
pagi dunia...
hari ini adalah hari pernikahan dengan Harun..
rasa senang, sedih bahagia, dan terharu akan janjinya, yang akan menjadi imanku di masa depan nanti..
pagi jam 7 aku mulai di hias memakai maka up dan gaun pengantin yang sudah kami pesan...
aku bercermin... " seperti bukan aku..."
"hai vini.... cantik banget kamu hari ini,
memakai gaun biru dongker perpaduan dengan warna abu silver yang sangat indah. hingga di saat berjalan harus di bantu oleh orang lain untuk mengangkat gaunku, dan hiasan yang indah di hijabku.. dan taklupa dengan mahkota tuan putri..
aku hanya diam di kamar menunggu kedatangannya...
keringat dinginku keluar, detak jantungku berdebar debar.. dalam hatiku berkata... "tenang tenang... semua akan berjalan lancar... "
__ADS_1
ku melihat kedatangannya... yang memakai baju putih, berdasi biru, jas biru, celana biru,sepatu hitam, rambut yang rapih seperti andre taulani, badan simpek tinggi..
jam 9, acarapun di mulai, di hadiri oleh keluarga besar dan tetangga masyarakat sekitar, teman teman dan lainnya..
setelah penyambutan ,akad dan sesuai susunan acara dan lainnya Hingga pembacaan ikrar buku nikah dan tanda tanganpun selesai.. dan kami sah menjadi suami istri
kami duduk di pelaminan bagaikan permaisuri dan raja.. kami berfoto foto bersama.. dan banyak sekali yang ingin foto bersama..
betapa bahagianya hatiku, tak pernah terpikirkan aku akan hidup bersamanya..
di mana dia banyak di kagumi oleh wanita yang ada di kuliahanya..
tapi semoga saja pikiran negatifku hilang dengan hadirnya dia di sisiku..
"bang... terima kasih kau mau hadir di dalam kehidupanku.. tak pernah ku terpikirkan akan hidup bersamamu,.. hatiku selalu ada untukmu.. tapi raga ini merasa tak pantas untukmu... karma aku bukanlah orang yang berpendidikan.. bahkan diriku saja adalah seorang TKW... tapi kamu memilih aku yang seperti ini, bukan wanita yang sederajat denganmu "..... bucinku kepadanya...
"ingat yah... aku menikahimu... atas agamamu, kebaikanmu, ke pribadianmu, kesolihahan kamu, rendah hati kamu, lemah lembut kamu, dan kemuliaanmu, yang tidak pernah ku lihat di perempuan lain selain dirimu.. tidak ada salahnya kan... aku menikahimu?... nanti kamu jangan pergi keluar negri lagi yah... insya allah rezeki allah selalu mberikan kepada kita... walupun itu hanya sekadar cukup. belum lebih untuk keinginan kita... syukuri segalanya... " katanya, dengan nada yang lemah lembut..
__ADS_1
"iya... (senyuman hangatku)
"insya allah aku akan belajar menjadi istri yang lebih baik lagi untukmu. seandainya nanti aku membuat kesalahan tegur aku, ketika ada kekurangan dalam diriku... ajari aku untuk membenahinya... tegur tegur dan tegur... supaya aku menjadi wanita yang benar benar wanita yang kau inginkan... " .....pintaku padanya..
"insya allah.... " jawaban suamiku...
lalu aku bertanya... "oh iya.. malam ini kita dimana, di rumahku atau pulang lerumahku?.. "
dia menjawab... "malam ini kita disini dulu, mungkin dua hari, satu hari di rumahku. lalu kita pindah ke kontrakan aku,. maukan? "
sembari tersenyum, aku menjawab... "iya, mau .kemanapun kamu pergi selagi kamu mengizinkan aku ikut bersmamu, itu tidak masalah bagiku. asalkan kamu ridho kepadaku.. "
iya berkata...."aku akan selalu meridhoi kamu istriku, selagi itu baik untukmu, untuk kita. "
fotografi pun menyapa... " pengantin!!!... makan siang dulu.. nanti saya sambil ambil poto, nanti kalian makan sambil suap suapan yah"...
Harun menjawab... "siap.... nanti kita makan bareng. tapi kita makan kamu jangan makan ya.. nanti malah tidak di foto lagi,...."sambil tertawa terbahak bahak..
__ADS_1