Jodohku Pak Tara

Jodohku Pak Tara
Bagian 25


__ADS_3

#25


Tok tok tok


Mas Agung pun segera membuka pintu kamar tanpa mempedulikan aku yang kesakitan.


"Kalian teriak - teriak pagi buta kenapa sih ya Allah, Ooo kalian udah itu ya" Bg Adit.


"Noh, kelakuan adek ipar kau bg. Pagi buta terpeleset dikamar mandi. Jadi aku urut malah teriak-teriak" Sambil nunjuk aku Mas Agung.


"Hehh kambeng, kirain ada apa. Ya udah buruan mandi, kita sholat subuh jamaah di masjid" Bg Adit.


Mas Agung pun berjalan menuju kamar mandi setelah itu aku masuk ke kamar mandi tentunya sambil megang pinggang yang masih lumayan sakit. Setelah selesai aku keluar menuju masjid dengan berjalan kaki. Setelah sholat subuh selesai kami langsung ke rumah. Aku memasak dan bersih - bersih seusai acara tadi malam. Setelah selesai kami semua makan di meja makan.


SKIP

__ADS_1


Aku, Mas Agung, Alisa, Bg Adit, Kak Sandra, Dayhan, Annis dan Bg Bayu jalan-jalan Pasaman Barat. Bukan keliling deh kayaknya, tepatnya main kepantai seharian.


"Sayang, Lina engga ada" Ucapku sedih.


"Gimana lagi dia lagi mabok hamil, dan ga mungkin si Ilham ninggalin dia sendiri" Kak Sandra


"Iya sih, ya udah ayok kita foto-foto" Ucapku.


Kamipun berfoto-foto, kemudian duduk di tepi pantai dibawah rindangnya pohon cemara sambil meminum kelapa muda.


Aku bermain air dengan Alisa, setelah Alisa lelah dia tidur di pelukanku. Jam 15:30 kami balek pulang ke rumahku. Kemudian kami berkemas barang karena besok jam 04:00 pagi harus berangkat ke bandara, kami terbang pagi jam 09:00.


SKIP


Aku cium pipi dia.

__ADS_1


*cup.. cup "*Sayang bangun terus mandi, kita nanti ketinggalan pesawat" ucapku


"Iya sayang" sambil kucek-kucek mata Mas Agung.


Dia pun mengambil handuk dan bergegas ke kamar mandi untuk mandi.


Setelah semua selesai aku berpamitan dengan orang tuaku, dan kata orang tuaku di Palembang akan ada resepsi, perubahan rencana dadakan tanpa aku ketahui. Aku dan Mas Agung hanya mengangguk mengiayakan. Setelah cipika cipiki kami langsung menata barang di mobil dan menuju Bandara Internasional Minangkabau, sampai disana kami sarapan dan langsung masuk ke ruang tunggu penerbangan.


SKIP


Kami sudah sampai di Palembang, setelah istirahat di rumah mama Rita, aku langsung bergegas mengganti pakaian ku dengan baju persit karena hari ini kami harus lapor menghadap ke Batalyon untuk pindah ke asrama TNI. Mas Agung memang sengaja memilih di asrama, karena dia adalah Danki dan sering sibuk ini itu jadi mau tidak mau aku harus mengalah dan tinggal di lungkungan asrama TNI AD.


Setelah menghadap atasan kamipun diantar ke rumah dinas asrama kami.


Dengan cepat aku dan Mas Agung membersihkan rumah tersebut, dan mengangkut perabot dari rumah mama yang sudah mas Agung beli sebelumnya. 3 jam kami mendekor rumah kami dan pada akhirnya selesai. Aku cukup puas dengan hasilnya karena nampak bersih dan nyaman

__ADS_1


Rumah asrama TNI memang tidak luas, sebab TNI harus hidup sederhana, begitulah prinsipnya. Jadi harus pandai-pandai dalam menata dan mengatur perabot rumah tangga supaya tidak terlihat berantakan.


❤❤❤❤❤❤


__ADS_2