
Dua Orang Dari Kekaisaran
'Setelah masuk ke dalam kota
Qin Tian tidak bisa untuk tidak mengagumi apa yang dilihatnya. Meskipun kota ini jauh lebih kecil daripada ibu kota kerajaan Qin
namun jika dilihat dari bangunan-bangunan kota
itu tampak jauh lebih megah.'
'Dan yang paling membuatnya takjub adalah jumlah ahli yang ada di kota. Tidak ada kekurangan ahli di ranah Spiritual dan di atasnya. Bisa dikatakan mereka adalah mayoritas sementara jumlah ahli ranah Awakening Meridian jauh lebih sedikit
dan sebagian besar dari mereka juga masih sangat muda.'
'Kalau bukan karena Lin Ji seorang ahli ranah Transenden yang mengikuti mereka dari belakang
Yu Siqi yang baru saja menerobos ke lapisan ketujuh ranah Awakening Meridian
mungkin sudah dibuat gemetaran hanya karena aura yang dilepaskan oleh orang-orang di kota.'
'Jika orang-orang di kota ini menyerbu ibukota kerajaan Qin
mereka mungkin dapat menaklukkan ibukota dalam tiga nafas waktu.'
'Tentu saja
itu juga karena hampir semua orang yang datang ke kota ini memang semuanya adalah elit dari kerajaan masing-masing. Entah itu para pengawas atau pengunjung biasa
mereka yang bisa berpetualang meninggalkan kerajaan mereka secara alami memiliki kekuatan yang besar.'
'!!!'
'Sama seperti mereka baru saja beberapa langkah memasuki kota
tiba-tiba ada dua pria berpenampilan biasa
dan mengenakan jubah biasa
menghalangi jalan mereka.'
'Di tempat di mana ada banyak naga dan harimau yang berkumpul
itu wajar sering terjadi konflik. Namun
ketika dua orang itu tiba di depan kelompok Qin Tian
mereka segera membungkuk dan menangkupkan tinju mereka untuk memberi hormat.'
'"Saya Yi Ji!"'
'"Saya Yi Ju!"'
'"Kami menyapa Yang Mulia Pangeran
nona Yu
dan Pelindung Kerajaan." Mereka berdua secara bersamaan berbicara dengan nada yang penuh dengan kesopanan.'
'Bahkan jika di kota ini tidak kekurangan orang yang pemberani
dengan Lin Ji yang secara pribadi mengikuti mereka
tidak ada orang yang berani membuat masalah terhadap mereka.'
'Dua pria di depan mereka adalah pengawas yang dikirim oleh raja Qin. Sebelum Qin Tian pergi
mereka berdua sudah menerima kabar kedatangan mereka. Karena itulah
mereka sudah menunggu cukup lama di gerbang kota. Setelah melihat kedatangan rajawali emas
mereka tahu bahwa kelompok pangeran sudah tiba dan dengan cepat menyambut mereka setelah mereka memasuki kota.'
'"Kalian di sini!" Qin Tian mengangguk kepada mereka.'
'"Ya Yang Mulia! Kami bertugas untuk menemani Yang Mulia di kota ini. Kami juga sudah menyiapkan penginapan untuk Yang Mulia
nona Yu
dan Pelindung Kerajaan. Apakah Yang Mulia ingin langsung pergi ke penginapan atau berjalan-jalan dulu di kota." Yang berbicara adalah Yi Ji. Dia menjelaskan tugas mereka ke Qin Tian.'
'"Um." Mendengar kata-kata Yi Ji
Qin Tian berpikir sejenak sebelum berbicara. "Baiklah! Bagaimana kalau kita berjalan-jalan dulu. Kalian bisa membawa kami ke restoran dulu. Aku ingin mencoba makanan di sini." Qin Tian mengatakan keinginannya.'
'Qin Tian adalah seorang pecinta makanan! Di kerajaan Qin
dia sudah mencoba hampir semua jenis makanan. Karena itu
setelah datang ke kota ini
dia secara alami ingin mencoba makanan di kota ini terlebih dahulu. Dengan orang-orang yang datang dari berbagai tempat
makanan di sini secara alami memiliki banyak variasi.'
'"Sesuai keinginanmu Yang Mulia!" Dia menjawab sambil mempersilahkan menggunakan tangannya.'
'"Kami akan membawa Yang Mulia ke jalan makanan terbaik di kota ini." Dia melanjutkan.'
'"Mn." Qin Tian mengangguk.'
'Mereka berlima kemudian mulai berjalan lebih jauh memasuki kota. Yu Siqi secara alami tidak keberatan kemanapun mereka pergi selama dia bersama Qin Tian. Adapun Lin Ji
dia tidak peduli ke mana mereka pergi
dia akan terus mengikuti mereka.'
'Setelah melakukan perjalan beberapa waktu
__ADS_1
mereka akhirnya tiba di jalan dengan banyak bangunan yang sangat mewah dan elegan.'
'Terlepas dari bangunan yang mana. Mereka semua sama-sama mengeluarkan aroma yang sangat lezat yang membuat perut seseorang akan keroncongan karena kelaparan dalam sekejap hanya karena mencium aromanya.'
'Bahkan tanpa ada yang menyebutkannya
hanya berdasarkan aroma lezat yang berasal dari dalam bangunan
siapapun akan langsung tahu bahwa itu adalah sebuah restoran.'
'Di jalan ini
ada sangat banyak orang yang keluar masuk dari berbagai restoran.'
'Ketika mereka akan masuk
mereka semua memiliki ekspresi seperti serigala yang kelaparan. Dan setelah mereka keluar
wajah mereka akan menunjukkan ekspresi puas.'
'Namun
kelompok Qin Tian tidak berhenti di sana karena mereka terus masuk jauh lebih dalam di jalan makanan.'
'Yi Ji mengatakan kalau mereka akan membawanya ke restoran terbaik di kota ini. Di restoran itu
hanya para bangsawan dan ahli yang kuat yang bisa makan.'
'Itu tentu saja bukan karena restoran itu dengan sengaja membatasi tamu yang masuk. Namun
itu karena harga yang dibanderol oleh restoran hanya akan membuat orang biasa kehabisan seluruh harta kekayaan mereka hanya dengan sekali makan di sana.'
'Setelah berjalan melewati banyak restoran
mereka kemudian tiba di restoran yang dimaksud.'
'Restoran itu memiliki bentuk yang mirip dengan paviliun. Itu tidak terlihat mewah
namun memancarkan suasana yang tenang dan elegan.'
'Di dalam restoran
terlihat meja dan kursi yang berbaris rapi memberikan suasana romantis.'
'Berbeda dengan restoran lain yang memiliki banyak pengunjung
restoran itu malah terlihat sepi dengan sedikit orang yang keluar masuk.'
'Namun
meskipun hanya ada sedikit orang
mereka yang keluar masuk dari sana semuanya sama-sama memancarkan aura yang berbeda. Entah itu karena mereka memiliki kekuatan yang sangat kuat
atau latarbelakang mereka yang luar biasa
'Qin Tian bahkan melihat beberapa orang dengan pakaian kerajaan yang makan di sana.'
'Tanpa berbasa-basi
mereka semua segera masuk ke dalam restoran.'
'Saat mereka baru saja tiba di pintu restoran
seorang pelayan wanita berpenampilan cantik dengan cepat tiba untuk menyambut kedatangan mereka.'
'"Tuan-tuan yang terhormat
selamat datang di tempat kami yang sederhana. Silahkan masuk dan kami akan melayani anda dengan sepenuh hati. Kami menjamin bahwa anda akan puas dengan hidangan yang kami sediakan." Pelayan itu berbicara dengan sangat lembut dan sopan.'
'Dibawah arahan pelayan itu
mereka berlima kemudian masuk ke dalam restoran.'
'Tahu bahwa status mereka sangat tinggi
pelayan itu membawa mereka ke kursi terbaik. Qin Tian dan Yu Siqi dengan cepat duduk di kursi saling berhadapan satu sama lain. Namun
Lin Ji dan dua pengawas itu tetap berdiri di samping meja layaknya seorang pengawal.'
'"Paman Lin
dan kalian
mengapa tidak duduk juga?" Qin Tian bertanya dengan sopan meskipun dia tahu apa alasan tindakan mereka.'
'"Silahkan Yang Mulia dan Nona menikmati makanan
kami akan berjaga di sini." Lin Ji menjawab menolak ajakan Qin Tian.'
'Dan Yi Ji dan Yi Ju juga dengan sopan menolak. Meskipun mereka sebenarnya juga ingin ikut menikmati makanan
namun dengan Lin Ji di sekitar
mereka secara alami tidak berani bersikap tidak sopan.'
'"Tuan muda
Nona muda
menu apa yang kalian inginkan." Setelah Qin Tian duduk
pelayan itu segera bertanya.'
'"Tentu saja semua hidangan terbaik kalian." Sebelum Qin Tian bisa berbicara
Yi Ji yang berdiri di belakang sudah lebih dulu mengatakannya.'
__ADS_1
'Mendengar kata-kata Yi Ji
pelayan itu menatap ke arah Qin Tian dengan ekspresi bertanya-tanya.'
'"Seperti yang dia katakan! Sediakan semua hidangan terbaik." Qin Tian berbicara melihat pelayan itu.'
'Harga satu hidangan di restoran ini mungkin cukup membuat seseorang bangkrut. Namun
untuk Qin Tian yang merupakan seorang pangeran sebuah kerajaan
itu sama sekali tidak layak disebut.'
'Segera pelayan itu pergi setelah konfirmasi dari Qin Tian. Sebelum pergi
dia berkata. "Maaf tuan muda
karena pesanan tuan muda cukup banyak
jadi butuh beberapa waktu bagi kami untuk menyediakannya
mohon menunggu sebentar." Pelayan itu berbicara sambil membungkuk.'
'Qin Tian tentu saja tidak keberatan hanya menunggu sebentar
dia dengan tenang duduk di kursinya sambil mengobrol dengan Yu Siqi tentang kultivasi.'
'Namun
sama seperti mereka sedang duduk santai menikmati suasana tenang di restoran
tiba-tiba sebuah keributan pecah di pintu masuk restoran.'
'"Feng Shen! Kamu ingin menikah dengan putri ini
bermimpi lah! Kamu bahkan tidak bisa mengalahkan putri ini." Teriakan seorang wanita muda tiba-tiba terdengar
membuat kaget semua orang di restoran.'
'"Shui Yao
pernikahan kita adalah keputusan dua kekaisaran
putri kecil seperti kamu tidak akan bisa mengubahnya." Setelah teriakan wanita muda itu
suara seorang pria muda terdengar menjawabnya.'
'Wanita muda bernama Shui Yao itu tampaknya berlari ke dalam restoran. Karena itu
tidak lama setelah dia berteriak
dia sudah masuk ke dalam restoran diikuti oleh pria muda bernama Feng Shen.'
'Mata semua orang di dalam restoran secara alami tertarik pada dua orang yang bertengkar. Dan Qin Tian tidak terkecuali. Itu tentu saja karena kata-kata yang dikatakan pemuda itu. Dari kata-katanya
semua orang dapat menyimpulkan bahwa masing-masing dari mereka berdua berasal dari sebuah kekaisaran. Dan dilihat dari kata-kata mereka
sangat mungkin bahwa mereka adalah pangeran dan putri sebuah kekaisaran.'
'Setelah keduanya masuk
Qin Tian bisa melihat penampilan mereka.'
'Wanita muda itu yang bernama Shui Yao adalah gadis yang tampak berusia empat belas tahunan seusia dengan Qin Tian.'
'Dia mengenakan kemeja hitam berlengan pendek dan rok pendek yang hanya menutupi setengah pahanya
membuat kakinya yang indah dan lincah terlihat jelas.'
'Di pinggangnya
tergantung pedang panjang yang hanya sedikit lebih pendek dari tubuhnya.'
'Meskipun dia tidak memiliki tubuh yang mempesona seperti Yu Siqi
namun jika dilihat dari kecantikannya
dia beberapa poin lebih cantik dari Yu Siqi. Terutama temperamennya yang bersemangat
membuatnya terlihat lebih menggemaskan.'
'Dan yang paling menarik bagi Qin Tian adalah kultivasi gadis itu. Dia sebenarnya sudah berada di tahap tengah ranah Spiritual hanya satu tingkat lebih rendah darinya.'
'Qin Tian tidak bisa membantu tetapi mengedipkan matanya beberapa kali. Hanya pada pandangan pertama
dia sudah merasa terpesona oleh penampilan Shui Yao. Di kerajaan Qin
dia tidak pernah melihat gadis semenarik itu. Baginya
Yu Siqi sudah yang paling menarik. Namun
baru beberapa jam sejak dia meninggalkan kerajaan
dia sudah bertemu seseorang yang membuatnya terpesona.'
'"Uh...." Qin Tian menggelengkan kepalanya mencoba membuang pikiran absrud. Dia baru saja bertunangan tadi malam
bagaimana mungkin dia bisa tertarik dengan wanita yang baru dia temui.'
'Apalagi wanita itu sepertinya sudah bertunangan dan mereka berdua sama-sama berasal dari kekaisaran. Qin Tian secara alami tidak memiliki pikiran untuk membuat masalah dengan dua kekaisaran secara langsung.'
'Adapun pria yang bernama Feng Shen. Dia juga seorang pria muda berusia empat belas tahun. Dia memiliki penampilan yang lembut seperti angin musim semi. Dari segi penampilan
dia bisa membuat wanita manapun terpesona. Namun
sementara penampilannya cukup nyaman dilihat
matanya memancarkan cahaya aneh yang membuat siapapun menyadari kalau dia adalah orang yang kejam yang tidak bisa diprovokasi.'
__ADS_1