Jodoh Itu Lucu

Jodoh Itu Lucu
Acha dan dirga kenalan


__ADS_3

"hey.. Sedang apa kalian?" bentak dirga.


"kau jangan ikut campur kalau ingin selamat " kata salah satu penjahat.


" lelaki sejati tidak akan mengancam wanita bung". Jawab dirga.


"sialan... Ingin mati rupanya kau!!! " ucap penjahat itu sambil bersiap menyerang dirga. Namun sebelum mereka menyerang polisi sudah datang.


" berhenti!! " peringatan polisi. Para penjahat panik mereka tidak menyangka bahwa akan ada polisi.


" jatuh kan senjata kalian! Dan angkat tangan" perintah pak polisi sambil menodong kan senjata api kepada para penjahat.


"ampun pak". Penjahat menuruti perintah pak polisi mereka menjatuhkan senjata dan mengangkat tangan saat pak polisi mendekati penjahat itu tiba-tiba salah satu penjahat yg dekat dengan dirga mengambil senjata nya lagi dan menjadikan dirga Sandra.


"jangan ada yg bergerak kalau ada yg bergerak akan ku putus kan urat leher orang ini" ancam penjahat itu dengan memeluk dirga dari belakang dan meletakkan senjata tajam di leher dirga. Pak polisi menuruti perintah penjahat itu untuk tidak bergerak tapi masih menodong kan pistol ke arah para penjahat.


"kurang ajar kau berani bermain main dengan ku, aku pastikan kau tidak akan bisa menghirup nafas lagi hari ini". Bisik penjahat itu.


"jangan terlalu percaya diri bisa jadi hari ini hari terakhir mu melihat indahnya nya dunia luar". Jawab dirga sambil tersenyum tidak ada sedikit pun rasa takut di wajah nya, berbeda dengan delia dan acha melihat adegan itu mereka sangat ketakutan.


Delia yg sudah di luar mobil sangat panik melihat kakak nya di jadikan sandera dengan senjata tajam yg kapan saja bisa melukai leher nya.

__ADS_1


"tolong jangan sakiti kakak ku! ". Teriak delia, tanpa di komando air mata nya sudah mulai terjatuh. Melihat adik nya menangis ketakutan dirga membuat gerakan cepat memukul bagian dada penjahat itu menggunakan siku nya saat penjahat itu mendapatkan serangan mendadak perhatian nya melemah dirga tidak membuang buang waktu dia memelintir tangan penjahat itu sampai senjata yg di pegang penjahat itu terlepas. Kini situasi berbalik dirga berada di belakang penjahat itu sambil memegang tangan si penjahat, penjahat itu tidak bisa bergerak lagi dan saat ini polisi mengambil alih, mereka membawa penjahat penjahat itu ke kantor polisi.


"terimakasih atas bantuan anda" ucap pak polisi.


"sama sama pak". Jawab dirga sambil berjabat tangan dengan pak polisi.


setelah pak polisi pergi delia memeluk kakak nya itu sambil menangis dengan keras dia mengeluarkan semua rasa takut dan cemas nya di dalam pelukan sang kakak.


"mas dirga gk kenapa kenapa kan? ". Sambil memutar mutar badan dirga.


" mas gk kenapa kenapa de udah jangan nangis lagi". Jawab dirga sambil menghapus air mata adik nya.


"huaaaa... Aku takut banget mas aku takut mas dirga kenapa kenapa, kalo mas dirga kenapa kenapa aku minta uang tambahan sama siapa huaaaa... " kata delia yg masih menangis, namun kata kata delia yg terakhir membuat dirga melepaskan pelukan nya lalu melayangkan sentilan ke kening adik nya itu.


"rasain.. Kirain khawatir karena sayang sama mas tau nya khawatir karna takut gk dapet uang tambahan" kata dirga sambil memajukan mulut nya dan hanya di sambut cengiran dari delia.


"ehh mas ko aku kaya ada yg lupa tapi apa ya?" ucap delia.


"apaan si de? " jawab dirga yg juga ikut ikutan lupa.


" astagfirullah mas si acha!! " ingat delia dan langsung berlari ke mobil acha.

__ADS_1


Dirga hanya menggeleng geleng kan kepala nya sambil tertawa.


Sementara di dalam mobil acha masih sangat ketakutan dia menutup muka nya menggunakan kedua tangan nya sampai dia mendengar suara ketukan di kaca samping mobil nya. Tokk...tokk...tokkk "acha ini gw delia" tokkk.. Tokkk.. Tokkk.. "acha... Buka mobil nya" panggil nya lagi.


Acha tersadar dia mengenali suara itu lalu dia menengok dan melihat delia sudah berada di samping mobil nya, acha langsung membuka pintu mobil dan memeluk delia.


"del gw takut banget" kata acha sambil menangis.


"cup.. Cup.. Cup.. Udah bebs penjahat nya udah pada pergi jangan takut lagi ya". Ucap delia sambil mengusap punggung acha agar membuat gadis itu tenang.


Dari jauh dirga memperhatikan delia yg sedang menenangkan acha, dia segera menelepon montir agar bisa mengambil dan memperbaiki mobil acha.


"de mas udah nelfon montir bengkel yg ada di deket sini bentar lagi dia dateng ngambil mobil temen kamu". Suara dirga membuat acha dan delia melepaskan pelukan mereka.


"makasih ya mas" jawab delia. Acha bingung dengan sosok laki-laki depan nya dia melihat ke delia sambil mengerut kan kening nya seolah memberi kode pertanyaan siapa laki-laki itu, seolah seperti pembaca pikiran yg handal delia paham maksud acha.


"ooo iya... Bebs kenalin ini mas dirga dia kakak gw" acha mengenal kan dirga.


" dan mas kenalin ini acha temen lia". Delia melakukan hal yg sama kepada dirga. Dirga mengulurkan tangan nya.


"dirga ". Dan acha menyambut tangan dirga. " acha!"

__ADS_1


Dirga aditama mantan nya author 🤣🤣🤣



__ADS_2