
Sementara di kompi xxx di yogyakarta,Yoan yang baru lepas piket nampak mondar mandir keluar masuk pintu di rumah dinasnya.
Drtt....drt....terdengar hp Yoan berbunyi,dengan cepat Yoan melihat siapa yang menghubunginya,ternyata kanjeng mami yang menelpon.
"Asalamualaikum buk...."
"Walaikumsalam mas....nanti malam pulang ke rumah ya mas,ada yang mau kami bicarakan samamu mas"
"Nyuwun sewu...kira-kira membicarakan tentang perihal apa ya buk"
"Wes to pokokne koe nanti pulang ke rumah dulu"
"Insya Alloh buk siap maghrib nanti Yoan datang buk"
"Yo wes...nek ngono,ibuk cuma ngomong itu saja,wes mangan durung mas ojo telat"
"Njih buk.....sampun"
"Asalamualaikum mas.."
"Walaikumsalam buk.."
Setelah menerima panggilan dari kanjeng mami, Yoan Aditya membuka aplikasi sosmednya....entah mengapa dirinya merindukan gadis tomboy yang mampu mencuri hatinya.
"Loohhh....kenapa akunnya sudah gak ada lagi,atau memang sengaja tyas memblokir akunku ya"
Kemudian Yoan segera menelpon Tyas melalui panggilan WA dan telpon biasa,tapi sama juga hasilnya nomernya tidak ada yang aktif.
"Achhhhhhhhh........apa maksudmu dek memblokir mas,kamu kenapa dek"
Dengan mengacak-ngacak rambut cepaknya ,Yoan menghempaskan badannya ke tempat tidur.
************
Sementara di kediaman orangtua Yoan di daerah godean,,mama Ira sedang berbincang dengan suaminya pak Gunawan sambil menyiram bunga di halaman depan.
__ADS_1
"Pak....kemaren si Ria ngomong sama ibuk,katanya selama Yoan ikut TMMD di Imogiri itu Yoan menjalin hubungan dengan gadis dari desa sana yang katanya sich cuma tamatan SMA"
"Darimana Ria dapat cerita iti buk....ucap pak Gunawan"
"Rian sama Eko yang cerita pak...,ibuk gak ngerti jalan pikiran anakmu itu sudah ada yang jelas guru,PNS mapan,cantik lagi masih cari yang baru itu pun hanya tamatan SMA.Dari situ saja ibuk sudah tahu pak gimana keadaan model keluarganya."
"Huusst...ndak boleh seperti itu menilai keadaan orang dari segi fisik,pendidikan dan materi buk.PNS,cantik,mapan gak bisa menjadi tolak ukur dan belum akhlaknya baik"
"Ooohhhhh.....bapak menyindir Ria ya"
"Bukan menyindir Ria buk....tapi bapak ini heran samamu loh buk...kok berambisi banget ibu menjadikan sebagai menantu?"
"Ya jelas to pak....Ria itu anak sahabat ibuk,jadi ibuk sudah tahu gimana bibit bebet dan bobot keluarga si Ria,opo bapak ora bangga besanan karo pak lurah?"
Pak Gunawan memilih diam karena semakin di nasehati makin menjadi-jadi omongan buk Ira.
"Asalamualaikum......pak,buk,ucap Sandra adik Yoan Aditya yang baru pulang bimbel dan usianya sama dengan usia Tyas Arini"
"Walaikumsalam dek.....tumben cepat pulangnya,tanya si ibu"
"Ochhh.....ya sudah masuk,setrika baju jilbab ibu yang warna biru untuk di pakai nanti malam"
"Siap....kanjeng mami"
Sementara saat ini di kompi xxx,Yoan sudah bersiap untuk pulang ke rumah orangtuanya di daerah godean.Setelah selesai mengunci pintu rumah dinasnya,Yoan langsung menancapkan gasnya menuju arah barat ke godean.
Tin...tin....suara klakson honda maticnya,tak lama keluar ART di rumahnya berlari membuka pagar.
"Makasih ya mbak yah..."
"Iya mas..."
Segera Yoan masuk ke garasi menyimpan kendaraannya dan langsung masuk ke dalam rumah.
"Asalamualaikum....."
__ADS_1
"Walaikumsalam....mas,ucap Sandra"
"Bapak sama ibuk mana dek...."
"Ada mas ....baru makan,mas Yoan sudah makan?"
"Belum dek..."
Langsung ku salam bapak dan ibuk,dan duduk di samping bapak.
"Sudah makan mas.....ucap ayah"
"Belum pak....sambil mengambil piring"
"Yo wes .....cepat kamu makannya,habis ini kit langsung ke rumah Ria untuk membahas tgl pernikahanmu"
Setelah selesai makan kami ngobrol sebentar.
"Buk...apa gak bisa di tunda dulu tgl pernikahannya"
"Ditunda?ditunda kapan lagi....apa gadis orang imogiri yang jadi penghambatnya"
"Bukan bu....bukan Tyas penyebabnya,tapi Yoan belum mencintai Ria buk"
"Ohhhhh....jadi Tyas nama anak itu,baiklah besok ibu mau kesana menemui anak itu"
"Ibuk tau darimana soal Tyas....Tyas gak tau apa-apa buk,gak usah ibuk ke rumahnya"
"Nggak....gimana-gimana besok ibuk kesana"
"Ibuk....cukup,bentak ayah!jangan bikin malu keluarga kita.Ayo pergi sekarang ke rumah Ria kalau memang ibuk sudah tidak sabar menjadikan Ria sebagai mantu ibuk"
Ku usap wajahku.....pasti ini ulah si Ria yang mengadukan ke ibuk.
"Sabar ya mas.....ucap adikku si Sandra"
__ADS_1