
2 jam sudah rapat Kenu dan investor nya berlangsung tapi belum ada tanda tanda rapat akan segera selesai. Kenu melihat jam tangan nya lalu melihat hp nya di tengah tengah rapat yg sedang berlangsung tapi pikiran nya serasa tidak fokus seperti ada yg di tunggu, dan gerak gerik Kenu terbaca oleh sahabat nya Leo.
"tu Orang kenapa? Tumben banget lagi bahas kerjaan tapi gk fokus gitu" ucap Leo dalam hati. Karna saking gelisah nya akhirnya Kenu mengambil hp nya dan mengetikan sesuatu disana.
📳kenu "apa kamu sudah pulang" pesan terkirim. 1 menit berlalu tik... Tik... Tik... 5 menit berlalu tik... Tik... Tik... 15 menit berlalu tapi tidak ada tanda tanda balasan pesan dari orang yg Kenu hubungi dan itu makin membuat Kenu gelisah dia semakin tidak fokus dengan rapat nya.
📳Kenu "jangan membuat ku khawatir beby.. Kamu sudah pulang atau blm? Tolong balas pesan ku" pesan kedua sudah di kirim tapi masih juga belum di baca apa lagi di balas. Kenu memutar mutar hp nya setiap detik selalu dia tengok berharap pesan nya segera di balas oleh orang yg dia tunggu. Saat sedang konsentrasi dengan Lamunan dan ke gelisahan nya dia di buat senang karena ada pesan masuk namun saat dia membuka pesan nya raut wajah nya berubah menjadi menyeramkan karna isi pesan itu bukan yg dia harap kan.
📳leo" hey bos ku bisa kah kau konsentrasi pada rapat ini. Sedari tadi mr. Richard bertanya pada mu tapi tidak kau timpali, aku takut dia akan tersinggung dan membatalkan investasi" setelah membaca pesan dari Leo Kenu langsung menatap ke arah mr. Richard
"maaf kan aku mr. Richard aku sedang kurang enak badan jadi sedikit kurang fokus, aku harap anda tidak tersinggung mr. " Kenu berbicara menggunakan bahasa inggris (karena author gk bisa bahasa inggris jadi pembaca translit ke bahasa inggris sendiri ya hehehe)
" tidak masalah tuan Kenu saya bisa mengerti dan saya sangat senang dengan hasil rapat ini jadi mari segera kita tanda tangani kontrak kerja sama kita agar produksi cepat di lakukan" jawab mr. Richard yg memaklumi. Setelah rapat selesai Kenu masih saja gelisah perhatian nya hanya tertuju pada hp nya.
Sementara di bioskop acha, delia dan dirga sangat menikmati film yg mereka tonton. dibalik keseriusan Mereka salah satu dari mereka sedang merasa kan hal yang aneh pada hatinya, ya dia itu Dirga kata-kata Delia tadi masih masih terngiang di kepalanya, kata-kata Delia yang mengatakan dia dan Acha berciuman secara tidak langsung, Hal itu membuat dunia imajinasi seseorang Dirga bangkit dia membayangkan kalau dia benar-benar berciuman dengan Aca Entahlah rasa aneh yang ada di hatinya membuat dia seperti orang yang tidak waras senyum-senyum sendiri padahal film yang sedang mereka tonton tidak ada yang lucu, sikap Dirga itu tidak luput dari pandangan Delia "Mamas gue kenapa nih perasaan kagak ada yang lucu tapi dia senyum senyum" komentar Delia dalam hati dan Delia menyenggol sikut Dirga, Dirga yang menengok Adelia memberi isyarat dengan menaikkan alisnya dan dijawab dengan isyarat seperti menanyakan Kenapa oleh Delia dan Dirga hanya menaruh telunjuknya di depan bibirnya dan menuju ke layar seolah menyuruh Delia diam dan menonton delia hanya bisa menggeleng-gelengkan kepala. setelah film selesai mereka bergegas keluar gedung bioskop. "habis ini kita mau kemana lagi Beb?" tanya acha kepada Delia
" ke mana ya Emang lu belum Capek Beb?" delia bertanya balik.
__ADS_1
"sebenarnya sih udah tapi ya gue ngikut lu aja deh " jawab Acha dan tiba-tiba Dirga nyambung obrolan mereka
" kalian udah pada makan belum sih? "tanya Dirga
" tadi sih sebelum masuk gedung bioskop kami udah makan Mas" jawab Delia
"Mas laper banget Dek temenin makan yuk!" ajak Dirga Sebenarnya dia nggak laper laper banget hanya saja ingin mengulur waktu biar bisa lama-lama sama Aca
" gimana bebs lo Mau nggak kita nemenin Mas Dirga makan dulu" tanya Delia kepada Acha
" gue sih oke-oke aja lagian juga gue haus" Jawab acha, karena memang dia merasakan sedikit haus, Dirga tersenyum senang
"tapi ini Mas Dirga yang bayarin kan? " tanya Delia sambil menaik turun kan alis nya dan tersenyum
" bawel banget sih kamu Dek udah deh jalan aja emang selama ini siapa yang bayarin kalau bukan Mas" kata Dirga sambil memutar bola matanya Jengah karena kata-kata adiknya itu dan acha hanya bisa tersenyum melihat tingkah konyol kakak beradik itu. setelah sampai di Cafe Dirga memesan makanan dan minuman untuk mereka sambil ngobrol-ngobrol santai. Delia membahas tentang liburan semester mereka
"liburan ini ada acara ke mana cha? "tanya Delia serius kepada Acha
__ADS_1
" belum tahu Beb belum kepikiran, Tapi sih kayaknya di rumah aja soalnya mama papa pada sibuk jadi nggak ada yang bisa liburan sama gue " jawab acha sambil mengaduk ngaduk minumannya
" gimana kalau kita liburan berdua aja Beb?" tanya acha lagi
"ide bagus tuh Kayaknya seru deh kalau kita liburan berdua kira-kira Enaknya liburan kemana ya" tanya Acha dengan antusias "Gimana kalau ke Korea aku tuh dah lama banget pengen ke Korea Katanya sih sekarang lagi musim salju. Aku juga pengen banget ketemu sama Taehyung BTS siapa tahu kan gue sama dia jodoh" kata Delia sambil memasang ekspresi menghayal "hahaha mimpi lo Beb... Gue juga mau ketemu Suga BTS tuh calon imam gue" kaya acha yg juga menunjukkan ekspresi sama seperti delia
"hahaha lo yg halo beb mana ada suga jadi imam hahaha ngarang lo" ejek delia balik "kalian Ngomongin apa sih dari tadi Taehyung? Suga? mereka itu siapa?" Tanya Dirga yg tidak mengerti dengan obrolan ke dua gadis yang sedang berdebat masalah idola mereka.
" mamas gue ternyata nggak hits masa Taehyung sama Suga aja nggak tahu" kata Delia mengejek dirga
"itu lho Mas Idol Kpop BTS mereka berdua itu ganteng ganteng banget bikin deg-degan tau nggak. kalau seumpamanya dia makanan udah aku bungkus bawa pulang Hahaha" lanjut delia dan di iringi tawa acha dan Delia bersamaan dan hanya ditanggapi dengan gelengan kepala oleh dirga yg benar-benar tidak mengerti.
"Eh Dek Emang beneran mau liburan! kapan?" tanya dirga serius. Kalo gk salah sih bulan depan ya Beb kita libur?" tanya delia ke acha "Iya beb" jawab acha
"OooOh pas banget tuh! " kata dirga dengan ekspresi senang nya
" Pas apanya Mas? " tanya delia ke dirga" "bulan depan Mas ada kerjaan ke Korea mau sekalian ngurus Resort yang ada di sana, kalau kalian mau sih kalian bisa bareng sama aku" kata dirga
__ADS_1
"Wah kebetulan banget Mas!! tiket gratis ya hahaha" jawab delia dan di balas angukan kepala oleh dirga.
di saat mereka asyik berbincang mereka tidak tahu di di seberang sana ada hati yang benar-benar gelisah karena mengirim pesan dari tadi nggak dibalas, sudah mencoba menelpon gak diangkat juga. Kenu benar-benar dibuat khawatir oleh orang yg dia kirimkan pesan. Leo yang melihat tingkah Kenu tidak habis pikir ternyata seorang Kenu bisa segalau itu karena pesan yang tidak dibalas dan Leo tidak mau mengganggu Kenu, karena dia tahu kalau sedang begitu bosnya akan sangat sangat menyeramkan jadi Leo memilih untuk fokus kepada pekerjaannya.