Kaka Iparku Jodohku

Kaka Iparku Jodohku
hari sepesialku


__ADS_3

hari telah tiba...


dimana dia harun akan datang kerumahku bersama keluarganya, sungguh hari spesial bagiku.


jam 7 pagi aku bersiap siap merapikan rumah, ruang tamu, halaman depan rumah, memasak kesukaannya.


ibuku memasakkan rendang kesukaannya, dimana dulu dikala dia slalu main kerumahku, dia hanya ingin makan masakan rendang buatan ibuku,


"vini! sudah jam 9, cepetan mandi, taunya nanti pas mereka datang kamu masih kucel, nanti malah gak jadi ayah punya calon mantu!! " humor ayahku, yang selalu membuat orang kesal dan ketawa...


ayahku adalah seorang pengajar ngaji di desaku, kerap sekali ayahku di panggil ustadz oleh orang di kampung, dan sering kali ayahku mengisi pengajian pengajian di desaku, orangnya humoris, apapun di buat perut menjadi kaku karna humornya


"iya iya, nanti dandan yang cantik seperti kleopatra, " jawab isengku.


setelah mandi, berdandan, ku duduk di kamar sambil bercermin di depan lemari kacaku. memakai pakaian serba ungu muda, dari kerudung hingga hambaku.


dalam benakku...... "hai vini, kau semalam bermimpi apa? hari ini kau akan bertemu dengan seseorang yang selalu kamu dambakan, walaupun lelaki itu bukanlah seperti opa opa korea, akan tetapi dia adalah laki laki impianku selama ini"

__ADS_1


ku mendengar ada suara mobil di depan rumahku, lalu ku melihatnya dari jendela kamarku


"dia datang" dengan senyum bahagia ku..


akupun keluar untuk menyambutnya,


"assalamualaikum " sambut hangat orang tuaku,


"walikumsalam, masya allah pak ustadz, sebelumnya kami mohon maaf, atS keterlambatan kami datang kesini"


ujar ayahnya dengan senyuman adem di wajah ya.


"maksud kedatangan kami kesini, atas permintaan putra kami, yang bermaksud untuk melamar putri ustadz.


sebelumnya ustadz! .. kami ini hanyalah orang awam dalam bidang agama pun kami tidak menguasai, bila ustadz tidak berkenan. kami pun tidak memaksakan, kami kesini hanya ingin sambung silaturahim dengan keluarga ini. "


ujar pak hamud ayahnya harun,

__ADS_1


"kami tidak keberatan pak !.. kalaupun pak hamud orang awam, kami pun orang awam. kalau itu tujuan bpak dan sekeluarga ingin melamar putri saya, saya serahkan kepada putri saya, karna yang akan menjalan hidup itu mereka, cuma !... bagi kita orang tua ya tetap memberikan arahan kepada anaknya. bagaimana vini !... ayah serahkan kepadamu."


panas dingin sudah menghantuiku, di saat ayahku melemparkan pembicaraanya kepadaku. tarik nafas yang dalam.... tenanglah,,


"insya allah allah berikan aku yang terbaik, apakah ibu dan ayah merestuiku ketika ku menerimanya? " tanyaku ..


"jikalau kau sudah siap !....insya allah ayah akan melepaskanmu, walaupun kami nanti akan jauh darimu, seperti kakakmu vina yang sudah berumahtangga di sana." jelas ayahku..


Harun berkata,... "sebelumnya ustadz, saya adalah sarjana S1 ekonomi syariah di bandung, rencananya setelah kami nikah saya ingin melanjutkan S2 di sana dan membawa dia untuk mendampingi saya..."


"bagus kalau begitu, supaya putri saya juga ikut belajar juga di sampingmu, " ujar ayahku.,


"kami meridhoi kalian, tapi ingat yah! , rumah tangga itu bukan hanya untuk melampiaskan hasrat saja. tapi !! kalian juga harus kuat untuk menjalankan kehidupan kedepannya nanti, kami selalu mendukung kalian jangan kawatir. " kata ibu sanah, mamah harun..


"terima kasih yang sebesar besarnya, untuk orang tua, papah, mamah, ayah, ibu dan kerabat kerabat yang hadir, atas ridho dan doa ya.. semoga allah membukakan jalan yang terbaik untuk kami semua, dan terhususkan untuk kami, semoga berjalan dengan lancar. " kesan harun kepada semua orang.


setelah berbincang bincang cukup lama, dari awal yang menegangkan dan menghebohkan, hingga pembicaraan semakin mengkonyolkan...

__ADS_1


akhirnya kami makan bersama dan setelah selesai makan, harum dan keluarga berpamitan.


__ADS_2