Jodoh Pilihan Ibu Dan Bapak

Jodoh Pilihan Ibu Dan Bapak
BAB 2 tidak ada lagi kesempatan


__ADS_3

Di tempat kerja


"kamu kenapa bella?ko keliatan murung gitu sih? ada apa cerita dong? " di tempat kerja nya Elis sebagai sahabat bela bertanya apa alasan bela terlihat murung, "gak apa apa kok lis,aku cuma lagi gak enak badan aja " lalu mereka melanjut kan pekerjaan mereka masing masing .


jam istirahat pun tiba,elis bela dan karyawan lain pun berhamburan keluar untuk beristirahat,saat di kantin bela memceritakan semuanya pada sahabatnya itu, "yaampun bela,kamu yang sabar yaa,semoga mereka nanti mengerti gimana perasaan kamu,dan merestui kalian,lalu sekarang gimana kamu sama danu?"


"justru itu sejak kemarin aku tidak bisa menghubungi nya karna ponsel ku di ambil,boleh gak aku pinjem ponsel kamu sebntar aja buat hubungin danu?" Elis memberikan ponsel nya pada bela dengan perasaan iba karna tak tega juga melihat sahabat nya seperti ini.."nih pake aja,kalo gak salah masih aku simpan nomer danu saat kamu pinjem ponsel ku dulu"


{ mas danu,ini aku bela . maaf atas kejadian kemarin ya mas aku gak bisa berbuat apa apa aku juga bingung harus gimana,}


tak lama kemudian danu membalas pesan bela { aku juga minta maaf ya bel,gak bisa lindungin kamu,kamu baik baik aja kan? sekarang kamu dimana? nanti sore mas akan berusaha ke rumah kamu sama kak santi buat ngomong baik baik sama ibu bapak kamu,kamu tenang aja ya doain mas semoga mereka mau merestui hubungan kita }

__ADS_1


melihat balasan dari danu yang panjang lebar,bela sedikit lega karna danu mau berusaha         untuk bicara dengan bapak dan ibu nya dengan bantuan kak santi,yaitu kakak ipar nya danu yang sudah kenal dekat dengan bela tanpa sepengetahuan orang tua nya tentu nya ..


{ aku baik baik aja mas,sekarang aku lagi di trmpat kerja,makasih ya mas udah mau dateng kerumah ku nanti,aku tunggu., kalau gitu aku mau lanjut kerja lagi ya mas, ini aku pake ponsel elis,nanti aku hubungi lagi ..}


"ini ponsel mu lis,terimakasih ya " mereka pun kembali melanjutkan pekerjaan nya .. "iya sama sama bela,kita kan sahabatan jadi kamu gak usah hawatir aku pasti bantuin kamu selagi aku bisa " .. jam pulang pun telah tiba,seperti hari kemarin bela pun rasa nya enggan untuk kembali pulang ke rumah saat ada masalah seperti ini,


setiba nya di rumah bela di hadapkan dengan pak iman dan bu wati  yang sedang berbicara dengan Danu dan juga santi kakak ipar danu,sedangkan pak iman terlihat sangan kesal dan bersuara keras saat bicara dengan tamu mereka "sudah saya bilang jika danu mau menikahi bela silahkan ! saya tidak keberatan dengan syarat bela tidak perlu menganggap kami sebagai orang tua nya lagi "


'bagaimana ini,bapak memberikanku pilihan yang sulit dan tak masuk akal,dia mengijinkan ku menikah dengan danu tapi dia juga tidak mau lagi di anggap sebagai orang tua ku' batin bela bersuara karna dia tak mampu mengeluarkan sepatah kata pun di depan bapak nya itu,


"jawab cepat !!" bentak pak iman sekali lagi ,"ti-tidak pak" bela pun terpaksa menjawab tidak dengan terbata bata,karna dia sendiri pun tak tahu harus berkata apa,sedangkan danu hanya bisa terdiam sambil berharap akan ada keajaiban untuk hubungan mereka selanjut nya .. "kamu dengar kan danu?! bela pun tidak sudi menikah dengan mu ! jangan pernah lagi dekati bela apalagi sampai berani datang kesini,aku tidak sudi melihat mu ada di depan mataku !!" "dan jangan harap kamu bisa menjadi menantu ku,karna kamu tidak pantas untuk kami" sambung pak iman seraya mengucap kata kasar dan hinaan untuk danu .

__ADS_1


"apa tidak ada kesempatan untuk bela pak,saya yakin bela sangat mencintai danu,tapi dia juga tidak bisa berbuat apa apa karna ancaman bapak tadi" santi berusaha menengahi agar hubungan mereka tetap baik baik saja,.bela pun hanya bisa pasrah saat santi berusaha meyakinkan pak iman,karna dalam hati nya tau betul bagaimana sifat orang tua nya itu .


"lancang kamu ya,sekarang juga kalian pergi dari rumah ku,aku tidak akan pernah mengijinkan bela bersama dengan laki laki pengangguran seperti danu !,mau di kasih makan apa anakku nanti !! " bu wati pun ikut memarahi kakak ipar danu itu lalu mengusir mereka dengan hinaan yang di lontarkan nya . Danu dan santi pun pergi dengan perasaan sedih,karna tidak dapat kesempatan dari orang tua bela sekaligus menerima hinaan dari ibu dan bapak nya bela .


di kamar bela hanya bisa terdiam sambil menangisi kejadian yang menimpanya,sampai hati bapak nya tega menghina danu yang sudah 4 tahun ini menjadi kekasihnya,ya mereka telah menjalin hubungan kurang lebih selama 4 tahun lamanya tanpa di ketahui oleh ibu dan bapak nya,meski hubungan mereka sempat putus dan nyambung karna berkali kali di ketahui orang tua bela tapi kejadian kali ini adalah hal yang paling parah menurut bela,sampai pada akhirnya bapak bela pun memutuskan keputusan yang sangat tidak di harapkan oleh gadis malang itu .


"bela ! kamu akan lebih baik jika menikah dengan ari,bapak akan suruh dia kesini secepatnya untuk melamar kamu " pak iman memutuskan akan menjodohkan bela dengan lelaki yang bernama ari tanpa meminta persetujuan bela,ari adalah pemilik toko baju di salah satu pasar di daerah rumahnya tersebut . "ta-tapi pak ari kan .. " "sudahlah bela ari adalah lelaki yang baik dan pantas untuk mu hidup kamu akan tercukupi bila kamu menikah dengan nya " "bagaimana dengan kuliah ku pak,bapak kan tau aku sangat ingin melanjutkan kuliah sambil bekerja pak" bela beruaha agar bapak nya tidak serius dengan perkataan nya yang akan menjodohkan dia dengan ari yang terpaut 14 tahun umurnya dengan bela ,.


"setelah kamu menikah dengan ari,jangan kan kuliah ! kamu minta apa saja pasti dia turuti karna dia lebih dewasa dari kamu,dan bapak yakin dia akan buat kamu bahagia " begitu yakin nya pak iman terhadap ari hingga dia tidak mempedulikan perasaan anak gadis nya itu . bela pun hanya mengangguk terpaksa ,..


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2