KAISAR DEWA SANG PEMUKUL SURGA

KAISAR DEWA SANG PEMUKUL SURGA
Chapter 3


__ADS_3

Kedatangan Tamu


'Karena ada banyak orang yang menyapanya


perjalanan Qin Tian sedikit melambat. Butuh hampir dua puluh menit baginya untuk tiba di dekat istana. Itu bahkan lebih lama dari waktu yang dia butuhkan dalam perjalanan ke ibu kota dari akademi. Tentu saja itu karena dalam perjalanan itu Qin Tian terbang. Jika sekarang dia juga terbang


dia dapat dengan mudah melintasi seluruh ibukota dalam setengah menit.'


'Sebagai istana kerajaan Qin


istana itu memiliki penampilan yang paling megah di seluruh ibukota. Itu juga memancarkan aura yang sangat agung


yang membuat siapapun yang menatap istana merasakan keinginan untuk berlutut.'


'Di kaki gunung di sekitar


ada sangat banyak orang berkeliaran sambil menatap ke istana di atas gunung.'


'Beberapa orang menatap istana dengan kekaguman. Beberapa lagi menatap istana dengan mata penuh tekad. Tidak diketahui apa yang mereka pikirkan. Namun


beberapa orang mungkin bermimpi pada suatu hari nanti mereka juga bisa seperti raja Qin


memiliki istana megah dan dihormati oleh banyak orang.'


'Tentu saja


kemungkinan mereka dapat mewujudkan impian mereka sama sulitnya dengan naik ke surga.'


'Kedatangan Qin Tian secara alami menarik perhatian semua orang di sekitar karena sejak dia tiba


semua prajurit yang berjaga di gerbang istana langsung pergi menyambutnya.'


'Tapi Qin Tian tidak berbasa-basi


dia segera memasuki gerbang istana.'


'Meskipun itu disebut istana


pada kenyataannya


ada banyak sekali bangunan lain di seluruh pegunungan yang menjadi tempat tinggal prajurit.'


'"Eh!" Qin Tian terkejut.'


'Saat dia masuk ke dalam lingkungan istana


dia melihat beberapa kelompok prajurit asing.'


'Ada lima kelompok prajurit asing dan masing-masing kelompok memiliki puluhan orang. Mereka semua mengenakan pakaian yang berbeda. Dan setiap pakaian mereka memiliki lambang masing-masing.'


'"Apakah mereka prajurit klan bangsawan itu." Qin Tian bertanya karena dia mengenali beberapa lambang.'


'"Itu benar


Yang Mulia! Hari ini


pemimpin klan Liu


klan Mu


klan Shi


klan Yu


dan klan Huang datang berkunjung." Salah satu prajurit yang mengikutinya menjawab.'


'"Apa?" Meskipun sudah menebaknya


dia masih kaget dengan kata-kata prajurit itu. Itu karena kelima klan yang datang itu adalah lima klan terkuat di seluruh kerajaan Qin selain klan Qin nya.'


'"Apa yang mereka lakukan?" Qin Tian bertanya-tanya di benaknya. Tidak biasanya bagi para pemimpin klan itu untuk berkunjung ke istana secara bersamaan. Kenyataannya


sejak Qin Tian lahir hingga sekarang


dia belum pernah menemui kejadian seperti itu.'


'"Pasti ada sesuatu yang besar terjadi." Qin Tian menebak.'


'"Tidak heran kalau ayah kerajaan menyuruhku untuk langsung kembali." Dia akhirnya sadar kenapa. Bagaimanapun


status kelima pemimpin itu sangat tinggi. Bahkan jika hanya ada salah satu dari mereka yang berkunjung


Qin Tian


sebagai pangeran kerajaan


pasti harus ikut menemani raja untuk menyambutnya. Apalagi jika ada lima secara bersamaan.'


'Tanpa berlama-lama


Qin Tian segera mempercepat langkahnya menuju istana di puncak gunung.'


'Melihat Qin Tian


keributan segera terdengar di kelompok prajurit asing itu.'


'"Itu adalah pangeran Qin. Dia memang terlihat tidak biasa." Seorang prajurit dari klan Yu berseru.'


'"Kudengar dia adalah genius yang paling berbakat dalam sejarah kerajaan Qin." Prajurit lain dari klan Yu juga berbicara.'


'"Itu benar! Aku bertanya-tanya bagaimana jika dia dibandingkan dengan nona muda kita." Prajurit lainnya menambahkan.'


'"Entahlah! Tapi nona muda kita juga luar biasa."'


'Kata-kata prajurit dari klan Yu terasa lebih netral.'


'Namun


prajurit dari klan lain mengatakan kata-kata yang berbeda.'


'"Hmph


jadi itu adalah pangeran Qin

__ADS_1


yang katanya yang paling berbakat! Tapi kurasa dia sedikit kurang jika dibandingkan dengan tuan muda klan Huang kami." Seorang prajurit klan Huang berbicara.'


'Dari kata-katanya


jelas dia tidak terlalu menganggap Qin Tian. Dia percaya bahwa tuan muda mereka jauh lebih berbakat daripada Qin Tian.'


'Sebenarnya


dia tidak asal bicara. Kenyataannya


meskipun klan Huang juga hanya klan bangsawan di kerajaan Qin


itu sebenarnya sedikit unik bila dibandingkan dengan klan lainnya. Alasannya adalah karena klan Huang sebenarnya hanya klan cabang dari klan besar tertentu. Klan Huang yang asli pada kenyataannya adalah klan besar yang menguasai sebuah Kekaisaran Besar yang disebut Kekaisaran Huang yang Agung. Mereka adalah salah satu kekaisaran terbesar dan terkuat di seluruh benua. Dan klan mereka memiliki banyak cabang yang tersebar di mana-mana.'


'Meskipun sebagian besar klan cabang itu lemah. Namun


itu bukan berarti mereka kehilangan warisan mereka.'


'Alasan mengapa prajurit itu percaya dengan tuan muda klan Huang adalah karena tuan muda itu berhasil mengolah salah satu warisan klan Huang mereka. Ini menyebabkan kekuatannya melonjak.'


'Kejadian itu bahkan menarik perhatian tetua di cabang utama klan. Dan tetua itu bahkan mengundang tuan muda itu untuk pergi ke cabang utama klan untuk membimbingnya. Dengan bimbingan tetua itu


kekuatannya melonjak sekali lagi sehingga dia bahkan dianggap jenius yang langka bahkan di cabang utama klan.'


'"Itu benar! Dia mungkin dianggap jenius di kerajaan ini. Tapi tuan muda Huang dianggap jenius bahkan di Kekaisaran Besar. Perbedaan antara mereka seperti langit dan bumi." Prajurit lain dari klan Huang berbicara dengan nada arogan. Dia bahkan sengaja menaikkan suaranya sehingga didengar oleh prajurit istana.'


'"Itu hanya karena tuan muda sering berada di Kekaisaran Huang yang Agung sehingga orang-orang tidak tahu betapa menakjubkannya dia. Tapi sekarang


tuan muda Huang ada di sini


segera tuan muda akan mengajari pangeran itu apa yang disebut jenius." Prajurit lain menambahkan.'


'Kata-kata prajurit klan Huang itu secara alami menarik perhatian prajurit istana. Dan ketika mereka mendengar prajurit klan Huang meremehkan pangeran mereka


mereka segera menjadi marah.'


'"Apa katamu?" Salah satu prajurit berteriak.'


'Segera keributan terjadi diantara dua kelompok prajurit. Mereka berdebat tentang siapa yang lebih baik antara pangeran Qin dan tuan muda Huang.'


'"Hmph


lihat saja nanti


tuan muda kami akan menantang pangeran itu. Lihat nanti bagaimana pangeran itu dikalahkan." Prajurit klan Huang berkata sambil mendengus.'


'Meskipun Qin Tian sudah agak jauh


dia masih bisa mendengarkan keributan antara kelompok prajurit. Tapi dia terus melanjutkan langkahnya menuju istana. Dia tidak terlalu khawatir dengan mereka


karena adalah hal biasa bagi para prajurit untuk saling bertengkar satu sama lain.'


'"Yang Mulia!" Namun


sama seperti Qin Tian terus melanjutkan langkahnya


tiba-tiba ada suara seorang gadis muda memanggilnya dari samping.'


'Di arah suara itu berasal


Qin Tian melihat gadis muda yang seusia dengannya berjalan ke arahnya.'


'Gadis itu memiliki kulit putih seperti salju dan rambut hitam yang sedikit ikal. Dia mengenakan gaun berwarna putih yang bersulam bunga. Anehnya ada cambuk yang diikat di pinggangnya.'


'Jika yang dibicarakan adalah tentang kecantikannya


gadis muda itu mungkin bukan yang paling cantik. Namun


jika dilihat dari pesona dan kematangan tubuhnya


jelas gadis itu adalah salah satu peringkat teratas. Dia tidak terlihat seperti seorang gadis berusia empat belas tahun.'


'"Yang Mulia


lama tidak bertemu." Gadis muda itu berjalan ke arah Qin Tian sambil tersenyum.'


'Melihat gadis muda itu


Qin Tian terkejut sesaat sebelum tersenyum dan akan menyapanya juga.'


'"Yu Siqi


kamu pikir bisa lari dari tuan muda ini." Namun


sebelum Qin Tian bisa berbicara


dia tiba-tiba mendengar teriakan seorang pemuda tidak jauh di belakang Yu Siqi.'


'Mendengar teriakan itu


Qin Tian tidak bisa untuk tidak melihat ke belakang Yu Siqi. Dia menyipitkan matanya ketika dia melihat seorang pemuda mengenakan pakaian mewah dan diikuti oleh dua prajurit mengejar Yu Siqi.'


'"Siapa dia?" Qin Tian bertanya-tanya.'


'Qin Tian mengenal Yu Siqi karena hubungan klan Yu dan kerajaan lumayan baik


menyebabkan pemimpin klan Yu dan putrinya sering berkunjung ke istana. Namun


untuk pemuda itu


ini adalah pertama kalinya Qin Tian melihatnya. Tapi


karena kedatangan para pemimpin klan bangsawan dan kata-kata pemuda itu


dia dapat menebak bahwa pemuda itu pasti tuan muda salah satu dari empat klan lainnya selain klan Yu karena Yu Siqi adalah satu-satunya anak yang dimiliki oleh pemimpin klan Yu.'


'Kedatangan pemuda itu membuat Yu Siqi menjadi panik! Dia mempercepat langkah kakinya saat dia mendekati Qin Tian.'


'"Yang Mulia


bisakah kamu mengusir Mu Yi itu. Dia benar-benar berani bermimpi menjadikanku sebagai istrinya." Yu Siqi berbicara dengan nada keluhan saat dia bersembunyi di belakang Qin Tian.'


'"Mu Yi..." Qin Tian menyipitkan matanya saat dia mendengar nama pemuda itu. Meskipun dia belum pernah bertemu dengannya

__ADS_1


Qin Tian sudah mendengar beberapa hal tentang Mu Yi ini.'


'Dia adalah putra termuda pemimpin klan Mu. Dan karena bakatnya melebihi semua saudaranya


dia menjadi putra yang paling disayangi oleh pemimpin klan Mu dan dinyatakan sebagai pemimpin berikutnya klan Mu. Namun


Mu Yi ini memiliki kepribadian yang menjijikkan. Dia memiliki hobi bermain dengan wanita dan memiliki kepribadian yang mendominasi


membuat banyak orang takut dengannya.'


'Orang yang seperti itu


bahkan Qin Tian tidak menyukainya. Apalagi saat ini dia cukup berani menjadikan Yu Siqi sebagai targetnya.'


'Meskipun mereka tidak sering bertemu


tapi Qin Tian sebenarnya cukup dekat dengannya. Melihat ada seseorang yang menargetkan temannya


dia tentu saja akan melindunginya.'


'"Sister Yu


jangan khawatir


dengan aku di sini


tidak ada yang bisa menggertakmu." Qin Tian berbicara untuk menenangkannya.'


'Dengan pandangan sekilas


Qin Tian bisa mengetahui bahwa Mu Yi sudah mencapai lapisan keenam ranah Awakening Meridian. Dengan kultivasi seperti itu di usianya


dia bisa dianggap sebagai jenius puncak di kerajaan Qin. Namun


di depan Qin Tian


dia tidak berbeda dengan semut.'


'Sebenarnya


kultivasi Yu Siqi juga sudah mencapai lapisan keenam


setara dengan Mu Yi. Dengan kekuatannya


seharusnya tidak mungkin bagi Mu Yi untuk melakukan sesuatu kepadanya. Yang menjadi masalah sebenarnya adalah dua prajurit yang mengikutinya. Mereka berdua sebenarnya adalah ahli ranah spiritual. Di depan ahli ranah spiritual


bahkan Yu Siqi tidak akan berdaya.'


'Meskipun Mu Yi mungkin tidak berani melakukan tindakan berlebihan terhadap Yu Siqi di istana kerajaan


tapi dia masih bisa sedikit mempermalukannya.'


'Melihat Yu Siqi bersembunyi di belakang pria lain


Mu Yi menghentikan langkahnya dan menyipitkan matanya saat dia menatap Qin Tian.'


'Dia juga mendengar kata-kata Yu Siqi saat dia memanggil Qin Tian. Di istana kerajaan ini


hanya ada tiga orang yang memenuhi syarat dipanggil dengan kata 'Yang Mulia'; Raja


Ratu


dan Pangeran. Secara alami dua yang pertama tidak mungkin


yang berarti pria muda di depannya adalah satu-satunya pangeran kerajaan.'


'"Mu Yi


ini adalah Yang Mulia Pangeran


mengapa kamu tidak memberi hormat." Melihat Mu Yi berhenti


Yu Siqi dengan cepat meneriaki Mu Yi memerintahkannya untuk memberi hormat.'


'Mu Yi tertegun sejenak sebelum dia sadar kembali. Dia segera tersenyum dan menangkupkan tinjunya sambil berkata. "Jadi itu adalah Yang Mulia Pangeran


Yi ini memberi hormat pada Pangeran."'


'Meskipun nada bicaranya terdengar sopan


tapi Qin Tian tidak merasakan ada perasaan hormat darinya. Tentu ini wajar. Status klan Mu sangat tinggi


itu hanya sedikit kurang bila dibandingkan dengan kerajaan. Jadi wajar jika dia tidak terlalu hormat kepada Qin Tian. Alasan dia melakukan penghormatan padanya kenyataannya juga hanya karena dia berada di istana. Jika dia berada di wilayah klan Mu


dengan sifatnya yang mendominasi


dia pasti tidak akan melakukannya.'


'Setelah Mu Yi


kedua prajurit yang mengikuti di belakangnya juga memberi hormat kepada Qin Tian.'


'"Apa yang kamu lakukan?" Qin Tian bertanya meskipun dia tahu apa yang dia lakukan.'


'Status Mu Yi sangat tinggi


dia tidak bisa memberinya pelajaran hanya karena dia ingin.'


'"Ehm


Yi ini memiliki beberapa urusan dengan Siqi


tapi karena Siqi sedang mengobrol dengan Yang Mulia saat ini


Yi ini ada pergi terlebih dahulu." Mengatakan itu


dia menangkupkan tinjunya sekali lagi sebelum berjalan pergi diikuti oleh dua prajurit.'


'"Hmph..." Melihat kepergian Mu Yi


Yu Siqi mendengus ringan. Jelas dia tidak senang dengan Mu Yi


apalagi ketika dia mendengar Mu Yi menyebut namanya secara langsung.'

__ADS_1


__ADS_2