melangkah untuk meninggalkan jeonghan , tapi jeonghan kemudian mengejarnya dan memeluknya dari belakang


"ku mohon jangan tinggalkan aku ,, ku mohon ,, jangan tinggalkan aku lagi " jeonghan memeluk joshua dari belakang dengan erat , joshua menyeka air matanya sendiri tapi air mata itu menetes ke tangan jeonghan


"berhentilah bersikap kekanakanakan ,, lepaskan aku " kata joshua


"tidak ,, aku tidak mau melepaskan mu untuk yang kesekian kalinya " kata jeonghan semakin erat memeluk joshua dari belakang , joshua merasakan air mata jeonghan yang membasahi kaosnya terasa hangat , dia menarik nafasnya dalam dalam , dan mencoba membuka pelukan jeonghan


"lepaskan aku ,, "

__ADS_1


"tidak joshuji ,, tidak ,, aku sangat MENCINTAI MU bukan sebagai sahabat tapi sebagai seorang kekasih " kata itu terlontar begitu saja dari mulut jeonghan tampa ia sadari , jeonghan menyadari apa yang barusan ia katakan , dia perlahan membuka pelukannya , dan joshua saat itu juga kaget dia tak bergeming sama sekali ,


"maafkan aku shua_ya ,, aku menghindari mu karena perasaan ini tiba tiba muncul ,, aku tidak mau persahabatan kita aku kotori dengan perasaan kotor ku ini maafkan aku " jeonghan tiba tiba terduduk di lantai , kakinya terasa lemas setelah mengutarakan perasaannya .


"kau tau perasaan ini muncul tiba tiba ,, ketika kau bersama member yang lain aku merasa sangat kesal sekali , ketika kau jauh aku sangat merindukan mu , saat kau sakit aku sangat khawatir melebihi yang lain , awalnya ku pikir aku seperti ini karena aku tidak ingin sahabat ku mengatakan yang lain sahabatnya juga ,,"


"tapi perlahan aku menyadari semuanya ,, aku berperang dengan perasaan ku sendiri , mengatakan berkali kali pada diri ku bahwa semua keliru tapi hati ku seolah tak bisa menerima nya ,, aku mencoba membuang jauh jauh semua rasa tak normal itu tapi aku tidak bisa setiap hari melihat mu aku semakin jatuh cinta pada mu ,, aku mencoba hobi baru agar pikiranku teralihkan tapi semua nya sia sia. karena itu lah aku ingin melupakan semua perasaan itu ,, tapi aku malah tambah terikat pada mu ." kata jeonghan , joshua masih menatap jeonghan dengan tatapan yang sulit di artikan


"dan ketika kau mulai berubah karena aku ,, aku malah semakin hancur ,, yang awalnya itu adalah keinginan ku agar kita tidak saling skinship seperti dulu agar perasaan ku tak semakin besar pada mu , tapi aku malah semakin hancur se hancur sehancurnya aku tidak bisa melakukannya " kata jeonghan yang tak berani menatap wajah joshua , dia menutup wajah dengan kedua tangannya sambil terisak pilu ,


"apa yang kau katakan jeonghan_ah ?" hanya kata itu yang keluar dari mulut joshua , dan membalikkan badannya hendak pergi meninggalkan jeonghan yang menangis di lantai yang dingin , jeonghan menatap joshua yang saat itu membalikkan badannya untuk meninggalkannya . jeonghan berdiri


"yakkk ,, hong jisoo ,, kau pikir aku hanya bercanda ,, baiklah jika aku tidak bisa melihat mu di seoul lagi bersama SEVENTEEN lebih baik aku tidak melihat mu untuk selamanya dari pada aku harus tersiksa " kata jeonghan , tapi joshua tidak memperdulikannya dan tetap menaiki anak tangga tampa menoleh ,


seketika terdengar suara air joshua yang sudah menaiki anak tangga hampir separuh menoleh ke arah kolam renang , dia matanya melotot ketika suara air itu adalah jeonghan yang melompat ke dalam kolam , joshua langsung berlari turun kembali dengan terburu buru dia tau bahwa jeonghan sama sekali tidak bisa berenang ,


joshua langsung melompat ke dalam kolam saat melihat jeonghan sudah tak ada di permukaan , dia meraih tubuh jeonghan dengan sekuat tenaga dan meletakkan di pinggir kolam , dia sangat panik karena jeonghan sudah tak sadarkan diri ,


"jeonghan_nie ,, jeonghan_nie ,, bangun ,, bangun jeonghan_ah ,, lihat aku ,, ku mohon ,, ku mohon buka mata mu , aku tidak akan meninggalkan mu ,, aku akan berada di sisimu ,, ku mohon bangun jeonghan_nie ,, jebal ,, aku juga sangat mencintai mu jeonghan_ah " joshua memeluk jeonghan dan erat sambil menangis tiba tiba jeonghan terbatuk dan mengeluarkan semua air yang masuk ke dalam mulut dan juga hidungnya ,


joshua membatu jeonghan untuk sedikit duduk sambil menepuk nepuk punggungnya , setelah itu joshua memeluk jeonghan yang sangat lemas


"terima kasih jeonghan_nie ,, terima kasih jeonghan_nie telah membuka mata mu untukku ,, aku sangat khawatir ,, jangan melakukan hal nekat ini lagi kau membuatku jantungan ,, SARANGHAE JEONGHAN_NIE " kata joshua di akhir kalimatnya , jeonghan sedikit membuka matanya dan tersenyum tipis ketika mendengar joshua mengatakan cinta padanya .

__ADS_1


joshua mengangkat tubuh jeonghan yang lemas menaiki anak tangga , berat badan jeonghan tidak masalah bagi joshua yang berbadan kekar sekalipun harus menaiki anak tangga , joshua meletakkan tubuh jeonghan ke tempat tidurnya tidak peduli lagi baju jeonghan yang basah mengenai kasurnya .


Singkat cerita


jeonghan bangun sekitar jam tiga sore dan mendapati diri nya sudah mengganti baju dengan baju joshua dan tidur di kamar joshua , dia melihat ke kiri ternyata joshua juga tidur di sampingnya dia mengingat sangat jelas kalau joshua mengatakan mencintainya dia tersenyum simpul .


perlahan di menyentuh wajah mulus super Idol itu , dia mengelusnya dengan penuh rasa cinta tapi joshua masih terlelap , jeonghan terus menatap wajah blasteran korea_amerika itu dengan kasih sayang .


"jisoo_ah ,, mungkin ini takdir ,, padahal jarak amerika korea itu jauh tapi jarak tidak bisa mengukur takdir , kita di pertemukan dalam masa masa sulit ,, semua member dan manager mengatakan wajah kita itu mirip , kepribadian kita mirip , sifat kita mirip dan perasaan kita juga sama , " jeonghan menjeda kata katanya


"kau ingat ,, kita dulu sangat jamet aku selalu mengeluh dalam banyak hal tapi kau selalu di sampingku memegang tanganku , menyemangatiku dan selalu mendukung semua keputusan ku " kata jeonghan


"mungkin mulai saat itu aku menyukai mu tampa aku sadari , , kau selalu sabar menghadapiku yang hiperaktif menenangkan aku ketika aku sedang kesal pada member " jeonghan tak terasa air matanya mengalir


"aku dulu pernah mengatakan pada fans ,, karena fans itu bertanya satu kata untuk joshua , aku menjawab aku sangat mencintainya dan selalu mencintainya ,, dan itu menjadi kenyataan " kata jeonghan , perlahan joshua membuka matanya dan tersenyum manis ke arah jeonghan yang menatapnya dia memegang tangan jeonghan yang mengelus pipinya dan di cium nya tangan putih bersih itu ,


,


,


,


,

__ADS_1


__ADS_2