Jodoh Sandal Jepit

Jodoh Sandal Jepit
apel 2


__ADS_3

"yan jangan dimakan lagi dong apel gue"gerutu rey


"yaelah pelit amat sih lo lagian ni apel juga udah gue makan setengah"jawab dean


"lo mau makan sisa gue?"tanya dean


"bawa sini"ucap rey


dean menurut dan memberikan setengah apel yang sudah dia makan kepada rey,tak di sangka Rey mau memakan apel nya.


"eh beneran lo makan?"tanya dean


"iya lah"jawab rey


"kenapa emangnya?"lanjut rey


"itu kan bekas gue kenapa lo makan juga, gue kira tadi lo cuma bercanda mau makan sisa gue"balas dean


"ya elah katanya kan gue udah lo anggep adik sendiri,jadi kenapa juga gue harus jijik makan bekas lo,ga ada masalah kalik broo"jawab rey enteng


Dean tak menyangka bahwa rey juga mengganggap nya sebagai kakak,ia senang akhirnya ada orang di dunia ini yang peduli dengannya walaupun itu hanya satu orang


"makasih ya lo udah mau ngangep gue sebagai kakak lo"ucap dean tersenyum


"iya broo lo itu satu satunya orang yang masih peduli sama gue"ucap rey


"nasib kita sama, cuma jalan nya aja yang beda"ucap rey sambil melihat langit-langit kamar rumah sakit


"ya udah yuk beres beres"ajak dean


"eh kan infus gue belum di lepas oon"ujar rey


"oo iya gue lupa haha"tawa Dean pecah merutuki kebodohan nya

__ADS_1


"ya udah gue beres beres dulu"ucap dean mengakhiri tawanya


"oke. gue bantu"sahut rey


"gimana caranya lo bantu?"tanya dean


"bantu doa maksud nya"rey cengengesan


,dean memutar bola matanya jengah


setelah satu jam lebih membereskan perlengkapan perlengkapan rey,dean pergi keluar untuk mencari makan siang


"gue pergi dulu ya"pamit dean


"mau kemana lo?"tanya rey


"cari makan"jawab dean


"oo oke"balas rey


"ngak boleh,lo baru sembuh"tegas dean lalu keluar dari kamar rey


saat melewati lorong ia tak sengaja menabrak seorang gadis yang tak lain adalah orang yang sudah keliru menggunakan sendalnya waktu itu


"eh maaf maaf"ucap dean sambil membantu naila berdiri


"iya nggak papa kok"balas naila


"eh lo bukannya yang sendalnya ketuker sama gue ya"ucap dean


"iya,maaf ya soal yang kemarin"ucap naila


"iya ngak papa"ucap dean

__ADS_1


"kenalin aku naila"ucap naila mengulurkan tangannya


"gue dean"ucap dean menyambut tangan naila


"gue duluan"ucap dean,dan hanya di angguki oleh naila


dean melanjutkan perjalanan nya mencari makan siang.sedangkan naila kembali ke kamar kakaknya setelah dari taman tadi.


"kok lama banget?"tanya intan setelah naila memasuki kamar kakaknya


"iya tadi sambil sekalian berjemur"ucap naila


"ya elah alasan jemur badan segala"goda nabil


"ih kakak aku beneran berjemur"jengkel naila


"iya deh iya"ucap nabil


"ya udah yuk kita langsung pulang aja"ajak daniel


"emangnya udah di beresin semua?"tanya naila


"ya udah lah dari tadi malah"sindir intan


"yee si mama sinis banget kalo jawab"goda naila


"biarin"kesal intan lalu berjalan keluar dari ruangan nabil


"mama kenapa sih kak?"tanya naila


"ngak tau lagi PMS kali"jawab nabil


"heh udah ayo pulang malah gosip"sindir Daniel

__ADS_1


"iya iya ini pulang"jawab naila dan nabil


__ADS_2