
Hilang sudah selera makan soto siang ini,tapi mubazir kalau tidak ku habiskan susah payah bapak dan ibuk cari duit sampai kepala jadi kaki,kaki jadi kepala.
Segera ku selesaikan acara makan di warung soto ini yang penuh drama macam sinetron tivi.
Ku ambil dompet bersamaan itu pula ada WA masuk ke hpku,segera ku baca ternyata dari mas Yoan di ujung meja sana.
"Tunggu mas di depan ,ada yang mau mas jelaskan dek"
"Maaf ...saya tidak mempunyai permasalahan dengan mas Yoan"
Setelah membayar makanan dan minuman,aku segera keluar tanpa ku hiraukan pesan dari mas Yoan.
Tak ku pungkiri sakit hati ini melihat mas Yoan bersama wanita lain yang secara fisik jauh berbeda dengan diriku.
Di lihat dari penampilannya ,wanita yang bersama mas Yoan tadi adalah seorang PNS dan sangat cocok untuk mas Yoan sebagai Tentara dan sementara aku hanya gadis kampung yang baru tamat SMA.
Ya....aku harus sadar diri untuk tidak mengharapkan mas Yoan.
Ku hapus banyu moto(air mata) di sudut mataku,segera aku pergi pulang ke rumah,no coment masa bodoh dengan kamu Yoan Aditia,mungkin melalui moment tadi aku harus melupakanmu.
Begitu sampai rumah langsung ku lihat bapak sudah duduk di teras,ku salam dan ku cium tangan bapak...
"Assalamualaikum pak..,,"
"Walaikumsalam nduk...duduk sini nduk,besok kamu sudah ndak di rumah ini pergi nyusul mas mu merantau.."
__ADS_1
Aku nangis melihat bapak merokok sambil menerawang.
"Maafkan bapakmu ini ya nduk tidak bisa menyekolahkanmu supaya jadi sarjana...hanya doa bapak semoga anak-anak bapak sukses hidupnya"
"Aminn....pak"
"Ya sudah masuk sana cepat mandi terus siapkan segala keperluanmu jangan ada yang tertinggal nduk"
"Njih pak..."
Sementara saat ini Yoan yang masih berada di warung soto bersama teman dan tunangannya nampak sedang frustasi,soto dan segelas es jeruk di hadapannya tidak di sentuh sama sekali.
"Ko...aku ke depan sebentar "
Sementara Ria tunangan Yoan menatap kepergian Yoan ke depan dengan penuh tanda tanya,kemudian setelah Yoan keluar dengan penuh penasaran Ria bertanya pada Rian sahabat dekat tunangannya itu.
"Mas Rian kenal gak dengan cewek yang manggil mas Yoan tadi?"
"Ooo ...cewek itu tadi,iya aku kenal klo gak salah namanya Tyas orang imogiri tempat waktu kami kemaren TMMD"
"Chhh....pede banget cewek tadi manggil mas Yoan padahal di cuekin sama yang punya nama"
"Yoan itu cuek bukan karena apa Ria....tapi dia menjaga perasaanmu sebagai tunangannya,yachhhh walaupun tunangan yang di jodohkan orangtua kalian"
Sementara si eko dan pacarnya tersenyum senyum mendengar obrolan Rian dan Ria...
__ADS_1
begitu mendengar celotehan Rian yang tidak ada rem,muka Ria merah menahan amarah.
Di parkiran depan Yoan kebingungan mencari keberadaan Tyas,karena tidak nampak kemudian Yoan segera mengambil hp di saku celananya kemudian segera menghubungi nomer sang pujaan hati.
"Tut...tut..tut....dek please angkatlah panggilan mas,kamu salah paham dek"
Sudah hampir 20 panggilan di tujukan ke nomer Tyas,tapi sang pujaan tidak mengangkatnya.
Akhirnya dengan emosi Yoan langsung pulang duluan tanpa memberi tahu kepada Eko,Rian,Ria dan genknya....Yoan tancap gas langsung pulang ke asrama.
Karena sudah lebih setengah jam Yoan tidak ke dalam lagi,Rian menghubungi Yoan..
"Bro..dimana "
"Aku sudah di asrama Yan,napa ...?"
"Wah,gila koe ya main tinggal tinggal saja...ini gimana cewekmu siapa yang bayar sotonya"
"Siapa yang bilang cewek aku,suruh dia bayar sendiri dan suruh dia pulang sama genknya itu...aku lagi pusing!"
"Ria...Yoan sudah pulang ke asrama,pesan tunanganmu itu sekarang kamu pulang sama genkmu dan soto yang kalian makan bayar sendiri"
"Haahhh.....keterlaluan mas Yoan,awas nanti ku laporkan sama tante Ira"
Kemudian tanpa basa basi Ria dan genknya langsung pergi begitu saja.
__ADS_1