
28 jam sudah kami berada di lautan,dan kini kami sudah sampai di pulau batam.Begitu kami turun dari kapal,secara serentak kami menghadap belakang melihat KM.KELUD yang telah mengantarkan kami di pulau ini
Segera kami keluar dari pelabuhan untuk mencari penjemput kami.
"Eh....itu bukan orangnya yang menjemput kita,kata si dian"
"Ayolah kita dekati...kuajak mereka"
Dan ternyata memang benar orang ini,pak pardiyo namanya yang disuruh untuk menjemput kami.
"kalian tunggu di sini ya,bapak ambil mobilnya dulu"
"jadi pak..."
Begitu mobil datang,kami segera masuk dan mobil berjalan keluar dari area pelabuhan menuju ke kawasan industri batamindo industrial park di muka kuning.
Sepanjang perjalanan dari sekupang menuju muka kuning banyak kami lihat perumahan kumuh.
"Itulah yang di namakan RULI alias rumah liar"kata pak pardiyo'
__ADS_1
"Pak...klo daerah ini namanya apa ya,ucap Andri"
"Ini kecamatan sekupang,salah satu pintu masuk pulau batam dan di wilayah ini banyak PT yang berdiri di kanan jalan itu khusus untuk galangan kapal,ucap pak pardiyo memberikan penjelasan"
Semakin lama mobil yang kami tumpangi mulai meninggalkan daerah sekupang dan sekarang jami sudah melewati daerah tiban dan terus mobil berjalan cepat sampai akhirnya berhenti pertigaan lampu merah simpang jam.
"Nagoya masih jauh dari sini ya pak pardiyo,ucap chatarina"
"Ini belok kiri ke arah nagoya"
"Ohhhh.....ucap chatarina"
"Kok nanya daerah nagoya,memangnya ada apa "
Kemudian lampu menyala hijau segera mobil berjalan belok ke arah kanan dengan kecepatan normal dan sampai lagi kami di perempatan lampu merah.Pak pardiyo memberi petunjuk lagi pada kami.
"Ini klo ke kiri menuju batam center,klo lurus ke bandara Hang Nadiem,kita mau belok kanan lurus ke arah muka kuning"
"Pak....pak di kasih nama muka kuning itu karena daerahnya warna kuning semua ya,ucap tri utami"
"Kwakakakakkkk...."
__ADS_1
Spontan kami tertawa ngakak berjamaah gara-gara pertanyaan konyol tri utami.
"Wualahh...ya nggak lah nduk..nduk"
Lampu meyala kembali ke hijau dengan segera pak pardiyo menginjak gas lagi belok ke kanan menuju Batamindo Industrial Park Muka Kuning.Kendaraan roda dua dengan penumpangnya memakai seragam PT sudah mulai mendominasi jalanan menuju muka kuning.Aku hanya diam duduk di bangku belakang bersama irawati,ayuk dan suyanti menikmati pemandangan di sepanjang jalan yang kami lewati.
"Ya Alloh....semoga aku betah berada di sini,mudahkan segala urusanku di sini,ucapku dalam hati"
Mobil mulai berjalan pelan ternyata ada pertigaan lagi dan belok kiri,oh ternyata....kami sudah sampai di kawasan batamindo muka kuning dengan ikonnya yang sangat terkenal Plaza Batamindo.
"Alhamdulilah ya Alloh ternyata aku bisa sampai di sini,yang selama ini hanya mendengar dari cerita-cerita orang saja"
Mobil masih berjala pelan dan pak pardiyo mengarahkan mobil belok kanan dan terpampang tulisan di depan sana Batamindo Industrial Park,ternyata ini gerbang pintu masuk dua.Dari sini sudah nampak gedung-gedung PT diantaranya PT Philips,PT Shimano.
Pak pardiyo membunyikan klakson ke security yang berjaga di pos pintu 2 dan mobil berjalan pelan karena banyak polisi tidur di dalam kawasan batamindo.
Kami melewati panasera,plaza batamindo,dormitory atau mess untuk anak PT yang di rekrut dari depnaker seperti kami ataupun yang di rekrut dari tunas karya,kemudian melewati CC(tempat olahraga anak PT) dan akhirnya kami di bawa menuju blok R ujung tempat tinggal kami tepatnya di blok R 40 lt 4 kamar 3.
__ADS_1
"Nach....kita sudah sampai,itu di depan blok kalian,ucap pak pardiyo sambil menunjuk tempat tinggal kami selama 2 tahun ke depan.