KAISAR DEWA SANG PEMUKUL SURGA

KAISAR DEWA SANG PEMUKUL SURGA
Chapter 14


__ADS_3

 Dua Orang Dari Kekaisaran


'Setelah masuk ke dalam kota


Qin Tian tidak bisa untuk tidak mengagumi apa yang dilihatnya. Meskipun kota ini jauh lebih kecil daripada ibu kota kerajaan Qin


namun jika dilihat dari bangunan-bangunan kota


itu tampak jauh lebih megah.'


'Dan yang paling membuatnya takjub adalah jumlah ahli yang ada di kota. Tidak ada kekurangan ahli di ranah Spiritual dan di atasnya. Bisa dikatakan mereka adalah mayoritas sementara jumlah ahli ranah Awakening Meridian jauh lebih sedikit


dan sebagian besar dari mereka juga masih sangat muda.'


'Kalau bukan karena Lin Ji seorang ahli ranah Transenden yang mengikuti mereka dari belakang


Yu Siqi yang baru saja menerobos ke lapisan ketujuh ranah Awakening Meridian


mungkin sudah dibuat gemetaran hanya karena aura yang dilepaskan oleh orang-orang di kota.'


'Jika orang-orang di kota ini menyerbu ibukota kerajaan Qin


mereka mungkin dapat menaklukkan ibukota dalam tiga nafas waktu.'


'Tentu saja


itu juga karena hampir semua orang yang datang ke kota ini memang semuanya adalah elit dari kerajaan masing-masing. Entah itu para pengawas atau pengunjung biasa


mereka yang bisa berpetualang meninggalkan kerajaan mereka secara alami memiliki kekuatan yang besar.'


'!!!'


'Sama seperti mereka baru saja beberapa langkah memasuki kota


tiba-tiba ada dua pria berpenampilan biasa


dan mengenakan jubah biasa


menghalangi jalan mereka.'


'Di tempat di mana ada banyak naga dan harimau yang berkumpul


itu wajar sering terjadi konflik. Namun


ketika dua orang itu tiba di depan kelompok Qin Tian


mereka segera membungkuk dan menangkupkan tinju mereka untuk memberi hormat.'


'"Saya Yi Ji!"'


'"Saya Yi Ju!"'


'"Kami menyapa Yang Mulia Pangeran


nona Yu


dan Pelindung Kerajaan." Mereka berdua secara bersamaan berbicara dengan nada yang penuh dengan kesopanan.'


'Bahkan jika di kota ini tidak kekurangan orang yang pemberani


dengan Lin Ji yang secara pribadi mengikuti mereka


tidak ada orang yang berani membuat masalah terhadap mereka.'


'Dua pria di depan mereka adalah pengawas yang dikirim oleh raja Qin. Sebelum Qin Tian pergi


mereka berdua sudah menerima kabar kedatangan mereka. Karena itulah


mereka sudah menunggu cukup lama di gerbang kota. Setelah melihat kedatangan rajawali emas


mereka tahu bahwa kelompok pangeran sudah tiba dan dengan cepat menyambut mereka setelah mereka memasuki kota.'


'"Kalian di sini!" Qin Tian mengangguk kepada mereka.'


'"Ya Yang Mulia! Kami bertugas untuk menemani Yang Mulia di kota ini. Kami juga sudah menyiapkan penginapan untuk Yang Mulia


nona Yu


dan Pelindung Kerajaan. Apakah Yang Mulia ingin langsung pergi ke penginapan atau berjalan-jalan dulu di kota." Yang berbicara adalah Yi Ji. Dia menjelaskan tugas mereka ke Qin Tian.'


'"Um." Mendengar kata-kata Yi Ji


Qin Tian berpikir sejenak sebelum berbicara. "Baiklah! Bagaimana kalau kita berjalan-jalan dulu. Kalian bisa membawa kami ke restoran dulu. Aku ingin mencoba makanan di sini." Qin Tian mengatakan keinginannya.'


'Qin Tian adalah seorang pecinta makanan! Di kerajaan Qin


dia sudah mencoba hampir semua jenis makanan. Karena itu


setelah datang ke kota ini


dia secara alami ingin mencoba makanan di kota ini terlebih dahulu. Dengan orang-orang yang datang dari berbagai tempat


makanan di sini secara alami memiliki banyak variasi.'


'"Sesuai keinginanmu Yang Mulia!" Dia menjawab sambil mempersilahkan menggunakan tangannya.'


'"Kami akan membawa Yang Mulia ke jalan makanan terbaik di kota ini." Dia melanjutkan.'


'"Mn." Qin Tian mengangguk.'


'Mereka berlima kemudian mulai berjalan lebih jauh memasuki kota. Yu Siqi secara alami tidak keberatan kemanapun mereka pergi selama dia bersama Qin Tian. Adapun Lin Ji


dia tidak peduli ke mana mereka pergi


dia akan terus mengikuti mereka.'


'Setelah melakukan perjalan beberapa waktu

__ADS_1


mereka akhirnya tiba di jalan dengan banyak bangunan yang sangat mewah dan elegan.'


'Terlepas dari bangunan yang mana. Mereka semua sama-sama mengeluarkan aroma yang sangat lezat yang membuat perut seseorang akan keroncongan karena kelaparan dalam sekejap hanya karena mencium aromanya.'


'Bahkan tanpa ada yang menyebutkannya


hanya berdasarkan aroma lezat yang berasal dari dalam bangunan


siapapun akan langsung tahu bahwa itu adalah sebuah restoran.'


'Di jalan ini


ada sangat banyak orang yang keluar masuk dari berbagai restoran.'


'Ketika mereka akan masuk


mereka semua memiliki ekspresi seperti serigala yang kelaparan. Dan setelah mereka keluar


wajah mereka akan menunjukkan ekspresi puas.'


'Namun


kelompok Qin Tian tidak berhenti di sana karena mereka terus masuk jauh lebih dalam di jalan makanan.'


'Yi Ji mengatakan kalau mereka akan membawanya ke restoran terbaik di kota ini. Di restoran itu


hanya para bangsawan dan ahli yang kuat yang bisa makan.'


'Itu tentu saja bukan karena restoran itu dengan sengaja membatasi tamu yang masuk. Namun


itu karena harga yang dibanderol oleh restoran hanya akan membuat orang biasa kehabisan seluruh harta kekayaan mereka hanya dengan sekali makan di sana.'


'Setelah berjalan melewati banyak restoran


mereka kemudian tiba di restoran yang dimaksud.'


'Restoran itu memiliki bentuk yang mirip dengan paviliun. Itu tidak terlihat mewah


namun memancarkan suasana yang tenang dan elegan.'


'Di dalam restoran


terlihat meja dan kursi yang berbaris rapi memberikan suasana romantis.'


'Berbeda dengan restoran lain yang memiliki banyak pengunjung


restoran itu malah terlihat sepi dengan sedikit orang yang keluar masuk.'


'Namun


meskipun hanya ada sedikit orang


mereka yang keluar masuk dari sana semuanya sama-sama memancarkan aura yang berbeda. Entah itu karena mereka memiliki kekuatan yang sangat kuat


atau latarbelakang mereka yang luar biasa


'Qin Tian bahkan melihat beberapa orang dengan pakaian kerajaan yang makan di sana.'


'Tanpa berbasa-basi


mereka semua segera masuk ke dalam restoran.'


'Saat mereka baru saja tiba di pintu restoran


seorang pelayan wanita berpenampilan cantik dengan cepat tiba untuk menyambut kedatangan mereka.'


'"Tuan-tuan yang terhormat


selamat datang di tempat kami yang sederhana. Silahkan masuk dan kami akan melayani anda dengan sepenuh hati. Kami menjamin bahwa anda akan puas dengan hidangan yang kami sediakan." Pelayan itu berbicara dengan sangat lembut dan sopan.'


'Dibawah arahan pelayan itu


mereka berlima kemudian masuk ke dalam restoran.'


'Tahu bahwa status mereka sangat tinggi


pelayan itu membawa mereka ke kursi terbaik. Qin Tian dan Yu Siqi dengan cepat duduk di kursi saling berhadapan satu sama lain. Namun


Lin Ji dan dua pengawas itu tetap berdiri di samping meja layaknya seorang pengawal.'


'"Paman Lin


dan kalian


mengapa tidak duduk juga?" Qin Tian bertanya dengan sopan meskipun dia tahu apa alasan tindakan mereka.'


'"Silahkan Yang Mulia dan Nona menikmati makanan


kami akan berjaga di sini." Lin Ji menjawab menolak ajakan Qin Tian.'


'Dan Yi Ji dan Yi Ju juga dengan sopan menolak. Meskipun mereka sebenarnya juga ingin ikut menikmati makanan


namun dengan Lin Ji di sekitar


mereka secara alami tidak berani bersikap tidak sopan.'


'"Tuan muda


Nona muda


menu apa yang kalian inginkan." Setelah Qin Tian duduk


pelayan itu segera bertanya.'


'"Tentu saja semua hidangan terbaik kalian." Sebelum Qin Tian bisa berbicara


Yi Ji yang berdiri di belakang sudah lebih dulu mengatakannya.'

__ADS_1


'Mendengar kata-kata Yi Ji


pelayan itu menatap ke arah Qin Tian dengan ekspresi bertanya-tanya.'


'"Seperti yang dia katakan! Sediakan semua hidangan terbaik." Qin Tian berbicara melihat pelayan itu.'


'Harga satu hidangan di restoran ini mungkin cukup membuat seseorang bangkrut. Namun


untuk Qin Tian yang merupakan seorang pangeran sebuah kerajaan


itu sama sekali tidak layak disebut.'


'Segera pelayan itu pergi setelah konfirmasi dari Qin Tian. Sebelum pergi


dia berkata. "Maaf tuan muda


karena pesanan tuan muda cukup banyak


jadi butuh beberapa waktu bagi kami untuk menyediakannya


mohon menunggu sebentar." Pelayan itu berbicara sambil membungkuk.'


'Qin Tian tentu saja tidak keberatan hanya menunggu sebentar


dia dengan tenang duduk di kursinya sambil mengobrol dengan Yu Siqi tentang kultivasi.'


'Namun


sama seperti mereka sedang duduk santai menikmati suasana tenang di restoran


tiba-tiba sebuah keributan pecah di pintu masuk restoran.'


'"Feng Shen! Kamu ingin menikah dengan putri ini


bermimpi lah! Kamu bahkan tidak bisa mengalahkan putri ini." Teriakan seorang wanita muda tiba-tiba terdengar


membuat kaget semua orang di restoran.'


'"Shui Yao


pernikahan kita adalah keputusan dua kekaisaran


putri kecil seperti kamu tidak akan bisa mengubahnya." Setelah teriakan wanita muda itu


suara seorang pria muda terdengar menjawabnya.'


'Wanita muda bernama Shui Yao itu tampaknya berlari ke dalam restoran. Karena itu


tidak lama setelah dia berteriak


dia sudah masuk ke dalam restoran diikuti oleh pria muda bernama Feng Shen.'


'Mata semua orang di dalam restoran secara alami tertarik pada dua orang yang bertengkar. Dan Qin Tian tidak terkecuali. Itu tentu saja karena kata-kata yang dikatakan pemuda itu. Dari kata-katanya


semua orang dapat menyimpulkan bahwa masing-masing dari mereka berdua berasal dari sebuah kekaisaran. Dan dilihat dari kata-kata mereka


sangat mungkin bahwa mereka adalah pangeran dan putri sebuah kekaisaran.'


'Setelah keduanya masuk


Qin Tian bisa melihat penampilan mereka.'


'Wanita muda itu yang bernama Shui Yao adalah gadis yang tampak berusia empat belas tahunan seusia dengan Qin Tian.'


'Dia mengenakan kemeja hitam berlengan pendek dan rok pendek yang hanya menutupi setengah pahanya


membuat kakinya yang indah dan lincah terlihat jelas.'


'Di pinggangnya


tergantung pedang panjang yang hanya sedikit lebih pendek dari tubuhnya.'


'Meskipun dia tidak memiliki tubuh yang mempesona seperti Yu Siqi


namun jika dilihat dari kecantikannya


dia beberapa poin lebih cantik dari Yu Siqi. Terutama temperamennya yang bersemangat


membuatnya terlihat lebih menggemaskan.'


'Dan yang paling menarik bagi Qin Tian adalah kultivasi gadis itu. Dia sebenarnya sudah berada di tahap tengah ranah Spiritual hanya satu tingkat lebih rendah darinya.'


'Qin Tian tidak bisa membantu tetapi mengedipkan matanya beberapa kali. Hanya pada pandangan pertama


dia sudah merasa terpesona oleh penampilan Shui Yao. Di kerajaan Qin


dia tidak pernah melihat gadis semenarik itu. Baginya


Yu Siqi sudah yang paling menarik. Namun


baru beberapa jam sejak dia meninggalkan kerajaan


dia sudah bertemu seseorang yang membuatnya terpesona.'


'"Uh...." Qin Tian menggelengkan kepalanya mencoba membuang pikiran absrud. Dia baru saja bertunangan tadi malam


bagaimana mungkin dia bisa tertarik dengan wanita yang baru dia temui.'


'Apalagi wanita itu sepertinya sudah bertunangan dan mereka berdua sama-sama berasal dari kekaisaran. Qin Tian secara alami tidak memiliki pikiran untuk membuat masalah dengan dua kekaisaran secara langsung.'


'Adapun pria yang bernama Feng Shen. Dia juga seorang pria muda berusia empat belas tahun. Dia memiliki penampilan yang lembut seperti angin musim semi. Dari segi penampilan


dia bisa membuat wanita manapun terpesona. Namun


sementara penampilannya cukup nyaman dilihat


matanya memancarkan cahaya aneh yang membuat siapapun menyadari kalau dia adalah orang yang kejam yang tidak bisa diprovokasi.'

__ADS_1


__ADS_2