KAISAR DEWA SANG PEMUKUL SURGA

KAISAR DEWA SANG PEMUKUL SURGA
Chapter 19


__ADS_3

 Undangan


'Luo Shen!'


'"Apakah itu namanya?" Qin Tian menebak.'


'"Nama yang bagus


sangat cocok dengan orangnya." Yu Siqi yang berada di sampingnya berbicara saat dia juga melihat batu giok di tangan Qin Tian.'


'"Memang! Awalnya aku tidak percaya pesona seorang wanita bisa meruntuhkan sebuah kerajaan


namun jika itu dia


sangat mungkin bahwa sebuah kerajaan bisa runtuh hanya oleh pesonanya." Qin Tian menjawab sambil mendesah.'


'Dalam hatinya


Qin Tian bertanya-tanya apakah ada pria yang memenuhi syarat untuk menjadikannya sebagai wanita mereka.'


'"Kamu tidak berpikir menginginkannya juga kan?" Sama seperti Qin Tian berpikir


Yu Siqi di sampingnya kembali mencubit pinggangnya sambil menanyakan pertanyaan yang membuat Qin Tian tercengang.'


'"Apa?" Meskipun Qin Tian juga sangat terpesona dengan Luo Shen dan mengangguminya


namun dia tidak berpikir bahwa dia memenuhi syarat untuk memilikinya. Setidaknya untuk saat ini.'


'Namun


sebagai pria normal yang baru saja merasakan wanita


itu pasti bohong jika dia mengatakan kalau dia tidak tertarik kepadanya. Kenyataannya


dia sebenarnya juga sangat tertarik.'


'Bagaimanapun


setiap pria yang memiliki ambisi besar tentu menginginkan wanita terbaik sebagai pendamping mereka. Dan Qin Tian tidak terkecuali.'


'Tapi saat ini jelas bukan waktu baginya untuk mengejar wanita milik dunia lain seperti Luo Shen. Melakukan hal itu hanya akan mempermalukan diri sendiri. Jika dia berani menggoda Luo Shen saat ini


dia mungkin tidak memiliki hari esok untuk dilihat.'


'"Tidak mungkin


dia terlalu jauh untukku." Qin Tian hanya bisa menjawab seperti itu.'


'"Hmph!" Yu Siqi mendengus dengan jawaban Qin Tian.'


'Meskipun menjadi tunangan Qin Tian


Yu Siqi sebenarnya tidak terlalu konservatif terhadapnya. Bagaimanapun


di dunia ini


sangat wajar bagi seorang pria hebat untuk memiliki beberapa wanita. Apalagi Qin Tian memiliki bakat yang jauh di atas standar benua spiritual. Jika ada hari ketika dia menjadi ahli terkuat di benua


pasti ada banyak wanita yang menginginkannya.'


'Pada saat itu


dia pasti akan dikritik oleh wanita-wanita lain jika dia mencoba memonopoli Qin Tian untuk dirinya sendiri.'


'Tentu saja Qin Tian tidak akan menjadi pria yang tidak bermoral yang akan mengambil setiap wanita cantik acak.'


'Bahkan jika dia memiliki beberapa wanita


wanita-wanita itu pasti harus yang benar-benar menyentuh hatinya.'


'"Ayo pergi ke penginapan dulu!" Awalnya


dia datang ke sini untuk mencicipi makanan di restoran terbaik di kota ini. Tapi sekarang restorannya sudah hancur


dia tentu saja tidak bisa makan apa-apa. Tidak memiliki pilihan lain


dia hanya bisa mengajak mereka pergi ke penginapan terlebih dahulu.'


'Mengikuti kata-kata Qin Tian


Yi Ji dan Yi Ju kemudian membawa kelompok Qin Tian ke penginapan.'


'Meskipun Luo Shen sudah pergi dan tekanan di kota sudah menghilang. Namun


saat ini suasana kota menjadi sunyi karena kebanyakan orang masih dalam keadaan syok setelah mereka melihat keberadaan yang berada diluar imajinasi mereka.'

__ADS_1


'Sementara itu


para pengawas juga sibuk mengirimkan berita yang terjadi hari ini ke faksi di belakang mereka.'


'Selain suara obrolan ringan


tidak ada suara kebisingan yang bisa di dengar di kota yang awalnya ramai.'


'...'


'Lima hari telah berlalu sejak Qin Tian pertamakali tiba di kota Awan Spiritual Mengambang.'


'Dalam lima hari ini


selain kemunculan tiba-tiba Luo Shen


seluruh wilayah Floating Cloud dan bahkan wilayah di sekitarnya dibuat terguncang oleh dua berita lain.'


'Berita pertama adalah Kaisar Shui Selatan sembuh dari lukanya. Dan hal pertama yang dia lakukan setelah lukanya sembuh adalah melumpuhkan kultivasi adiknya sendiri.'


'Berita itu tidak terlalu menarik perhatian orang-orang di luar wilayah Floating Cloud. Hanya orang-orang di wilayah Floating Cloud yang terguncang.'


'Namun


berita yang kedua


itu membuat banyak wilayah di benua spiritual selatan terguncang.'


'Dua hari yang lalu


sebuah pedang yang terbentuk dari energi spiritual tiba-tiba turun dari langit dan itu menuju ke arah istana kekaisaran Angin Suci.'


'Pedang itu sangat cepat dan menakutkan. Saat itu menuju ke istana


semua orang yang mencoba menghentikan pedang langsung terbunuh di tempat.'


'Dan saat pedang itu memasuki istana


itu menargetkan kaisar Angin Suci.'


'Namun


bahkan setelah kaisar Angin Suci menggunakan seluruh kekuatannya


dia masih tidak bisa menghentikan pedang sehingga kepalanya dipenggal oleh pedang.'


'Hanya dari bagaimana pedang itu digambarkan


semua kaisar dari kekaisaran besar itu tahu bahwa bahkan mereka pasti akan langsung mati jika mencoba menghentikan pedang.'


'Setelah menyelidiki apa yang terjadi baru-baru ini


semua orang dapat menyimpulkan bahwa pedang itu kemungkinan besar berasal dari wanita muda misterius yang baru-baru ini muncul di Awan Spiritual Mengambang.'


'Hanya satu pedang


dia bisa membunuh seorang kaisar. Dan dia bahkan tidak muncul secara pribadi. Kekuatannya benar-benar diluar imajinasi orang-orang di benua spiritual.'


'...'


'Qin Tian juga terkejut dengan apa yang terjadi baru-baru ini.'


'Namun


kejadian itu hanya membuatnya lebih rajin berkultivasi. Dia sekarang sadar


di dunia luar


bahkan Transenden mungkin tidak dianggap terlalu banyak.'


'Dan dia juga tahu


di luar dunia Alasta tempat dia berada sekarang


juga ada banyak dunia lain yang bahkan lebih kuat.'


'Dia saat ini bermeditasi untuk mengkonsolidasikan kultivasinya. Mencapai puncak ranah Spiritual


hal yang harus dia lakukan adalah mempersiapkan dirinya untuk melewati kesengsaraan Transenden.'


'Dia berencana melakukan terobosan ketika dia memasuki Awan Spiritual Mengambang.'


'Berderit...'


'Pintu kamarnya tiba-tiba terbuka dan membangunkan Qin Tian dari meditasinya.'

__ADS_1


'Yu Siqi yang mengenakan gaun putih ketat tiba-tiba masuk ke kamarnya membawa gulungan di tangannya.'


'"Yang Mulia!" Dia memanggil Qin Tian dengan senyum manis di wajahnya.'


'Meskipun sudah bertunangan dan sebelumnya mereka berbicara tentang mengubah cara memanggil. Namun


Yu Siqi tampaknya lebih suka memanggil Qin Tian dengan sebutan Yang Mulia.'


'"Ada apa?" Qin Tian tersenyum cerah saat dia melihat Yu Siqi yang mengenakan gaun ketat sehingga lekukan tubuhnya terlihat jelas.'


'Setelah lama bermeditasi


Qin Tian juga merasa sedikit jenuh dan ingin bersenang-senang.'


'Saat Yu Siqi lebih dekat dengannya


dia langsung menariknya ke pelukannya.'


'"Ah..." Yu Siqi terkejut namun dia tetap membiarkan Qin Tian memeluknya.'


'Memeluk tubuh lembut Yu Siqi


Qin Tian merasa tubuhnya memanas sementara tangannya mulai meraba-raba bagian tertentu tubuhnya.'


'"Apa ini?" Setelah meraba-raba tubuh Yu Siqi beberapa saat


dia mengambil gulungan di tangan Yu Siqi dan membukanya.'


'"In---ini undangan!" Yu Siqi menjawab dengan nada megap-megap karena nafasnya juga mulai terengah-engah.'


'"Undangan." Qin Tian memiliki ekspresi heran sementara dia membuka gulungan di tangannya.'


'Setelah undangan dibuka


Qin Tian bisa segera tahu apa isi undangan itu.'


'Rupanya


itu adalah undangan yang dikirim oleh aliansi kekaisaran wilayah Floating Cloud.'


'Itu mengundang Qin Tian untuk berpartisipasi dalam pertemuan antar generasi muda wilayah Floating Cloud.'


'"Apakah kamu tertarik datang?" Yu Siqi bertanya.'


'"Entahlah!" Qin Tian menggelengkan kepalanya.'


'Sejak dia bertemu dengan Feng Shen


Qin Tian sekarang tahu apa yang disebut jenius kekaisaran itu berada terlalu jauh di bawahnya. Karena itu dia tidak terlalu tertarik lagi dengan mereka.'


'Qin Tian tidak tahu tingkat kultivasi pangeran kekaisaran lain


namun itu pasti tidak akan berbeda jauh dengan Feng Shen.'


'Dia melemparkan undangan ke samping sementara tangannya kembali menjelajahi tubuh Yu Siqi.'


'"Ooh..." Yu Siqi mulai mengeluarkan erangan sementara tangannya juga mulai menjelajahi tubuh Qin Tian.'


'Tak lama kemudian


keduanya sudah terjerat bersama tanpa pakaian di atas kasur dan mengeluarkan erangan yang membuat matahari dan bulan merasa malu.'


'...'


'Malam hari...'


'Qin Tian dan Yu Siqi sudah mengenakan pakaian lengkap saat mereka keluar dari penginapan diikuti oleh Yi Ji dan Yi Ju.'


'Meskipun Qin Tian tidak terlalu tertarik dengan para jenius dari wilayah Floating Cloud


itu tidak sopan jika dia menolak undangan mereka. Karena itu dia masih memilih untuk hadir.'


'Namun


kali ini Lin Ji tidak mengikuti mereka. Bagaimanapun


diikuti oleh seorang ahli Transenden ke mana-mana agak terlalu mencolok. Jadi Qin Tian menyuruhnya untuk tetap tinggal di penginapan. Dan dengan kekuatan Lin Ji


kota ini juga terlalu kecil baginya.'


'Apakah dia berada di samping Qin Tian atau tidak


itu tidak terlalu berbeda. Apalagi tempat pertemuan diadakan juga tidak terlalu jauh dari penginapan mereka.'


'Jika ada bahaya di sekitar Qin Tian

__ADS_1


dia bisa muncul di samping Qin Tian dalam sekejap.'


__ADS_2